Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Jangan laporin kami kepolisi



Zio membolak balikan tiket yang ada di tangannya dan membaca kemana tujuan tiket liburan itu.kedua matanya membulat sempurna begitu ia membaca sebuah tulisan yang menjadi tujuan tiket liburan itu.


Bali


ya....,Ken membawa lima tiket liburan ke bali secara cuma cuma.ia mendapat tiket itu dari rekan bisnis papanya untuk menghadiri pembukaan hotel baru berbintang lima di sana.sayangnya Papa Ken tidak dapat hadir karena ada rapat penting yang tidak bisa di tinggalkan. akhirnya papa ken memberikan tiket itu kepada Ken untuk menggantikan papa nya menghadiri undangan itu jika ken mau.


"ini seriusan?".tanya Zie memastikan.


ia merasa keberuntungan sedang berpihak kapadanya.disaat besok ia akan ke bali,Tuhan langsung memudahkan usaha zie dengan mengirim tiket liburan melalui Ken.bahkan jumlah tiketnya pun sangat pas lima. untuk Kenzo, kenzie, kenzio, rizky dan satu lagi mang diman.


zie benar benar bersyukur dengan hal ini.beruntung ia belum memesan tiket sendiri untuk pergi besok.


"seriusan lah....,besok kalian bisa ikut kan?"tanya ken.


"gue pasti ikut dong.....,sisa satu tiket buat gue ya".tanya zie kepada Ken.


"ambil aja.....,emang lo mau ngajak siapa zie?"tanya ken penasaran.


"Mang Diman."jawab Zie."sebenarnya gue sama Mang Diman besok emang mau ke bali mau nyari seseorang.kebetulan banget kan sama tiket yang lo punya"ucap zie menjelaskan.


Ken dan Zio mengangguk mengerti apa yang dimaksud zie.


akhirnya zie menelpon Mang Diman untuk memberi tahu kepergiannya besok yang tak hanya cuma bertiga tetapi berlima.tentu saja Mang Diman tidak keberatan sama sekali.


"eh...manggung yuk.udah lama nih kita nggak perform,"ajak Zie kepada Ken, Zio dan Rizky.


"emang boleh Neng???nanti kalau kita di marahi sama yang punya Resto gimana??"tanya Rizky kepada Zie.


"Tenang Ky......pemilik restonya udah Jinak sama Kita jadi nggak bakalan marah marah."jawab Ken tertawa.jelas saja Rizky menanyakan hal itu,dia sama sekali tak tahu bahwa pemilik restoran mewah yang ia datanginya saat ini adalah Zie.


Ken, Zie, Zio dan Rizky naik keatas panggung. mereka sudah memegang alat musik masing masing sesuai keahliannya.


zie berada di belakan Band, ken memegang keyboard, Rizky memegang gitar melodi dan Zio sebagai fokalisnya sambil memainkan gitar bas.


"selamat malam semuanya.......,ijinkan kami menemani acara makan malam anda semua dengan sebuah lagu."ucap Zio sebelum mulai nyanyi nya.


Masih adakah


*Mengapa mengapa oh oh mengapa


Aku harus rasakan ini semua


Di saat yang lain tertawa bahagia


Aku hanya bisa menangis berduka


Masih adakah,adakah disana


Masih ada kah,adakah disana


Bisa menerima aku setulus hatinya


Ku akui aku tidak sempurna


Aku sadari aku orang biasa


Tapi apakah salah bila ku juga


Ingin dan ingin merasakan bahagia


Masih adakah, adakah yang bisa


Masih adakah, adakah di sana


Bisa menerima aku setulus hatinya


Masih adakah, adakah yang bisa


Masih adakah, adakah di sana


Bisa menerima aku setulus hatinya


Masih adakah, adakah yang bisa


Masih adakah, adakah di sana


Bisa menerima aku setulus hatinya


Zio bernyanyi dengan suara yang sangat bagus dan penuh penghayatan.seolah dirinya sedang mencari seseorang yang benar benar tulus mencintainya. eeaaaa..........


pemuda berwajah tampan dengan suara yang bagus berhasil membuat zio menjadi pusat perhatian semua pengunjung restoran yang malam itu cukup ramai.


banyak tepuk tangan dari pengunjung yang di berikan untuk Zio dan meminta zio untuk menyanyikan lagu lagi.


