Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Cilok



Kenzo, Kenzie & Kenzio kini berada di sebuah Cafe milik kenzie.seperti biasa hal pertama yang zie lakukan adalah mengecek laporan harian.


beruntung Zie mempunyai orang kepercayaan untuk mengelolah seluruh cafe yang ia miliki namanya davit yang ditempatkan di bagian manager cafe. zie dan yang lainnya biasa meninggalnya dengan kak Dev. begitu juga dengan beberapa restoran miliknya, sudah ada orang kepercayaannya sendiri yang mengurusnya, orang itu bernama kak Levin.Dan disini lah zie sekarang, diruang pribadinya bersama Kak dev.


"Kak Dev, mungkin selama tiga hari aku nggak datang kesini dulu.ada keperluan di luar kota, jadi tolong nanti kamu handle semuanya ya.?? untuk laporan kamu bisa kirim ke saya lewat e-mail .".ucap Zie dengan mode forma nya setelah selesai memeriksa semuanya.ya...kenzie sudah memutuskan besok dirinya akan pergi ke bandung untuk mengunjungi makam maminya.


"siap Bos.....tenang aja, di jamin anam.serahkan semuanya sama saya."jawab Dev tersenyum tampan.


"iya iya.....percaya gue mah......,kinerja kak Dev itu sudah tak diragukan lagi.!!T.O.P B.G.T. dah pokoknya."sahut Zie tertawa sambil mengacungkan jempolnya.


Dev memang pemuda tampan, bermata sipit, hidung mancung dengan postur tubuh yang cukup tinggi nggak kalah sama oppa oppa korea. usianya selisih 5 tahun lebih tua dari Zie.


Kenzie & Davit sebenarnya lumayan dekat meskipun Davit kadang bersikap dingin dan datar. biasanya mereka akan berbicara layaknya seorang kakak kepada adeknya jika di luar pembicaraan soal pekerjaan.


Davit sudah di percaya membantu mengelola cafe oleh nenek bella sebelum zie yang memegang kendali cafe milik neneknya.



Begitu juga dengan Levin, ia juga sudah di percaya mengelola restoran milik nenek bella sebelum zie yang turun tangan.


zie dan levin sudah dekat dari awal pertama levin bekerja disana hingga sekarang.Levin orang yang lumayan humoris dengan postur tubuh yang cukup berisi dan pipi yang caby.


meskipun keduanya cukup dekat seperti adek kakak tatap saja zie harus menjaga batasan batasannya karena Levin sendiri sudah menikah. zie tak mau membawa masalah dalam rumah tangga levin.



setelah selesai dengan pekerjaan, Zie bergabung bersama Ken & Zio.kini ketiganya tengah menikmati makan malam bersama.


"Besok Gue mau ke bandung.....,mau ke makam mami gue."ucap Zie memberi tahu kepada Ken & Zio setelah selesai dengan makan malamnya.


"Lah...kenapa dadakan banget zie??".sahut ken.


"iya...,kanpa baru bilang sama kita??,lo nggak ada niat gitu buat ngajakin kita??"tanya Zio.


"mumpung sekolah masih libur Ken...,emang kalian mau pada ikut gue??".tanya Zie


"gue ikut lah....,gue mau nemenin lo skalian liburan gitu.bandung kan katanya objek wisatanya bagus tuh.".jawab Zio.


"tapi gue kesana bukan buat Liburan yo."ucap Zie.


"iya tau.....,tapi apa salahnya kita skalian menikmati keindahan kota Bandung mumpung udah disana.?".jawab Zio.


"terserah kalian sih,tapi tujuan utama gue kemakam mami dulu loh ya...."ucap Zie mengingatkan."lo gimana Ken, mau ikut juga nggak??"tanya Zie.


"Gue tanya dulu sama papa deh...., nanti gue kabari lagi mau ikut apa nggak."jawab Ken.


"ok....jangan di paksakan kalau lo nggak bisa ikut."ucap Zie.


"iya....."jawab Ken singkat.


"besok mau pergi jam berapa Zie??"tanya Zio.


"gimana kalau jam 6 pagi..??".tanya Zie."jadi sorenya kita udah pulang lagi kesini."jelas zie.


"aih......, masa udah jauh jauh ke bandung tapi cuma sebentar sih.kita bermalam di sana ya zie.besoknya biar bisa jalan jalan.sayang banget tau,itung itung liburan kita."protes zio.


