Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Seperti dulu



Tidak seperti teman temannya yang terus menyapa satu sama lain dan memgobrol bersama, Zie lebih memilih duduk di salah satu sudut ruangan bersama Andre sambil menikmati hidangan yang sudah tersedia. bukan maksud Zie sombong tapi memang begitu lah Zie yang sedari dulu memang tidak terlalu dekat dengan teman teman disekolahnya dulu kecuali bersama Ken dan Zio. Zie mengenal Nico dan sigit juga karena zie sering ikut Zio dan Ken ngeband dan bermain basket dimana dalam group itu ada Nico dan sigit juga. Menurut Zie dengan hanya menyapa semua teman nya yang ada disana itu sudah cukup.


"Gue cari cari ternyata lo disini Zie." ucap Ken yang datang menghampiri Zie dan Andre. Ken lalu duduk bergabung bersama mereka.


"hm....laper gue." jawab Zie seadanya.


"jadi lo kesini bareng dia Zie...., emang Marvin kemana?? tanya Ken. ia juga ikut menikmati hidangan yang ada.


"gue sampe lupa....., kenalin Ken, dia Andre Diaz temen kuliah gue. Ndre..... ini Kenzo sahabat baik gue."ucap Zie memperkenalkan keduanya. Andre dan Zio pun berjabat tangan dan saling menyebutkan namanya masing masing.


" Marvin lagi ada urusan Ken, makannya tidak bisa ikut." ucap Zie lagi.


"Zie....apa lo dan Marvin baik baik saja??, setelah acara Pertunangan Zio dan Cerry, kalian berdua hilang begitu saja. lo bahkan nggak ngabari gue sampai berhari hari. Rizky sampe beberapa kali nanyain keberadaan lo sama gue karena ia nggak nemuin lo di rumah mbok Nah. kata Rizky, mboh Nah bilang lo udah pindah kerumah baru. kenapa lo nggak ngsih tau gue Zie, lo masih anggep gue sahabat lo kan?" ucap Ken mengeluarkan segala uneg uneg nya tentang Zie yang beberapa hari ini mengganggu pikirannya.


"Astaga..., gue melupakan Rizky." ucap Zie menepuk jidatnya sendiri. " semoga aja dia nggak marah sama gue". kata zie lagi.


kesibukkannya mengurus Daren dan mengurus suasana hatinya yang belum membaik Zie sampai melupakan keberadaan Rizky di kota itu.


"Rizky nggak Marah ko, dia hanya khawatir sama lo. dia cukup tau gimana perasaan lo. dia juga titip salam buat lo sebelum dia kembali ke Bandung" ucap Ken.


"dia udah pulang ke Bandung??"tanya Zie dan di jawab dengan anggukka. kepala oleh Ken. " Ken jika gue bilang Gue dan Marvin baik baik saja apa lo Percaya ??". tanya Zie kepada Kenzo.


"Tidak...." ucap Ken menggelengkan kepalanya. Zie menghentikan aktifitas makannya, wajahnya sudah terlihat kembali sedih. Ken tau apa yang Zie rasakan saat ini.


"maafin gue Ken...., Gue hanya membutuhkan waktu sendiri untuk memulihkan luka hati gue." ucap Zie lirih.


sakit memang ketika kita mencintai seseorang tanpa bisa memilikinya dan itu yang saat ini Zie dan Marvin rasakan.


"Gue tau Zie...., setidaknya kabari gue kalau lo ada apa apa. gue siap bantu lo buat ngelewati ini semua. gue masih sahabat lo kan??". ucap Ken.


"Tentu....... makasih ya Ken??". jawab Zie tersenyum.


"(sepertinya Nona Zie sedang patah hati. kasihan sekali. apa yang bisa gue lalukan buat menghiburnya??)" batin Andre.


Dari obrolan antara Ken dan Zie, Andra bisa tau bahwa Nona Bos nya sedang para hati. Zie memang hanya menceritakan hubungannya dengan Zio dulu kepada Ken, Rizky dan Marvin saja.


"sama sama, jangan sedih lagi ok??". tanya ken, Zie pun mengangguk.


"(Gue akan berusaha nepatin janji gue sama nenek bella buat jagain lo Zie. gue akan selalu ada buat lo baik susah maupun senang)". batin Ken.


Zio masih sibuk menanggapi teman temannya yang terus mananyakan kabar tentang Pertunangannya dengan Cerry. banyak diantara mereka yang juga memberikan ucapan selamat kepada Zio.


meskipun begitu..., Zio sering kali melirik kearah Zie yang duduk di sudut ruangan. ingin rasanya ia menghampiri Zie dan mengobrol banyak serta berbagi cerita, canda dan tawa seperti dulu. Zio rindu masa masa kebersamaannya bersama Zie. tapi teman temannya selalu datang secara bergantian dan mengajaknya mengobrol banyak karena sudah bertahun tahun juga mereka tidak bertemu sehingga Zio merasa tidak enak jika harus mengabaikan mereka semua.


Zie sama sekali tidak membenci Zio. sedari awal Zie lah yang sudah meminta Zio untuk tidak menunggunya yang belum tahu kapan ia akan kembali. zie yakin jika jodoh tidak akan kemana sebab itulah Zie masih tetap setia menjaga Cinta nya untuk Zio. tapi ternyata Tuhan berkehendak lain, Zio bukanlah jodoh Zie sehingga Zie harus berlapang dada untuk menerima semuanya.


