
Begitu asistennya memberitahu bahwa ia sudah mendapat pesan dari zio yang mengirimkan alamat dan nomer telepon zie,tuan Prabu langsung bergegas untuk segera mendatangi rumah zie saat ini juga.Tuan Prabu sudah tak sabar untuk segera bertemu anak dan istrinya.sudah seharian tuan prabu di buat gelisah menunggu kabar dari asistennya yang belum juga berhasil menghubungi kenzio.
'(akhirnya aku akan segera menemukan kalian)'gumam tuan prabu dalam hati ketika mobilnya memasuki kawasan perumahan milik zie.
senyum bahagia terus menghiasi sudut bibir tuan Prabu di sepanjang perjalanan menuju rumah zie.sudah sangat lama sekali ia mencari keberadaan anak dan istrinya dan akhirnya hari ini ia akan segera bertemu dengan mereka.tuhan telah menjawab semua do'a,usaha dan penantiannya selama ini.
seketika Tuan Prabu memikirkan sesuatu kemungkinan yang ia takuti selama ini.
"(apa ayu masih setia kepadaku??,
bagaimana jika ayu sudah menikah dengan pria lain?apa yang harus aku lakukan jika kemungkinan itu terjadi. belasan tahun lamanya,bisa saja ayu sudah memiliki suami lagi dan hidup bahagia.lalu bagaimana dengan ku.aku tak sanggup jika harus menerima kenyataan itu.)".pemikiran itu terus berputar putar memenuhi pikiran tuan prabu.
jantung tuan prabu berdetak lebih cepat ketika mobil yang mereka kendarai memasuki pelataran sebuah rumah sederhana berlantai dua yang terlihat sangat nyaman dan asri.
tuan prabu langsung turun dari dalam mobil ketika asisten zaki membukakan pintu untuknya.lalu keduanya berjalan bersama kearah pintu rumah yang sudah terbuka lebar.
"assalamualaikum........." ucap Tuan prabu dan asisten zaki hampir bersamaan.
"wa alaikumsalam....."jawab orang orang yang ada dirumah secara bersama.
semua orang diam mematung melihat siapa orang yang datang berkunjung malam malam seperti ini.
mereka semua sangat kaget dengan kedatangan Tuan Prabu di rumah itu bersama asistennya.terutama zie yang langsung terpaku melihat Papinya yang saat ini berdiri di hadapannya.
orang yang ia cari cari dan ia kejar hingga ke bali akhirnya datang menemuinya dengan sendirinya.
benar kata nenek bella, Papinya pasti selama ini mencari keberadaannya.
setelah terdiam sesaat, Tuan Prabu berjalan masuk kedalam rumah dengan langkah cepat dan langsung memeluk zie dengan penuh haru.
"Kenzie putriku........akhirnya papi menemukan nak......." ucap Tuan Prabu dengan suara yang bergetar.
ia mengeratkan pelukan kapada zie.tuan prabu bahkan sampai menangis dan mencium puncak kepala zie berkali kali karena terlalu bahagia.bertahun tahun lamanya tuan prabu mencari akhirnya ia bisa bertemu dengan anak yang selama ini hilang entah kemana.
zie membalas pelukan Papinya...,ia juga terharu,tak menyangka akan bertemu Papinya saat ini.keduanya menangis bahagia menumpahkan segala kerinduan yang selama ini terpendam melalui sebuah pelukan.
semuanya diam terpaku memandang penuh haru melihat pertemuan anak dan ayah yang telah sangat lama berpisah.
mereka semua merasa lega akhirnya zie bisa bertemu dengan orang tua kandungnya.
"Darimana Papi tau aku adalah anakmu???"tanya Zie setelah keduanya melepas pelukan.zie mengajak tuan prabu untuk duduk.
"tentu saja papi tau....kita itu anak dan orang tua,pasti mempunyai sebuah ikatan batin di tambah lagi wajahmu yang sangat mirip dengan Mami mu.saat pertama kali kita bertemu di salah satu restoran yang ada di bandung papi sudah langsung bisa mengenalimu.Papi saat itu berusaha mengejarmu tapi sayangnya Papi kehilangan jejak."jawab Tuan Prabu panjang lebar.
"Maaf Pi.....waktu itu, zie belum tau kalau kau adalah papiku.begitu zie tau, zie langsung mencari informasi tentang Papi dan zie mengetahui bahwa papi saat itu ada di bali untuk menghadiri acara pembukaan sebuah hotel mewah disana. akhirnya zie memutuskan untuk menemuimu disana karena zie tau bahwa sangat sulit untuk bisa bertemu dengan pembisnis hebat seperti papi."ucap Zie menjelaskan.Prabu tersenyum mendengar Pujian dari putrinya yang mengatakan bahwa dirinya pembisnis yabg hebat.