Zio pun mengabulkan permintaan para pengunjung dengan bernyanyi bersama Zie.mereka akan duet dengan di iringi permainan gitar dari Ken dan Rizky.


tak hanya satu,zio dan zie bernyanyi hingga tiga lagu.suara tepuk tangan mengiringi mereka ketika turun dari panggung.Levin yang melihat suasana restoran yak seperti biasanya pun datang menghampiri Zie.


"Wah.... wah...., ini bukan cafe ya.... seenaknya aja bikin konser nggak ijin dulu."celetuk Levin berjalan gagah dengan stelan jas yang ia kenakan lalu menghampiri Zie, Zio, Ken dan juga Rizky.


"woah....pak managernya marah."sahut Zio dengan tawanya.


"woy yo....nggak boleh gitu lo...dia kakanya cerri.nggak dapat restu lo ntar....."ucap Zie yag membuat ken dan zie kaget karena baru mengetahui hal itu.


"Serius lo....??"tanya ken memastikan.


"iya lah...nggak percaya tanya tuh sama orangnya."ucap zie menunjuk lebih dengan dagunya yang sepontan membuat levin melebarkan matanya.


"Apaaa??".tanya Levi dengan memasang wajah garang nya.


"eh....Pak manager, maafin saya dan teman teman saya ya sudah bikin rusuh di restoran ini.tolong jangan laporin kami kepolisi,nanti biar saya yang bilangin teman teman saya biar nggak kaya gitu lagi."ucap Rizky menengahi.ia takut Manager restoran Marah dan melaporkan perbuatan mereka ke kantor polisi karena telah berbuat rusuh di restoran mewah.


"krik...krik...krik........."semua terdiam mendengar ucapan Rizky barusan lalu kemudian semuanya tertawa ngakak termasuk pak manager restoran tadi yang membuat Rizky bingung sendiri.


"ya kali gue ngelaporin yang punya resto,yang ada gue yang di tendang keluar dari sini."ucap Levi sambil tertawa.


"emang yang punya siapa?"tanya rizky ingin tau.


"ya Zie lah siapa lagi."jawab Levin."temen baru lo ya??"tanya Levin kepada zie.


"iya kak.....dia Rizky dari Bandung.baru datang tadi pagi."jawab Zie memperkenalkan Rizky pada levin.


"Haaaaahh.....restoran mewah ini punya neng zie???"kaget Rizky."eleh eleh....si eneng hebat pisan euy...."ucap Rizky penuh kagum.


"ini belum ada apa apanya di banding Ken sama zio.mereka berdua itu malah punya perusahaan yang gedungnya menjulang tinggi hingga beeeeeeerpuluh puluh lantai."ucap Zie sambil tagannya di gerakin keatas sengaja ingin membuat Rizky makin terkagum kagum.Rizky fokus mendengarkan kata kata dan gerakan tangan Zie hingga......


"Gubrak......!!."Rizky terjatuh dari duduknya ketika melihat gerakan tangan zie keatas seolah olah menunjukkan gedung yang sangat tinggi.


"hahahaaaaaa..........."tawa mereka kembali pecah melihat Rizky terjatuh. Rizky segara bangun dan kembali duduk sambil cengar cengir menahan malu.


akhirnya levin ikut duduk bergabung bersama mereka ketika zie bilang bahwa besok ia akan pergi ke bali untuk beberapa hari kedepan sehingga meminta kepada lebih untuk menghandle semuanya.Zie menyuruh levin untuk memberitahu Dev tentang kepergiannya besok agar dev menghandle semua pekerjaanNya di cafe.mereka juga membahas soal Cerri dan Levin yang ternyata kakak dan adek ipar karena memang selama ini mereka tak tahu sama sekali seperti apa adik ipar levin.


mereka semua asyik mengobrol dan tertawa bersama hingga tak terasa sudah waktunya restoran tutup.akhirnya Merekapun pulang dengan zie yang ikut mobil Zio dan Rizky ikut di mobil Ken. karena zio kembali berdebat tidak mengijinkan Zie menaiki motornya bersama Rizky.alhasil mobil mewah milik Ken dan Zio mengantar Rizky dan Zie pulang terlebih dahulu.sedangkan motor sport milik Zie di tinggal di restoran.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.....


.


.


.