Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Keyakinan Zio.



Ke esokan harinya Zie pergi ke kantor setelah menyelesaikan sarapannya dengan sang Papi. ada pertemuan dengan klien penting yang tidak bisa di wakil kan oleh Asistennya. Begitu mobil sport mewah milik Zie memasuki area perkantoran ia sudah di sambut oleh Asisten Mif, Sekertaris Andre, Asisten Rizky dan juga Sekertaris Sisi yang sudah berdiri sejajar di depan pintu masuk utama bersama empat security yang berjaga di pintu perusahaan. mereka semua menganggukkan setengah badannya memberi hormat kepada pimpinannya yang baru saja turun dari salam mobil.


"Selamat Pagi Nona......., " sapa semuanya dengan serempak seperti paduan suara saja.


"Pagi semua.... " jawab Zie menganggukkan kepalanya sambil tersenyum cantik. " silahkan kembali bekerja." Perintah Zie.


"Baik Nona..... " jawab Semuanya kembali kompak.


Zie terkekeh lalu berjalan dengan penuh wibawa masuk kedalam kantor di ikuti Asisten Mif, Sekertaris Andre , Asisten Rizky dan juga Sekertaris Sisi yang mengikuti langkah pemimpinnya dari belakang.


hampir semua karyawan memberikan hormat dan sapaan selamat pagi ketika berpapasan dengan Nona Kei. sedangkan Nona Kei membalas semua sapaan itu dengan senyum ramah disertaai anggukkan kecil kepalanya.


"Nona Kei itu sangat ramah ya?". bisik salah satu karyawannya


"selain ramah, Nona Kei juga sangat cantik dan mempesona. "sahut karyawan lainnya.


" Ya.... dia sangat berwibawa dan juga terlihat sangat elegan dan Karismatik." ucap yang lainnya juga.


"Nona Kei itu sangat tegas, disiplin dan tidak mau menerima kesalahan sekecil apapun bisa di bilang Nona Kei itu orang yang perfecksionis dalam bekerja jadi kita semua harus benar benar bekerja dengan baik dan teliti jika tidak mau terkena amarahnya." sahut yang lainnya.


"Kalau begitu tunggu apa lagi? ayo kita kembali bekerja."


semua karyawan di lobby yang membicarakan pemimpinnya yang baru saja lewat di depan mereka itu pun kembali kemeja kerja masing masing.


setelah Zie sampai di depan pintu lift, dengan sigap Asisten Mif memencet tombol untuk membukakan pintu lift.


" Nona maafkan saya karena belum sempat menjenguk nona." ucap Asisten Mif begitu mereka semua masuk kedalam lift yang sama yang akan membawa mereka naik ke lantai atas.


"iya Nona, saya juga minta maaf karena belum sempat menjenguk Nona. " sekertaris Sisi juga ikut berkata.


"saya juga minta maaf Nona." ucap Asisten Rizky menambahi.


"Kami semua minta maaf karena belum sempat menjenguk Nona. " ucap sekertaris Andre.


mereka semua sudah tau bahwa Nona Bosnya kemarin menjadi korban penculikan. hanya aja mereka sangat sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga belum sempat menjenguknya karena mereka mempunyai tanggung jawab yang besar di perusahaan selama pemimpin mereka tidak ada di tempat.


"tidak apa apa....., lagi pula saya baik baik saja sehingga hari ini bisa kembali bekerja. saya justru sangat berterimakasih kepada kalian semua karena sudah menghandle semua pekerjaan saya selama saya tidak hadir disini. terimakasih kalian semua sudah bekerja dengan sangat baik. saya bangga memiliki kalian di perusahaan ini. " ucap Zie dengan tulus.


Zie beruntung memiliki orang orang hebat seperti mereka. perusahaannya bisa berkembang dengan pesat dalam waktu yang cukup singkat berkat kerja sama dari mereka semua.


"Ah... si Bos bisa ae....., jadi tersanjung deh gue." jawab sekertaris Andre dengan mode candanya. "kami kan hanya mengikuti bagaimana sepak terjang Bos kami dalam bekerja. kami mempunyai kemampuan seperti sekarang ini ya berkat bos juga yang selalu mengarahkan kami." ucap sekertaris Andre lagi.


"Betul itu neng..... " sahut Rizky sedangkan Mif dan Sisi menganggukkan kepalanya membenarkan perkataan Andre.