Waktu terus berjalan akhirnya tiba di pengujung acara, semua teman teman sekolah dulu meminta Nico, sigit, Ken dan juga Zio untuk tampil diatas panggung hiburan yang sudah tersedia untuk bernyanyi mengenang masa masa sekolah dulu. mereka juga meminta Zie untuk bernyanyi seperti saat acara perpisahan sekolah dulu yang di adakan di AK Cafe. akhirnya Zie bernyanyi bersama Zio dengan Ken, sigit dan Nico yang memainkan musiknya. lagu yang kali ini mereka bawakan berjudul "Stay With me" karena kebanyakan teman teman Zie memyukai Drama korea terutama yang cewek cewek.


(kalau pengen dengar lagunya silahkan buka youtobe ya pembaca setiaku 😄🙏🏻, authornya lagi nggak pingin nulis liriknya 😉)


semua tamu undangan terpukau dengan penampilan Zio dan Zie yang sangat menghayati dalam membawakan lagunya.


keduanya terlihat sangat serasi ketika berdiri diatas panggung bersama apalagi gaun yang Zie kenakan berwarna putih senada dengan stelan jas yang Zio pakai padahal mereka tidak janjian sama sekali. suara tepuk tangan dari tamu undangan menggema di seluruh penjuru ruangan ketika lagu yang mereka nyanyikan selesai.


"Suara lo makin bagus Zie....," puji Zio tersenyum tampan kearah Zie.


"makasih.....suara lo juga nggak kalah bagus." balas Zie memuji Zio.


Zio mengulurkan tangannya kepada Zie untuk membantu Zie turun dari atas panggung yang lumayan tinggi karena Zie sendiri memakai spatu high heels.


"Thank...." ucap Zie sambil tersenyum setelah berhasil menuruni beberapa anak tangga.


"Zie....bisa kah kita seperti dulu lagi??". tanya Zio kepada Zie. Zie bingung dengan pertanyaan Zio barusan.


"Maksud gueee......, bisakah kita bersahabat seperti dulu??".tanya Zio meralat pertanyaannya yang tadi. Zie menganggung.


"Bukankah kita memang masih tetap sahabat??". Tanya balik Zie.


"Benarkah lo masih mau jadi sahabat gue??" tanya Zio memastikan. karena ia merasa mereka tidak seperti dulu lagi, seperti ada jarak di antara mereka saat ini.


"Tentu yo....., lo masih mau kan bersahabat sama gue??". tanya Zie. Zio langsung tersenyum senang dan mengangguk dengan cepat.


tanpa aba aba Zio langsung memeluk Zie dengan erat. hal yang ingin ia lakukan saat pertama kali bertemu dengan Zie kembali setelah beberapa tahun berpisah.


"Gue kangen lo Zie...., gue kangen saat saat kita bersama. gue kangen menghabiskan waktu bersama lo dan Ken seperti dulu." ucap Zio masih memeluk Zie. ia menumpahkan segala rindunya melalui pelukan.


"gue juga yo......." jawab Zie singkat. ia juga membalas pelukan Zio dengan erat.


Cukup lama mereka dalam posisi itu. mereka sepertinya enggan untuk saling melepaskan. terlalu nyaman itulah yang mereka rasakan sekarang.


"Maafin gue Zie....., " ucap Zio setelah melepas pelukkan mereka.


"untuk.......??" tanya Zie yang tidak mengerti kenapa Zio meminta maaf kepadanya.


"Maafin gue yang nggak bisa nepatin janji untuk nunggu lo kembali. maafin gue telah..............


"Cukup yo......" ucap Zie memotong kalimat Zio. "itu bukan salah lo...., mungkin memang kita memang tidak berjodoh jadi lo nggak perlu minta maaf." ucap Zie tersenyum getir.


"Tapi gue udah nyakitin hati lo Zie." ucap Zio memandang dalam kedua bola mata Zie.


"gue nggak papa yo...., gue baik baik saja. jadi lo nggak perlu mikirin gue. ok??" ucap Zie berusaha memberikan senyum manisnya meski kedua matanya berkaca kaca.


siapa orang yang tidak sakit hati jika melihat orang yang kita cintai telah menjadi milik orang lain. tapi Zie selalu mencoba untuk selalu berlapang dada. mungkin Tuhan telah merencanakan sesuatu yang lebih indah untuk Zie di masa depan. dan untuk saat ini, Zie hanya bisa mendo'akan kebahagiaan Zio dan Zie mencoba untuk mengubur dalam dalam rasa Cintanya untuk Zio.


.


.


.


.


.


.


Bersambung........


.


.


.


Hallo hay pembaca setia Kenzo, Kenzie & Kenzio, mohon maaf sebelumnya karena untuk beberapa hari kedepan Kenzo, Kenzie & Kenzio tidak bisa up terlebih dahulu. Authornya lagi sibuk dengan acara Pernikahan kakak di dunia nyata soalnya. 😉 😄


...TERIMAKASIH.......... LOVE YOU ALL 💕...


.


.


.


.