
marvin masih setia menemani Zie di ruang rawat nenek bella. setelah pemeriksaan tadi, kini nenek bella sudah di pindah ke ruang rawat inap.tapi sampai sekarang nenek bella belum juga siuman dari pingsannya karena pengaruh obat yang dokter berikan.
"tok..tok......"pintu ruang rawat nenek bella di ketuk."ceklek......."pintu pun terbuka. masuk lah dua pemuda tampan yang tak lain adalah Kenzo & Kenzio.
Kenzio menatap tajam kearah Marvin yang duduk di sofa yang ada diruangan itu. zio merasa heran kenapa ada marvin disana. entah kenapa rasanya zio tak suka melihat kedekatan marvin dan kenzie.
"Zie.....,gimana kondisi nenek??"tanya Zio mendekat ketara Zie.
"belom ada perkembangan yo....,".jawab Zie sedih.
"jangan sedih....,kita do'a kan semoga Nenek cepet sembuh."ucap Zio menenangkan sambil mengusap bahu zie.
"mending lo makan dulu aja zie. gue yakin lo belom makan kan???tadi di resto lo kan main kabur gitu aja."ucap Ken yang ternyata membawa sebungkus nasi padang dan sebotol air mineral.tak hanya itu yang ken bawa,asih ada buah buahan, beberapa cemilan, dan minumana ringan lainnya.
"ah...iya.gue sampe lupa makan tadi.makasih ya......."ucap zie.ia senang karena sahabatnya selalu perhatian.
zie menerima bungkusan nasi itu dan memakannya. ia harus mengisi perutnya agar bertenaga karena neneknya sedang sangat membutuhkannya saat ini.
"lo ko bisa ada disini vin.....??"tanya Zio yang sudah duduk bersama Marvin dan Ken.
"tadi gue nggak sengaja ketemu dia di pinggir jalan pas nunggu taksi lewat.karena gue buru buru,jadi gue terima tawaran dia buat anter pulang.terus nyampe dirumah ternyata nenek harus di bawa ke rumah sakit.ya udah....,dia bantuin gue lagi ke rumah sakit."bukan marvin yang menjawab tetapi zie yang menjelaskan kepada Zio dan Ken.
"Lo nggak ada niat jahat kan sama zie..."tuduh Ken kepada Marvin.ia tau seperti apa marvin dan kawan kawannya saat di sekolah maupun di tempat nongkrongnya.
"nggak ko.....santai aja....."jawab Marvin datar.
"awas lo kalau macem macem sama Zie".ancam Zio.
"Gue nggak macem macem.gue cuma mau temenan aja sama Zie.udah itu doang.".jawab Marvin tersenyum tipis.
"Modus....!!!"sahut Ken.
"ngapain gue modus modusan segala. gue udah punya cerry. santai aja...niat gue baik ko."jawab Marvin yang membuat zio mendengus.
"udah...udah..... ko malah pada berantem sih.?"tegur Kenzie yang sudah selesai dengan makannya."ken, Zio, gue baik baik aja jadi kalian nggak usah khawatir dan lo marvin, sekali lagi gue ucapin terimakasih karena udah nolong gue."ucapan Zie.
"iya sama sama....."jawab Marvin."ya udah, sekarang udah ada Ken & zio yang nemenin lo jadi gue pamit pulang dulu ya."ucap Marvin kepada Zie.
"iya....,lo pulang pake mobil gue aja.motor lo kan masih ada di rumah gue.biar nanti mang diman yang anterin lo skalian ngambil perlengkapan buat nenek selama di rawat disini."ucap Zie yang di angguki oleh marvin.
Ken & Zio masih menemani Zie di rumah sakit hingga malam hari.
nenek bella sudah sadar tapi kondisinya belom setabil dan sekarang nenek bella sudah kembali beristirahat setelah makan dan minum obat.
"udah malam....,kalian nggak pada pulang??"tanya Zie kepada ken & zio.
"ih....lo ko ngusir kita sih Zie."jawab Ken.
"bukannya gitu. kalian besok kan musti sekolah. jadi mending kalian pulang aja."jawab zie.