"bisa ae kalian...., pokoknya gue sangat berterimakasih sama kalian semua dan gue bakal ngasih kalian bonus 2x lipat sebagai rasa terimakasih gue buat kalian berempat." ucap Zie tersenyum manis.


"Seriusan Bos.....??" tanya Rizky dengan wajah berbinar senang.


"serius lah...masa gue bohong. " jawab Zie.


"Asyik......makasih ya bos. lo emang bos gue yang paling the best. " ucap Andre tak kalah senang sambil mengacungkan dia jempolnya.


"makasih Nona Bos." ucap Sisi tersenyum senang. ia sungguh beruntung bisa bertemu dengan Zie yang sangat membantu perekonomian keluarganya yang kala itu sangat kekurangan.


"Makasih ya Neng, sering sering aja kaya gini. " ucap Rizky sambil terkekeh.


"Terimakasih Nona.... " ucap Mif juga tersenyum.


"sama sama.....," jawab Zie yang tak kalah senang.


mereka sangat bersyukur memiliki Bos sekaligus teman yang sangat baik seperti Zie.


Hari ini Zie memiliki dua jadwal meeting di luar kantor dengan klean penting yang akan melakukan kerja sama dengan perusahaannya. semua berkas yang akan digunakan untuk meeting nanti sudah di siapkan oleh Asisten Mif sehingga Zie hanya perlu mempelajarinya saja.


..., ______, _______, _______, ...


Di tempat lain tepatnya di ruang C.E.O perusahaan Abraham, Zio sedang membahas masalah kerja sama yang sedang mereka jalankan bersama Ken.


setelah pembahasan itu selesai, keduanya lalu duduk santai sambil menikmati kopi di ruangan itu.


"Ken...., kayanya gue bakal nembak Zie lagi dalam waktu dekat ini." ucap Zio setelah meneruput kopinya.


"kenapa gitu....?? " tanya Ken yang sebenarnya kurang setuju dengan apa yang akan Zio lakukan itu.


"Gue masih sayang banget sama Zie, gue nggak mau ada orang lain ngambil Zie dari gue. lo lihat sendiri kan, banyak cowok di sekeliling Zie yang menyukainya. gue nggak mau ada orang yang ngeduluin gue" ucap Zio.


"Lo yakin mau nembak Zie lagi?? inget Yo..., kalian udah putus. bahkan elo sendiri yang udah ninggalin Zie. gue sih nggak yakin kalau Zie bakal mau balikan lagi sama lo." ucap Ken mengingatkan.


"kok lo ngomongnya gitu sih?? harusnya lo dukung dong sahabat lo yang mau balikan lagi." ucap Zio kesal.


"ya lo pikir aja sendiri....., lo kan yang udah nyakitin Zie. emangnya dia mau balikan sama lo lagi? " tanya Ken.


"gue yakin..., gue yakin di dalam hati Zie masih ada gue. buktinya sampai sekarang Zie masih sendiri. bahkan kalung pemberian gue aja masih dia pakai sampai sekarang Ken. gue yakin sebenarnya Zie masih sayang sama gue. " ucap Zio penuh keyakinan.


"(gue nggak tau harus dukung Zio buat balik lagi sama Zie apa enggak. gue nggak yakin Zio bisa bahagiain Zie. bahkan Zio lah orang pertama yang udah bikin hati Zie terluka. gue yakin Zie sampai sekarang masih sendiri bukan karena masih sayang sama Zio, tapi dia masih merasa takut tersakiti lagi jika membuka hatinya kembali. kasihan Zie....) " batin Ken.


"Serah lo deh....., tapi kalau gue jadi Zie sih ogah banget balikan sama lo. " ucap Ken mengejek.


"yee..... s*alan lo..... ".ucap Zio terkekeh.


Zio sudah bertekat akan mengungkapkan kembali isi hatinya kepada Zie. ia yakin Zie sebenarnya masih sayang dengannya apalagi Zio masih melihat kalung berliaontin imisial Z memberiannya itu masih terpasang cantik di leher jenjang Zie.


"(*gue sayang banget sama lo Zie. semoga saja lo masih mau balikan lagi sama gue. gue janji akan selalu ngebahagian lo selamanya.) " batin Zio.


.


.


.


.


Bersambung.......


.


.


.


.


Hay... hay... hay....... ada yang udah kangen sama Kenzo, Kenzie & Kenzio ya?? 😃


ok deh..., aku balik lagi buat nerusin cerita ini sampai tamat nanti.


makasih ya yang udah setia menanti... 😘😘*