"jadi....kau berada di bali kemarin untuk mencariku??"tanya Tuan Prabu tak percaya yang di jawab anggungkan kepala dari zie."lalu kenapa waktu itu kau buru buru pergi sebelum menemuiku."tanya tuan prabu lagi.
"Zie....dimana mamimu....??apa dia sudah menikah lagi.".akhirnya Tuan Prabu menanyakan sesuatu hal yang ia takuti akan menjadi kenyataan.tuan prabu binging karena ia tak melihat kehadiran istrinya disana.
zie terdiam sesaat sebelum menjawab pertanyaan Papinya.ia bingung harus berkata apa dan akan memulai ceritanya darimana....,ia tau hal ini akan membuat papi nya sedih tapi mau bagaimana lagi karena inilah kenyataannya.zie menarik nafasnya dalam dalm sebelum memberitahu yang sebenarnya kepada papinya.
"Papi.....Mami sudah meninggal sejak lama.sajak zie berusia satu tahun."jawab Zie penuh kesedihan.
"apa.....??kaget Tuan Prabu.bagai di sambar petir mendengar bahwa wanita yang sangat ia cintai ternyata telah tiada.air mata tuan Prabu menetes kembali dan kali ini bukan air mata bahagia melainkan air mata kepedihan yang teramat sangat.nafasnya terasa sesak mendengar kenyataan yang tak pernah ia bayangkan sebelumya."a..apa yang terjadi sebenarnya.".tanya tuan Prabu terbata.ia benar benar belum siap mendengar semua kenyataan ini
zie terdiam kembali.ia juga merasa sedih melihat papinya yang sangat terpukul mendengar berita tentang kematian maminya.melihat zie terdiam akhirnya mang Diman angkat bicara.
"Maaf sebelumnya Tuan Prabu,biar saya yang akan menceritakan semuanya dari awal."ucap Mang Diman.
"Kau......,"kaget Tuan prabu,ia sedari tadi tak menyadari adanya Mang Diman disana."bukan kah kau Dirga Mandala?.pantas saja aku mengalami kesulitan untuk menemukan keberadaan anak dan istriku??apa kau yang menyembunyikan keberadaan mereka selama ini??,apa tujuan mu Dirga,katakan padaku.".ucap Tuan Prabu dengan Nada sedikit meninggi kepada Dirga.tetapi Dirga menanggapinya dengan tenang.
"Ternyata anda mengenal saya Tuan Prabu."ucap mang diman tersenyum tipis."saya hanya ingin melindungi zie dari orang orang yang menginginkan kematian anak dan istrimu."jawab Mang diman.
"Apa maksud dari ucapanmu Dirga??". tanya Tuan Prabu penasaran mendengar jawaban Mang Diman.
Mang diman akhirnya menceritakan semuanya dari awal kejadian belasan tahun yang lalu ketika Mang Diman, Mbok Nah dan Nenek bella menemukan Ayu sita bersama Zie kecil yang saat itu sedang dikejar beberapa orang pembunuh bayaran.
Nafas tuan Prabu seolah tercekat di tenggorokan mendengar kejadian tragis yang di alami istri dan anaknya.air matanya kembali menetes dari kadua matanya, ia tak menyangka kedua orang yang ia sayangi mengalami kejadian yang sangat mengerikan.tuan prabu kembali memeluk zie yang duduk di sampingnya.ia bersyukur anaknya masih bisa selamat dari kejadian naas itu.
malam ini...,mang Diman benar benar menceritakan semuanya kepada Tuan Prabu.Mang Diman juga meminta zie untuk memberitahu papinya tentang buku diary milik maminya.
Tuan Prabu terisak pilu membaca isi dari buku diary istrinya.selama ini ia tak tahu apa yang di alami istrinya ketika ia tak ada dirumah.
"Maafkan aku ayu.....aku bukan suami yang baik untukmu.aku telah gagal menjaga anak dan istriku."ucap Tian Prabu dalam isak tangisnya.
"Sudah pi......semuanya sudah terjadi.waktu tidak bisa di ulang kembali.papi harus bisa iklas menerima semua kenyataan pahit ini."zie berusaha memberikan kekuatan untuk ayahnya yang terlihat sangat rapuh saat ini.
Tuan Prabu yang terkenal sebagai pembisnis handal yang dingin, tegas, berwibawa, dan Karismatik semuanya tak terlihat sama sekali saat ini.
setelah dirasa tuan prabu sedikit tenang, Ken dan Zio pamit untuk pulang.
Mang Diman menyuruh semuanya untuk beristirahat karena malam sudah semakin larut. Mang Diman juga meminta Tuan Prabu dan asistennya untuk bermalam disana.
.
.
.
.
.