"kita pengen nemenin lo aja disini."jawab Zio.
"ish...kalau kalian disini.mau tidur dimana gue.? disini cuma ada satu sofa panjang ini?? masa iya gue tidur di lantai."ucap Zie memelas."udah...kalian pulang aja.besok kalian bisa temenin gue lagi setelah pulang sekolah."bujuk Zie.
"Ya udah deh, kita pulang......tapi kalau ada apa apa lo langsung kabari kita ya?"pesan Zio.
"iya siap......"jawab Zie tersenyum.
akhirnya ken & zio pamit untuk pulang kerumah masing masing.
"(cepet sehat ya nek.....,zie sayang sama nenek.jangan pernah tinggalin zie sendirian. hanya nenek yang zie punya saat ini.)"gumam zie dalam hati.
Zie lalu berbaring di atas sofa panjang yang ada di ruangan itu.mungkin karena lelah, tak lama zie pun langsung terlelap.
"semoga mimpi indah Zie....."ucap Zie sebelum tidur.
,____,_____,_____,______,
Pagi ini suasana di sekolah zie masih sangat ramai seperti hari kemarin.hari ini adalah hari pembagian hadiah bagi pemenang turnamen basket yang di laksanakan kemarin dan nanti juga akan ada penutupan acara dengan di isi pensi kembali. tepat jam 7 semua murid sudah berkumpul di aula sekolah untuk menyaksikan pemberian hadian kepada team basket dari sekolah yang mendapat juara 1 , 2 dan 3.
"Zie........!"kaget Zio saat melihat zie juga hadir disekolah.ia langsung berjalan menghampiri zie."lo ko berangkat sekolah zie??? nenek lo siapa yang jagain??"tanya Zio kepada zie.
"ada mbok Nah tadi sengaja datang pagi pagi banget ke rumah sakit biar gue bisa berangkat sekolah katanya."jawab Zie. "Ken mana??".tanya Zie yang belom melihat keberadaan Ken.
"Ken lagi ganti baju."jawab Zio."kita kesana dulu yuk."ajak Zio kepada Zie kearah pintu keluar dimana Ken sedang berganti baju.disana tersedia kursi panjang jadi keduanya bisa duduk sambil menunggu Ken.
ternyata dari kejauhan marvin juga melihat zie bersama zio , marvin sedang berjalan bersama cerry dari arah yang berlawanan.
"(syukur lah lo udah datang ke sekolah, itu artinya semua baik baik aja. nggak tau kenapa gue ngerasa khawatir sama lo zie.)".gumam Marvin dalam hatinya.
Ken berjalan santai keluar dari ruang ganti team basketnya.ia sudah berganti baju dengan menggunakan kaos basket berwarna merah sama seperti yang zio pakai saat ini.
begitu keluar, ken di kagetkan dengan keberadaan Zie yang duduk bersama Zio.
"Zie.......?? lo berangkat sekolah ??. nenek gimana kondisinya??" tanyaa ken hampir sama seperti zio tadi.
"nenek baik baik aja....,ada mbok nah yang jagain disana jadi gue bisa kesekolah."jawab Zie tersenyum manis.
"(kenapa gue jadi suka banget ya liat senyum lo zie....., manis )"gumam Zio dalam hati sambil asyik memperhatikan keduanya ngobrol.
"syukur lah......., tadinya lo nggak usah berangkat aja zie. ini kan juga masih hari bebas alias free pelajaran".ucap Ken mengusap puncak kepala Zie.
"ya nggak papa.......gue kan juga pengen liat kalian nerima hadiah atas kerja keras kalian kemarin. nanti gampang gue pulang lebih awal setelah itu."jawab Zie tersenyum
"aaa.....so sweet banget sahabat gue."ucap Ken merangkul Zie.zio juga tak mau kalah dengan ikut merangkul Zie. sehingga posisi zie berada di tengah tengah keduanya.
ketiganya berjalan bersama menuju aula karena sebentar lagi acara akan segera di mulai.
.
.
.
.
*Zie & Zio
.
.
.
.