Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Sama Papi semuanya aman



Zie test drive mobil barunya bersama Tuan Prabu mengelilingi komplek perumahannya. zie belum bisa membawanya pergi jauh jauh karena plat nomer mobil mewah itu sendiri belum keluar jadi hanya bisa berputar mengelilingi komplek.


"Wih.....mobil siapa tuh sa??keren banget."ucap Zio yang sedang duduk santai di depan teras rumahnya bersama Khansa (sasa).


"iya keren...mobil mahal itu bang."sahut sasa yang juga melihat mobil mewah itu.


"ye.......semua mobil emang mahal dodol."jawab Zio ngegass sambil menonyor kepala adiknya.


"abang iiihhh!!!!biasa aja dong.kan gue ngomong bener itu mobil mahal."ucap sasa kesal sambil memukul tangan zio yang tadi di gunakan untuk menonyor kepalanya.


"lah iya ya........bener juga omongan lo."jawab Zio nyengir.


"Huh....dasar dodol."seprot Sasa kesal lalu masuk kedalam rumah meninggalkan zio.zio terkekeh sendiri,entah lah....ia memang tak pernah akur dengan adiknya.ada saja hal yang membuat keduanya tertengkar ketika bersama.tapi pertengkaran itu hanya sebentar karena nyatanya keduanya saling menyayangi dan saling merindukan jika berjauhan.


tadi waktu pandangan zio lurus kedapan, ia tak sengaja melihat mobil mewah berwarna merah melintas di jalan depan rumahnya.ia tak mengetahui bahwa itu adalah mobil baru milik zie.


kini pikiran zio melayang mengingat ucapan zie semalam yang katanya akan pergi ikut dengan papinya.tiba tiba perasaan zio menjadi gelisah dan merasa tak tela jika zie harus pergi jauh darinya.


"(apa yang harus gue lakuin?? haruskah gue jujur dan mengungkapkan perasaan sayang gue ke zie?? tapi bagaimana kalau dia nolak gue?? gue nggak mau persahabatan kita hancut dan dia benci terus menjauh dari gue.gue nggak siap jika hal itu terjadi.)"pikiran Zio terus bergelut tentang perasaannya kepada zie.


Zio berjalan masuk kedalam rumahnya.ia membutuhkan tempat untuk menenangkan pikirannya dan satu satunya tempat yang ia tuju adalah kamar.ia langsung merebahkan tubuh kekarnya begitu masuk kedalam kamar setelah mengunci pintunya.


,____,____,____,_____,


setelah puas berkeliling dengan mobil barunya, zie duduk bersama yang lainnya untuk makan siang bersama. setelah ini, zie berencana akan pergi ke cafe dan restorannya yang sudah beberapa hari ini tak ia kunjungi.tadinya zie berniat akan pergi sendiri kesana tapi Papinya tidak membiarkannya begitu saja,papinya bahkan bersikeras untuk ikut dengan zie kemanapun zie pergi.


"Kita naik mobil papi saja ya sayang.....biar Zaki yang menyertir."ajak Tuan Prabu kepada zie.


"Zie nggak mau pake mobil Papi.....,kita pergi berdua saja Pi.biarkan om zaki sama Rizky di rumah aja."tolak Zie.


"neng zie jahat banget sih...masa a'Rizky nggak di ajak??".Rizky merajuk seperti anak kecil.membuat zie terkekeh kecil.zie merasa seperti memiliki adik ketika sedang bersama Rizky padahal Rizky lebih tua darinya.


"ya ampun a'.....,Zie itu mau ke cafe sama resto buat ngecek kerjaan.bukan mau jalan jalan.besok aja ikut sama zie, kita jalan jalan bareng sama Ken & zio juga nanti.gimana....??"rayu zie.


"tapi bener ya besok jalan jalan? nggak boleh bohong nanti dosa."ucap Rizky.


"iya......,janji.tapi setelah acara pernikahannya mang diman dan mbok Nah ya a'."tanya zie.


setelah mengurus semua dengan di bantu asisten zaki, besok mbok Nah dan mang diman akan menikah di KUA.tanpa adanya resepsi pernikahan seperti yang di inginkan mbok Nah yang penting sah di mata agama dan negara.padahal mang diman sendiri tak keberatan jika mengadakan acara resepsi tetapi mbok Nah tetap tidak mau.malu sama umur katanya di tambah lagi ini bukan pernikahan pertama mereka karena sebelumnya mereka sudah pernah menikah dengan pasangannya masing masing.


