Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Zie bimbang



Malam ini zie tidur dengan perasaan sedih bercampur bahagia.


sedih karena kepergian nenek bella untuk selamanya,bahagia karena akhirnya zie bisa bertemu dengan orang tua kandungannya.rencana Tuhan memang tak bisa di duga.saat Tuhan telah mengambil nenek bella dari sisinya, Tuhan meggantinya dengan mengembalikan Papinya ke sisi Zie.


"(Nenek.....zie sudah bertemu dengan Papi. Terimakasih atas semua kebaikan nenek yang sudah merawat zie dengan baik selama ini.Mami....., zie merindukan mami. semoga nenek dan mami mendapat tempat terindah di sisi allah....,zie sayang mami dan nenek)".ucap zie dalam hati sebelum memejamkan matanya untuk beristirahat.


hal yang sama pun di rasa kan oleh Tuan Prabu.ia bahagia karena telah menemukan putrinya yang terpisah belasan tahun lamanya.tapi tuan prabu juga merasa sangat sedih karena ternyata sang istri tercintanya telah tiada.pikiran tuan prabu masih di bayangi dengan rasa bersalah,ia masih tak percaya dengan apa yang terjadi hari ini.bahagia dan sedih ia rasakan dalam waktu yang bersamaan.


"(ayu sayang......,aku sangat merindukanmu. kenapa kau pergi untuk selamanya.? maafkan aku yang tak bisa menjagamu dan putri kita dengan baik.Sekarang aku sudah menemukan putri kita,aku berjanji akan selalu menjaga dan membahagiakan nya.)"ucap tuan prabu dalam hati.tak lama tuan prabu pun terlelap dalam tidurnya.


,_____,_____,______,_______,


Pagi hari, di kediaman zie tepatnya di ruang makan semuanya telah berkumpul untuk sarapan bersama.Mang Diman, Mbok Nah, Tuan Prabu, asisten Zaki, Pak Hadi,Rizky dan juga Zie makan dengan tenang tanpa ada yang berbicara sedikitpun.


"Zie........Papi ingin bicara dengan kamu dan semuanya."ucap Tuan Prabu setelah mereka selesai sarapan.


"Baik pi........,kita bicara di ruang keluarga saja."jawab Zie.


semuanya berpindah duduk di ruang tamu tanpa terkecuali karena sepertinya ada hal penting yang akan di sampaikan oleh Tuan Prabu.


setelah semuanya berkumpul,tuan prabu pun mulai membuka suara mengutarakan keinginannya.


"zie.....papi harus segera kembali ke kota Y karena kerjaan papi tidak bisa di tinggal lebih lama lagi.Papi ingin kamu ikut bersama Papi karena kamu adalah Putri Papi.Papi nggak mau berpisah lagi dengan mu.Bagaimana menurutmu Girga, asmanah,...boleh kah saya membawa zie bersama saya.?".Tanya Tuan Prabu.


Zie terdiam mendengar keinginan sang Papi.....,zie bimbang, ia merasa berat jika harus meninggalkan rumah yang selama ini ia tinggali bersama nenek Bella, Mang Diman dan Mbok Nah.tapi ia juga tak ingin berpisah lagi dengan orang tuanya.orang tua satu satu nya yang masih ia miliki.


"Kalau saya terserah Neng zie Tuan Prabu.tidak papa jika neng zie ingin ikut bersama orang tuanya karena dari kecil neng zie belum pernah merasakan kasih sayang dari orang tua kandungnya.saya tidak akan menahan Neng zie untuk terus berada disini.kemanapun Neng zie pergi...Rumah ini tetaplah rumah neng zie,pintu Rumah ini akan selalu terbuka kapan pun neng zie mau datang lagi kemari.bukan begitu Nah???."jawab Mang Diman lalu juga menanyakan pendapat Mbok Nah.


Mbok Nah mengangguk sambil tersenyum getir.dalam hati sebenarnya ia tidak rela jika Zie anak yang selama ini ia sayangi juga meninggalkan rumah ini setelah kepergian mbak bella nya.akan seperti apa jadinya rumah ini tanpa adanya mereka? ia pasti akan merasa sangat kesepian.tanpa terasa buliran bening jatuh begitu saja dari kedua mata mbok Nah tapi degan cepat mbok nah mmenghapus air matanya.zie tau kesedihan yang mbok nah rasakan, ia berpindah duduk lalu memeluk mbok nah dengan sayang.


