Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Hadiah



Zie turun dari dalam mobil zio begitu sampai di depan rumahnya.


tak lupa ia mengucapkan terimakasih karena sudah di antar pulang.


zie berpesan agar ken dan zio ikut bersamanya untuk datang ke cafe lebih awal. setelah mobil zio pergi, zie berjalan santai masuk kedalam rumah.


"assalamu alaikum......"salam zie begitu masuk rumah.


"wa alaikumsalam......."jawab mbok Nah tersenyum menyambut kedatangan zie.


Dooorr.....Doooorrr.........


"kejutaaaaannnnnn..........!!"seru semuanya.


Zie terperanjat kaget dengan suara letusan yang berasal dari balon yang di pecahkan.disana sudah ada Mang Diman, Rizky, Papi, dan juga asisten zaki.


"Papi.......??kapan Papi pulang??".seru zie dengan senangnya dan langsung menghabur keperlukan papinya begitu tuan prabu merentangkan tangannya.


"belum ada satu jam papi sampai sini.selamat atas kelulusanmu ya sayang.....,selamat karena kau juga mendapat nilai terbaik disekolah.papi sangat bangga padamu."ucap Tuan prabu sambil mencium puncak kepala putrinya dengan sayang.


"(ya allah....,seperti ini kah rasanya mempunyai orang tua.rasanya sangat bahagia dan sangat nyaman berada di pelukkannya.Terimakasih ya allah.....,kau telah **mem**pertemukan aku dengan ayahku."ucap zie dalam hati.tak terasa air matanya menetes begitu saja.


"Makasih pi....."jawab Zie sambil menganggukan kepalanya.


"sayang...kenapa menangis hmm?".kaget tuan Prabu ketika melihat air mata yang membasahi pipi putrinya.ia mengusap air mata zie dengan penuh kelembutan.


"Zie bahagia pi....sangat bahagia.makasih papi sudah kembali hadir dalam kehidupan zie."ucap zie penuh haru.


"sayang......."Tuan Prabu langsung memeluk zie kembali.ia tak mampu berkata kata lagi karena tau selama ini putrinya tumbuh tanpa kasih sayang kedua orang tuanya.kedua matanya ikut berkaca kaca melihat putrinya menangis.


tak henti hentinya tuan prabu mengucap syukur karena tuhan telah menyelamatkan zie dan sekarang mempertemukan zie kepada dirinya kembali.


"ko jadi haru begini suasananya....?bukannya kita mau ngasih kejutan ya buat neng zie.harusnya kita senang dengan keberhasilan neng zie, bukan malah sedih sedihan gini.Rizky teh jadi baper pengen ikutan nangis."suara Rizky memecahkan suasana haru yang terjadi di ruang tamu itu.


semuanya tersenyum mendengar ucapan Rizky.benar....,seharusnya semuanya berbahagia atas kelulusannya kenzie dengan nilai tertinggi di sekolahnya.


"Mbok Nah punya hadiah nii....buat Neng zie."ucap Mbok Nah sambil memberikan sebuah kado dengan bungkus berwarna pink dengan pita berwarna biru."dari warnanya aja udah menarik kan.heheheee......"ucap Mbok Nah terkekeh sendiri.


"Wah....makasih mbok.....,apa ini isinya??"tanya Zie penasaran.


"Buka aja neng......,tapi ati ati takut meledak."canda mbok nah yang membuat semuanya tertawa.


"saya juga punya kado buat neng zie.....,jangan dilihat dari harganya ya neng."ucap Rizky memberikan sebuah kado berwarna biru tanpa pita.


"Nih....kado dari mamang lebih gede dong...., hehehe.....di terima ya neng."ucap Mang Diman memberikan kotak yang cukup besar berwarna coklat seperti sebuah kotak paket.


"Yah....punya Papi kotaknya paling kecil kecil.tapi nggak papa deh. ini kado pertama papi buat putri kesayangan papi."ucap Tuan Prabu sambil berikan kotak kecil berwarna hitam dengan pita merah atasnya.


"tinggal saya nih yang belum ngasih kado."ucap asisten Zaki.


"wah....om zaki mau ngasih zie kado juga."tanya zie


"Tidak...., saya tidak akan memberikan Nona Muda kado.tapi saya mau ngasih ini buat Nona."ucap Asisten zaki tersenyum sambil memberikan buket coklat yang cukup besar.Zie tersenyum senang menerima coklat yang cukup banyak dari asisten Zaki.



