
Hari ini semua sekolah yang ada di kota j sedang menghadapi ujian akhir sekolah secara serempak selama satu minggu kedepan. ujian kali ini menentukan lulus dan tidaknya bagi seluruh siswa siswi kelas 3. begitu juga Kenzo, Kenzie & Kenzio yang sangat bersemangat mengikuti ujian ini.
ketiga nya saat ini memang duduk di kelas tiga SMA dan sebentar lagi mereka akan melanjutkan pendidikannya keperguruan tinggi.
kali ini...semua peserta ujian duduk sendiri sendiri sesuai dengan nomer ujian yang mereka dapat.dengan pengawas yang ketat dari para guru yang bertugas, para siswa memasuki ruangan ujian masing masing untuk mengerjakan soal sesuai waktu yang sudah di tentukan.suasana di setiap kelasnya terasa sangat hening dan menegangkan.
,_____,______,_______,
hari berganti dengan hari..,tak terasa ujian selama seminggu telah berlalu.setalah ujian kelas 3 mendapat libur lagi selama tiga hari dan mulai hari itu bagi kelas 3 di sekolah zie adalah hari bebas.mereka semua tinggal menunggu nilai hasil ujian dan pengumuman kelulusan.
pagi ini zie ingin joging seperti biasanya,tapi bedanya kali ini ia akan joging di taman kota tanpa adanya ken dan zio. Dengan mengendarai motor sport kesayangan, zie melaju membelah jalan raya dengan kecepatan sedang. suasana jalan masih lenggang karena jam masih menunjukkan pukul 6 pagi.
tak butuh waktu lama, zie pun sampai di taman kota dan memarkirkan motor sport nya.
berbeda dengan jalan raya yang masih nampak sepi, di taman ternyata sudah banyak di datangi mengunjung yang juga ingin berjoging bahkan hanya sekedar jalan jalan untuk menghirup udara segar di pagi hari.
zie berjalan dengan santainya memasuki area taman, baru beberapa langakah zie berhenti dan menunduk lalu ia berjongkok mengencangkan tali sepatunya sebalah kanan yang terlepas. setelah itu ia memasang earphone di kedua telinganya dan menyalakan musik kesukaannya lalu memulai untuk berlari memutari taman.
kegiatan zie sedari tadi ternyata di perhatikan oleh seseorang yang sedang duduk sendirian di sebuah kursi panjang.
penampilan zie yang memakai celana olah raga tiga perempat dengan kaos presbody yang di tutupi jaket yang cukup tebal berwarna Hitam dan sedikit warna kuning,sepatu berwarna putih. di tambah lagi gaya rambut yang ngasal di cepol keatas seperti biasa dengan earphone yang menutupi kedua telinganya cukup menarik perhatian Marvin. sangat simple tapi sangat cocok dengan sosok zie.
ya orang yang sedang duduk dan sedari tadi memperhatikan zie adalah marvin. pagi ini marvin janjian dengan teman temannya untuk bermain basket di lapangan yang ada di taman itu tapi nyatanya nyampe sekarang belum ada satupun temannya yang datang.
"(hati gue kaya udah terpaut sama zie kayanya.gue janjian sama temen temen buat main basket eh yang datang kesini malah zie.jodoh gue mungkin ya..?)".ucap Marvin dalam hati.
"Mikir apa sih gue.......kalau Cerry tau bisa ngamuk ngamuk dia tujuh hari tujuh malam."ucap Marvin geleng geleng kepala sambil terkekeh sendiri dengan apa yang ada di pikirannya tadi.
Marvin senyum senyum sendiri ketika pikirannya sedang travelling kemana mana. entah apa yang sedang ada di pikirannya hanya Marvin lah yang tau.
"Puk.....!!!"tiba tiba seseorang menepuk pundak Marvin yang membuatnya terlonjak kaget setengah mati.
"hahahahaaaa............"zie tertawa melihat expresi marvin yang kaget seperti melihat hantu.
"zie....lo kok disini....??"tanya Marvin sambil mengusap usap dadanya berusaha menenangkan jantungnya yang terkaget barusan.
"gue abis beli minum di situ terus nggak sengaja liat lo duduk sambil senyum senyum sendiri disini.lo nggak lagi kesambet kan??".tanya Zie memastikan
"enak aja.....masa ganteng ganteng gini kesambet.nggak elit banget.......".jawab Marvin dengan candanya.
"astaga....Narsis lo tingkat dewa ya ternyata."ucap Zie yang membuat keduanya tertawa bersama.
Bersama Zie, Marvin bisa bercanda dan tertawa lepas seperti saat ini.membicarakan hal apa saja yang ingin mereka bahas. Bersama Zie, marvin merasa nyaman dan menjadi dirinya sendiri. kadang Marvin merasa iri kepada zie yang mempunyai sahabat baik seperti ken dan zio yang sangat tulus dan peduli padanya .tak seperti dirinya yang mempunyai banyak teman tapi itu semua di karenakan kekayaan yang marvin miliki.
mereka mau berteman dengan marvin karena marvin yang selalu loyal tak ada satupun yang benar benar tulus berteman dengannya.
