Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Nona Kei



Hari ini Zie pergi ke kantor setelah sarapan bersama Marvin, Cerry, Tuan Prabu, Levin dan juga istrinya (Delima) di restoran mewah yang ada di hotel. semalam mereka semua memang menginap di hotel.


"Papi...., Zie pamit berangkat kekantor dulu ya........" pamit Zie setelah menghabiskan sarapannya.


"Sayang..., apa tidak sebaiknya kamu cuti sehari lagi?? " ucap Tuan Prabu.


"No Papi....., banyak kerjaan yang harus Zie selesaikan." jawab Zie penuh semangat.


"Apa kau tidak lelah....??, cutilah sehari lagi, biarkan semua pekerjaanmu Mif yang handle." Perintah Tuan Prabu.


"Tidak Pi...., Mif juga banyak kerjaan jadi lebih baik Zie berangkat sekarang." Jawab Zie.


"Papi cuma nggak mau kamu kelelahan sayang." ucap Tuan Prabu.


"Papi tenang saja...., Zie bisa mengatur semuanya. Zie tidak akan kecapekan jadi papi tidak perlu khawatir." jawab Zie tersenyum manis


"Papi kenapa khawatir sekali dengan Zie, dia bahkan bisa bekerja lebih baik dari Marvin. Zie bisa mengatur waktu sedikit bekerja, banyak istirahat tapi hasilnya Papi bisa lihat sendiri. Marvin kadang heran sendiri apa isi di kepalanya yang kecil itu sehingga dia memiliki otak yang sangat cerdas seperti itu." ucap Marvin.


"terimakasih pujiannya kakakku......" ucap Zie tersenyum mengejek. "kak Levin..., Bos mu memberimu libur selama tiga hari jadi nikmatilah waktu libur mu." ucap Zie kepada Levin. " Ya sudah..., Zie berangkat dulu ya......" pamit Zie kepada semuanya. setelah menyalami Papinya.


"Hati hati di jalan ya sayang." ucap Tuan Prabu yang di anggukki oleh Zie.


Zie berjalan menutu pintu utama Hotel, di luar sudah ada Mif yag setia menunggunya.


"selamat Pagi Nona......" sapa Mif lalu membukakan pintu mobil untuk Nona Bosnya.


"Pagi....." jawab Zie tersenyum. " kamu sudah sarapan Mita??" tanya Zie begitu Mif dduk di belang kemudi.


"Sudah Nona....., " jawab Mif dan Zie mengangguk.


"Apa jadwalku hari ini....??" tanya Zie...


Mifta langsung membacakan schedule Zie hari ini sambil menyetir. hari ini pekerjaan Zie tidak terlalu padat jadi Zie masih memiliki waktu untuk beristirahat.


begitu mobil sampai di Perusahaan MK group, Mif membantu Nona Bosnya membukakan pintu mobil dan menundukkan setengah badannya begitu Zie turun dari dala mobil. Zie berjalan masuk kedalam perusahaan di ikuti Mif di belakangnya.


"Kenzie......., kemana saja kamu?? sudah beberapa hari kamu tidak masuk kerja tanpa keterangan. perusahaan ini punya aturan. kamu tidak bisa seenaknya sendiri di perusahaan ini!!" ucap Bu Widi yag langsung menegur Zie begitu melihatnya berjalan di loby perusahaan. ia sampai tidak melihat siapa yang ada di belakang Zie saat ini.


memang sejak Marvin cuti menikah, Zie lebih fokus pada pekerjaan sebagai pemimpin perusahaan, ia sampai melupakan pekerjaannya sebagai OG dan Bu Widi sebagai Supervisor tentu bertanya tanya kemana perginya Zie tanpa ada kabar sedikitpun.


"jaga bicara anda.....,!! beraninya Anda berkata seperti itu kepada Nona Kei. "ucap Mif kepada Bu Widi.


"Tu Tuan Mif...., " kaget Bu Widi. "apa maksud anda dengan Nona Kei? saya hanya berbicara dan menegur Zie karena beberapa hari yang lalu dia tidak masuk kerja tanpa keterangan." ucap Bu Widi bingung.


"bu Widi...., Nona Kenzie ini adalah Nona Kei pemimpin utama perusahaan MK Group." ucap Mif sedikit menjelaskan.


"A.. apa!?! .. jadi Zie itu Nona Kei?? Zie Cleaning Servise bawahan saya sebenarnya adalah pemimpin utama Perusahaan??". bu Widi benar benar sangat terkejut. untung saja bu Widi tidak memiliki riwayat penyakit jantung.