"ya udah kalau gitu."jawab Rizky tersenyum senang.


setelah berdebat kecil dengan Rizky akhirnya zie berjalan bersama papinya ke arah garasi.sesuai permintaan zie, mereka pergi hanya berdua tanpa rizky dan asisten zaki.


"Ini mobil mu zie......??keren....."ucap Tuan Prabu melihat mobil kuning terparkir rapi di garasi bersama mobil milik mbok Nah dan mang diman.


"iya pih.....,ini mobil yang zie beli sendiri dari hasil zie ngelola cafe sama restoran."ajawab Zie tersenyum manis.


"Hebat......, Papi bangga sama kamu sayang."ucap Tuan Prabu memeluk zie."Tapi mulai sekarang....apapun keinginnanmu, zie harus bilang sama Papi.Papi pasti akan menuruti semua mau zie selagi Papi mampu.ok......??".ucap Tuan Prabu setelah melepas pelukannya.


"ko makasih si sayang.....ini sudah menjadi kewajiban papi untuk memenuhi keinginan zie."jawab Tuan Prabu."ya sudah...,sini kuncinya biar Papi yang bawa mobilnya."ucap Tuan Prabu menyodorkan tangannya kearah zie.zie memberikan kunci yang ia pegang ke tangan papinya. zie tersenyum manis melihat tuan Prabu masih diam mengamati kunci yang zie berikan.


"Kita tidak naik mobil itu pih....,tapi kita akan naik ini."ucap Zie membuka kain yang membungkus motor sport kesayangannya yang berwarna kuning.


"Astaga sayang......,kamu punya motor sport??"tanya Tuan Prabu tersenyum tipis."kamu ini cewek loh, kenapa suka naik motor."tanya tuan prabu.


"iya heheee.......,suka aja pih,bahkan zie lebih suka pake motor dari pada naik mobil."jawab Zie sambil menunjukkan cengirannya.


tuan Prabu tertawa mendengar jawaban zie.ternyata putrinya ini menuruni kegemarannya yang juga menyukai moge sedari dirinya remaja dulu.bahkan sudah banyak koleksi moge milik tuan Prabu yang harganya sangat fantastis.


"ya ampun sayang......,kau tau? papi juga sangat menyukai moge.bahkan papi punya banyak koleksi moge berbagai merek dan model dari beberapa negara."ucap tuan prabu.


"Beneran pih??."jawab zie tak percaya."apa papi punya club moge juga??"tanya Zie dengan senangnya.


"tentu punya dong sayang....."jawab Tuan Prabu tersenyum.


"Benarkah...,kalau begitu,bisakah kapan kapan kita touring pake motor pih???zie dari dulu pengen ikutan club motor tapi baik ken, zio, kak dev dan kak levin selalu melarangku karena menurut mereka itu berbahaya.apalagi aku cewek."ucap zie dengan mata yang berbinar.


"Bisa dong sayang.....,nanti kapan kapan kita akan touring bersama.tenang saja, sama papi semuanya aman."jawab Tuan prabu yang membuat zie tersenyum senang.apapun akan tuan prabu lakukan untuk membuat putrinya senang.


sebelum pergi menggunakan motor sport, Tuan Prabu berganti baju terlebih dahulu dengan menggunakan celana jean berwarna biru di padu kaos hitam ketat berlengan pendek yang mencetak jelas lengan berototnya.penampilan saat ini terlihat lebih muda dari biasanya yang selalu menggunakan kemeja dan stelan jas.tuan Prabu memang selalu menjaga kesehatan dengan melakukan olah raga secara teratur jadi tidak heran jika tuan prabu memiliki tubuh yang kekar dan berotot meski usianya sudah tak muda lagi.


"wuaaah....Papi ku terlihat sangat keren dan tampan sekali."puji Zie tersenyum jahil.


"jelas dong...kalau papi nggak tampan,nggak mungkin anak papi bisa secantik kamu."jawab Tuan prabu tek mau kalah lalu tertawa bersama.


keduanya lalu menaiki motor sport milik zie dengan tuan prabu yang menyetir di depan.tuan Prabu sangat senang bisa sedekat ini dengan putrinya meski sudah bertahun tahun lamanya terpisah.


.


.


.


.


.


.


maaf ya baru bisa up.........soalnya kemarin lagi sibuk persiapan menyambut hut RI 🙏🏻


.


.


.