"gue boleh minta nomer lo nggak zie??"tanya Marvin
"boleh kok......,sini hp lo".ucap Zie menyodorkan tangannya kearah marvin.marvin pun memberikan hp nya di tangan kenzie lalu kenzie mengetik nomernya di hp marvin.setelah menge save, zie memberikan hp nya kembali kepada marvin.
"My friend".marvin membaca dalam hati mana kontak nomer zie di hp nya.ia tersenyum senang karena secara tak langsung zie menganggap marvin adalah teman zie.
"Gue pulang duluan ya....??udah mulai siang soalnya."pamit zie.
"ah...gue anter aja zie.gue juga mau pulang"ucap marvin.
"nggak usah vin.makasih....gue bawa motor."tolak Zie.
"gue parkir disana."jawab Zie menunjukkan arah parkiran motor."lo tunggu sini aja,gue ambil motor gue dulu."ucap zie yang langsung pergi begitu saja tanpa menunggu jawaban marvin.
marvin terus menatap kemana zie berjalan hingga dia berhenti di dekat parkiran motor. bukan berhenti untuk mengambil motornya, tapi zie berhenti karena di hadang dan di godain oleh beberapa pemuda yang ada di parkiran itu.
"Hay cantik....,sendirian aja.aku temenin ya."ucap salah satu orang itu sambil mencolek dagu zie.
"jangan kurang ajar ya!!!".bentak zie tak suka.
"wih....marah??.tapi malah tambah cantik sih.gue suka cewek garang kaya gini.gimana kalau kita bersenang senang dulu."ucap orang itu lagi lalu merangkul pundak zie.
dengan sigap zie langsung meraih tangan orang itu dan memutarnya hingga orang itu terbanting kedepan zie.hingga orang itu meringis kesakitan.semua teman teman orang itu terkejut melihat temannya di jatuhkan begitu saja oleh seorang cewek.
"Woah.....Kenzie dilawan.cari mati tuh orang."guman Marvin tersenyum tipis.ia melihat kejadian itu dari kejauhan.
tak ingin terjadi sesuatu,marvin langsung menaiki motor sport nya dan bergegas menghampiri zie.
kembali pada zie......
perkelahian pun terjadi,teman teman orang itu satu persatu mulai menyerang zie karena tak terima temannya di kalahkan begitu saja oleh seorang wanita.tapi dengan mudah zie mengalahkan semuanya hingga tak tersisa.orang orang itu semuanya sudah babak belur dan terkapar di atas tanah.
mereka telah salah mencari lawan.zie yang terlihat seperti cewek cantik yang lemah lembut ternyata di balik itu zie adalah cewek tangguh yang memiliki ilmu bela diri cukup tinggi.
"Lo nggak papa zie...."tanya marvin menghampiri zie.
"nggak papa ko...."jawab Zie.
"kalian semua ingat wajahnya....,dia adalah kenzie, temen gue!!!jangan sekali kali kalian ganggu dia lagi.!!!sekarang kalian minta maaf sama dia."perintah Marvin pada orang orang yang sudah di buat babak belur oleh zie.
"baik bos......,Kenzie kami semua minta maaf.kami janji tidak akan mengulangi hal ini lagi."ucap salah satu orang itu mewakili teman temannya.
"baik lah.....,maaf juga karena gue udah bikin kalian terluka."ucap Zie.
"tidak papa......,kami yng salah."jawab Salah satu orang itu.
"sudah...sekarang kalian semua pergi.obati luka kalian masing masing."perintah Marvin.
tanpa banyak kata...orang orang itu pun pergi meninggalkan zie dan marvin di sana.
"Mereka temen temen lo??"tanya zie kepada Marvin.
"ya..mereka anak buah gue di geng motor.sorry ya....mereka udah gangguin lo"jawab Marvin jujur.
"owh......,iya,lagian gue nggak papa ko.malah mereka yang babak belur jadinya.hehee........."jawab zie nyengir."ya udah yuk cabut."aja Zie yang langsung berjalan kearah motor sport berwarna hitam kuning yang terparkir tak jauh darinya.
"(ini anak penuh kejutan......wajah cantik , badan kecil tapi jago bela diri dan sekarang naiknya motor sport pula.bener bener mengagumkan)"batin Marvin.
Zie sudah memakai helm fullfacenya dan bersiap untuk tancap gas.begitu juga dengan marvin.kedua motor sport itu melaju secara beriringan membelah jalan raya yang sudah di padati oleh pengendara lain yang berlalu lalang.
.
.
.
.