"Makasih ya semuanya.......,zie nggak nyangka dapat banyak hadiah seperti ini.zie seneeeeng banget.makasih......"ucap Zie tulus.


"Ayo sekarang buka hadiahnya.mbok Nah kan juga penasaran dengan apa isi hadiah yang lain."ucap Mbok nah.


Zie tersenyum lalu mulai membuka satu persatu hadiah itu.


foto itu diambil saat mereka piknik bersama di sebuah pantai.


yang kedua zie membuka kado pemberian dari Rizky.zie tersenyum senang dengan apa yang di berikan rizky kepadanya. sebuah kotak musik krital yang sangat lucu.



Zie lalu membuka kado berikutnya yang merupakan pemberian dari Mang Diman.


kado ini cukup besar sehingga zie saat penasaran dengan isinya.


setelah berhasil di buka, zie tertawa senang melihat boneka kesukaannya yang berukuran cukup besar.ia langsung memeliknya dengan gemas.



semua nya ikut merasa senang melihat zie begitu bahagia mendapat banyak hadiah.


kini tinggal satu hadiah yang belum zie buka.sebuah kotak kecil pemberian dari sang Papi.


begitu zie membuka kadonya, zie mengeryitkan alisnya melihat apa isi didalam kado itu.zie membulatkan matanya dan menutup mulutnya yang menganga tak percaya.ia mengambil isi dari kado itu dan menunjukkan kesemua orang yang ada disana.sebuah Kunci dengan lambang kuda di tengahnya.


"ini.........".ucap Zie menggantung.


"di terima ya sayang,semoga kau suka dengan hadiahnya..."ucap Tuan Prabu.Zie tersenyum manis dan mengangguk.


"Makasih Papi....."ucap Zie berhambur memeluk sang papi.


zie mendapat hadiah pertama dari sang papi sebuah mobil mewah keluaran terbaru berwarna merah yang berlogo kuda.



"Tapi maaf ya sayang....,ini baru kuncinya dulu.mobilnya bru bisa datang besok siang."ucap Tuan Prabu tersenyum.


"iya...nggak papa pi."jawab Zie tersenyum manis.


Zie lalu memberitahukan kepada semuanya bahwa nanti malam ia akan mengadakan acara perpisahan dengan teman sekelasnya di cafe.zie mengaja seluruh keluarga untuk ikut tapi Mang Diman dan Mbok nah menolak karena itu adalah acara untuk anak muda.jadi mereka memilih untuk di rumah saja.


berbeda dengan Tuan Prabu, Papi zie ini malah bersemangat untuk ikut acara yang diadakan oleh putrinya.Tuan Prabu bahkan tak percaya jika selama ini zie memiliki beberapa cafe dan restoran mewah yang ternama di kota ini.ia tak menyangka putrinya tumbuh besar dengan baik dan mandiri.


sedangkan Rizky...,jangan di tanya lagi.ia akan mengikuti kemanapun zie pergi kecuali jika ia kesekolah.


setelah lama berbincang, Zie akhirnya pamit untuk pergi kekamarnya untuk berganti baju dan membersihkan diri karena sedari tadi ia masih menggenakan kebaya dan make up yang masih menempel di wajahnya.


tak lupa zie membawa semua hadiah masuk kedalam kamarnya yang ada dilantai dua.


setelah berganti baju dan membersihkan wajahmu, zie lalu merebahkan dirinya diatas ranjang king sizenya yang sangat nyaman.ia lalu berfikir untuk memberi hadiah sekaligus kenang kenangan untuk ken dan Zio berhubung tak lama lagi zie akan ikut dengan ayahnya.


Zie tadi juga sempat Membicarakan tentang beasiswa yang ia dapatkan untuk melanjutkan jenjang pendidikannya di perguruan tinggi yang sudah di tentukan oleh pihak sekolah.


tapi tuan prabu menolak beasiswa itu.,karena Tuan Prabu sudah berencana akan menguliahkan putrinya ke luar negeri.Tuan Prabu meminta zie untuk mengembalikan beasiswa itu ke pihak sekolah agar beasiswa itu bisa di gunakan oleh siswa siswi berprestasi lainnya yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya keperguruan tinggi.


.


.


.


.


.