"(Astaga jadi selama ini aku nyuruh nyuruh pimpinan utama untuk membuatkanku minum, foto copy dan lain lain..., Ya Tuhan bisa bisanya pimpinan utama ngeprang gini.......)" Batin Bu Widi tidak enak hati karena ia sering sekali memerintah Kenzie untuk mengerjaan ini dan itu.


tidak hanya bu Widi tapi semua karyawan yang ada di loby saat itu juga di buat kaget dengan apa yang diucapkan bu Widi barusan bahwa Gadis yang sedang bersama Tuan Mif saat ini adalah Nona Kei. banyak dari mereka yang belum tau seperti apa Nona Kei pemimpin utama Perusahaan tempat mereka bekerja.


"No Nona Kei...., tolong maafkan saya. saya tidak bermaksud kurang ajar dengan sering memberikan perintah kepada Nona dan sering menegur Nona jika berbuat salah." Bu Widi meminta maaf kepada Nona Kei


"Tidak masalah Bu Widi...., saya suka cara kerja anda yang cukup tegas, tidak membeda bedakan dan tidak mudah terpengaruh. tapi maaf sepertinya saya harus mengajukan surat pengundunduran diri di bagian Cleaning service karena saya harus menggantikan tugas Tuan Ma selama ia tidak berada disini." ucap Zie tersenyum lalu masuk kedalam lift khusus C.E.O. "Mita tolong kamu bereskan masalah ini ya??". perintah Zie kepada Mif sebelum pintu Lift tertutup.


Menurut Zie memang tidak ada yang salah dngan cara kerja Bu Widi. bu Widi adalah Supervisor di bagian Cleaning Service sudah seharusnya Bu Widi mengarahkan cara kerja anak buahnya dan menegur anak buahnya jika berbuat salah karena itu memang tanggung jawabnya juga.


"Baik Nona...... " jawab Mif patuh.


"Terimakasih Nona....." ucap Bu Widi.


Zie berjalan menuju ruangannya sendiri begitu pintu lift yang membawanya berhenti dilantai paling atas.


"Biak Nona..." jawab Andre berdiri dari duduknya lalu memberi hormat dengan membungkukkan setengah badannya.


Zie meletakkan tasnya lalu ia duduk di kursi kebesarannya. Zie mengambil hpnya untuk menghubungi Arion karena dari kemarin Arion tidak ada kabar sama sekali. tapi sayangnya nomer Arion masih belum bisa di hubungi.


"(Kemana Arion?? apa dia tidak masuk kerja?? apa dia sedang ada masalah?? apa dia baik baik saja?? kenapa tidak mengabariku dari kemarin?? Haah..... Kenapa juga gue harus memikirkannya, dia kan sudah besar pasti bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.)" gumam Zie pada dirinya sendiri.


"Tok... tok...... " Pintu ruang kerja Zie di ketuk dari luar.


"Masuk...." sahut Zie.


Pintu ruangan terbuka dan masuklah Sisi, Risky, Andre dan juga Mif sambil membawa berkas mereka masing masing.


"Permisi Nona...., Ini berkas yang anda minta." ucap Rizky.


"Ini berkas yang harus Nona periksa dan tanda tangani." ucap Sisi.


Dan Andre juga menyerahkan berkas yang ia bawa kepada Zie.


"Baiklah..., semua akan saya periksa dan tanda tangani. kalian bisa kembali bekerja." Perintah Zie.


"Baik Nona......" jawab Andre, Sisi dan juga Rizky.


"Andre..., Nanti kalau ada dari Perusahaan Pahlevi tolong kamu urus, mereka akan mengajukan proposal kerja sama." ucap Zie.


" Baik Nona....." jawab Andre patuh.


Andre, Sisi dan Rizky keluar dari ruangan Zie. kini tinggal Zie dan Mif yang ada di ruangan itu.


"Bagaimana Mita??". tanya Zie.


"Semua sudah beres Nona," ucap Mif.


"Bagus....., " ucap Zie.


"Ada yang perlu saya bantu Nona....??". ucap Mif.


"Ya....., tolong kamu buatkan saya Orenge jus. saya sedang tidak ingin minum kopi." Perintah Zie.


"Baik Nona... adalagi??," tanya Mif.


"Tidak, setelah itu kamu boleh kembali ke tempat kerjamu dan biarkan saya menyelesaikan pekerjaan ini." ucap Zie.


Tanpa bertanya lagi Mif langsung mengerjakan apa yang Nona Bosnya perintahkan dan setelah itu kembali ke ruang kerjanya sendiri. begitulah Nona Kei yang tidak suka di ganggu jika sedang bekerja.


.


.


.


.


Bersabung....


.


.


.


.