"emang mau bermalam dimana yo???rumah nenek yang disana udah di jual."jawab Zie.


"itu mah soal gampang....,disana banyak villa ada hotel bokap juga di sana.lo tinggal pilih mau yang mana.".jawab Zio.


"ya udah....lo atur aja deh gimana enaknya."ucap Zie.


"gue usil dong...... ,".Ken bersuara.


"apa usul lo??".tanya zio.


"kalian atur aja deh....,gue terima beresnya aja. yang penting besok gue mau kemakam mami,setelahnya terserah kalian mau apa."ucap Zie.


"siap......serahin semuanya sama gue."jawab Zio.


"ya udah.....,sekarang gue mau ke restoran dulu.kalian mau ikut nggak??".tanya zie kepada ken & zio.


"ya ikut lah.........,kita kan tadi kesini numpang di mobil lo."jawab zio.


"emang mau ngapain lo ke restoran??"tanya Ken kepada zie.


"biasa mau ngecek kerjaan.sekalian mau ijin nggak masuk kerja sama Kak Levin."jawab Zie yang sudah menenteng tasnya dan berjalan keluar cafe.


ken & Zio langsung bergegas mengikuti langkah zie keluar cafe dan masuk kedalam mobil milik zie.


setelah cukup lama perjalanan akhirnya mereka sampai di restoran milik zie.


zie langsung masuk kedalam dan naik ke lantai dua di mana ruang pribadinya berada.sebelomnya Zie sudah meminta salah satu karyawannya untuk memanggil levin agar segera menemuinya di ruang pribadi zie.sedangkan Ken & Zio duduk di tempat biasa.


semua karyawan disana sudah mengenal baik Ken & Zio yang merupakan sahabat dari bos mereka.


"besok pagi lo ada acara apa ken??kenapa usul ke bandungnya abis makan siang.?"tanya Zio.keduanya tengah menikmati minuman dingin yang sudah mereka pesan.hanya minuman karena mereka sudah makan di cafe sebelumnya.


"papa nyuruh gue ikut meeting besok pagi.kata papa, gue harus sering ke kantor dan mengikuti meeting agar bisa belajar bagaimana caranya menjadi pemimpin yang baik."jawab Ken.


"wih...hebat. om Malik bener bener mempersiapkan lo buat menjadi pengganti kepemimpinannya di perusahaan".ucap Zio.


"ya begitulah...lo tau sendiri kan bokap cuma punya gue dan usia bokap juga udah nggak muda lagi.jadi dari sekarang gue harus mulai belajar."jawab Ken.


"Wehhh.......lagi ngomong serius nih kayanya."ucap zie tiba tiba datang bersama kak Levin dan duduk bergabung bersama Ken & Zio.


"wah.......pak manager lagi santai nih kayanya.tumben gabung sama kita.biasanya juga sibuk banget.".ucap Zio bertos Ria ala ala cowok dengan kak levin.begitu juga Ken.


"iya nih........maklum biasanya gue dapat tugas dari big boss nggak kira kira."jawab Kak Levin tertawa.


"lah...emang sekarang lagi nggak ada tugas??"_.tanya zio.


"enggak soalnya besok bos gue mau minggat."canda Levin sambil tertawa


"ow gitu......bonus bulan ini gue potong!!!.".sahut Zie


"eh...eh...jangan dong bos........becanda doang gue.peach ✌🏻".jawab Levin cepat menganggap serius candaan Zie.


"hahahaaaa............"ken, zio & zie tertawa melihat wajah panik kak Levin.


"ya elah kak........,di ancam potong bonus doang takut amat. malu tuh sama badan."zio mengejek Levin.


"Bonus nya gede men......,mayan bisa buat beli cilok".jawab Levin sekenanya yang membuat gelak tawa semuanya.


"pantes pipinya caby.....,jangan jangan cilok nya masih nyangkut disitu lagi.hahahaaa......"ken ikut mengejek Levin.


"Haish.......mimpi apa gue semalam sampe di kecengin anak ingusan macam kalian."ucap Levin sambil tertawa.


"mimpi ketiban gerobak cilok kali.....".sahut zie.


mereka berempat saling melempar candaan dan tertawa bersama hingga tak terasa malam semakin larut.


ken, zie & zio akhirnya pamit pulang kepada kak levin karena sebentar lagi restoran juga akan segera di tutup.


.


.


.