"jangan sedih mbok......., kalau mbok Nah gini zie jadi ikutan sedih.".ucap Zie,mbok nah mengeratkan pelukannya.


"Maafin mboh ya Neng....., mbok Nah nggak bermaksud bikin Neng zie sedih."ucap mbok Nah berusaha untuk tersenyum.


Mbok Nah memang merasa sedih tapi mbok Nah tak mau egois dengan menahan Kenzie untuk tetap tinggal bersamanya. mbok Nah juga ingin melihat zie bahagia bisa berkumpul bersama keluarganya.


mungkin mbok nah hanya membutuhkan sedikit waktu untuk membiasakan diri tanpa adanya mbak bella dan juga kenzie.


"Kapan Papi akan pergi??".tanya Zie keadaan Tuan prabu.


"siang ini,karena besok pagi papi ada pertemuan penting dengan klayen."jawab Tuan prabu.


"Boleh kah Zie tinggal di sini dulu sampai tujuh hari kepergian nenek pi?? zie juga sedang menunggu pengumuman kelulusan sekolah zie."jawab zie setelah memikirkan keinginan papinya.


"tentu saja boleh......,Nanti Papi akan datang menjemputmu setelah pengumuman kelulusan.kau bisa menikmati waktu kebersamaanu bersama Dirga, Asmanah dan sahabat sahabatmu dulu sebelum kau ikut dengan Papi."ucap Tuan Prabu dengan senyum tipis yangenghiasi sudut bibirnya.


"makasih ya pi..."jawab Zie juga tersenyum.


meskipun tuan prabu sangat ingin membawa zie bersamanya saat ini juga tapi tuan prabu lebih memilih untuk menuruti kemauan zie.bagaimanapun juga selama ini zie hidup bersama Dirga dan juga Asmanah, pasti sangat berat baginya untuk meninggalkan orang orang yang selama menjadi keluarganya.


tuan prabu benar benar sangat berhutang budi kepada mereka.entah bagaimana caranya tuan prabu untuk membalas kebaikan yang sudah mereka berikan kepada istri dan anaknya.


"Diman, Nah......saya juga mau pamit pulang dulu ya??? Rizky...,kamu teh mau ikut ayah apa gimana??"tanya Pak Hadi.


"Rizky di sini dulu ya Yah....,nanti setelah neng zie ikut Papinya.,Rizky baru pulang ke Bandung.".jawab Rizky.


"iya pak Hadi...,terimakasih sudah mau datang dan bantu bantu kemari."jawab Diman.


"sama sama Diman," jawab Pak Hadi."ya sudah kalau mau Rizky teh gitu.....,jangan ngerepotin Diman, Nah dan neng kenzie ya."pesan pak Hadi kepada Rizky.


"iya yah...."jawab Rizky.


setelah berpamitan kepada semuanya, Pak Hadi pun pergi meninggalkan kediaman lenzie, .sedangkan Tuan Prabu mengajak semuanya pergi untuk mengunjungi makam nenek bella sebelum tuan prabu juga pergi meninggalkan kediaman kenzie.


Tuan Prabu ingin berterimakasih secara langsung di atas makam nenek bella atas kebaikannya selama ini.


Tuan Prabu tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan kenzie jika waktu itu mereka tidak menemukan zie dan mamanya.


setelah pulang dari TPU,tuan Prabu dan asisten Zaki akhirnya pamit untuk pergi karena memang ada jadwal bertemu dengan klaiyen penting di luar negeri.


sebenarnya setelah dari Bali memang tuan prabu sudah ada jadwal untuk pergi keluar negeri karena memang ada bisnis disana.tapi semuanya harus di batalkan dan di jadwal ulang karena tuan prabu harus segera menemukan keberadaan putrinya.bagaimana pun juga,menemukan putrinya lebih penting dari segalanya.


.


.


.


.


***Maaf banget ya gaes........beberapa hari ini aku nggak bisa update soalnya lagi nggak enak badan. 🙏🏻


*Tuan Prabu al azhar***



*Asisten zaki



.


.


.