
Malam sudah berganti pagi, baik Zie, Andre, Asisten Zaki dan juga Tuan Prabu kini sudah berada di restoran mewah untuk sarapan bersama. sesuai rencana hari ini mereka semua akan jalan jalan mengunjungi tempat wisata yang ada di negara itu.
"Pagi semua.....," sapa Darren yang baru saja datang menghampiri meja yang di duduki Zie dan yang lainnya.
"Pagi....., kamu ko pagi pagi begini sudah ada disini?? ". jawab sekaligus tanya Tuan Prabu.
"Pagi kak....... " jawab Zie tersenyum manis sedangkan Andre dan Asisten Zaki hanya tersenyum dan mengangguk.
"Iya om....., Darren sengaja cek in di sini juga biar bisa ikut om dan yang lainnya jalan jalan hari ini. boleh kan?? ". tanya Darren lalu duduk di kursi kosong sebelah Zie.
" Boleh dong......, Om malah seneng jadi makin ramai nanti. " jawab Tuan Prabu.
"ikut sarapan bareng boleh juga kan ya??. " tanya Darren sambil tersenyum kecil.
"Boleh boleh...., ayo silahkan pesan menu yang kamu mau. " jawab Tuan Prabu tersenyum tipis.
Darren lalu memanggil pelayan untuk memesan sarapannya.
setelah semuanya selesai sarapan, mereka semua langsung beranjak pergi untuk menikmati keindahan kota itu.
di musim semi, terlihat banyak bunga dari berbagai jenis mulai bermekaran yang terlihat sangat indah penuh warna warni. udara di sana masih terasa sejuk karena masih adanya sisa sisa salju yang terhampar di mana mana menambah keindahan tersendiri di kota itu.
objek wisata pertama yang akan mereka datangi adalah Cheongsando island untuk mengikuti festival jalan santai menikmati keindahan alam yang tersaji di pulau kecil itu mulai dari tanaman di persawahan yang di bentuk terasering hingga keindahan bunga canola kuning yang bermekaran serta pemandangan laut yang sangat indah.
Cheongsando island merupakan salah satu objek wisata yang banyak di minati para wisatawan yang datang ke negara K.
setelah menempuh berjalan dengan menggunakan dua buah mobil akhirnya rombongan mereka sampai di tempat tujuan. Zie dan Andre langsung turun dari dalam mobil dengan menyunggingkan senyum ceria melihat indahnya pemandangan di sana. di susul dengan Darren yang memang satu mobil dengan mereka. sedangkan Tuan Prabu menaiki mobil yang satunya bersama Asisten Zaki.
"Wah.... sumpah ini bagus banget pemandangannya Zie...., Keren. " ucap Andre dengan gembiranya.
"Iya....., indahnya, kita foto bareng dulu An.... " ajak Zie langsung mengeluarkan HP nya untuk mengambil gambar mereka berdua.
"Sini...., kakak fotoin.... " ucap Darren lalu mengambil alih HP yang ada di tangan Zie.
kedua gadis itu mengambil foto berkali kali dengan berbagai gaya dan hasil bidikan kamera dari tangan Darren sangat memuaskan karena kedua gadis itu memang pandai berpose di tambah keindahan pemandangan alam yang sangat mendukung menjadikan foto foto sangat bagus.
"Papi juga mau ikut foto.....," sahut Tuan Prabu lalu berjalan menghampiri Zie dan Andre. "ayo Zak kita foto bersama dengan mereka. "ajak Tuan Prabu kepada Zaki.
" tidak Tuan terimakasih..., biar saya saja yang menjadi fotografernya. "tolak Asisten Zaki secara halus lalu mengambil alih hp Zie agar Darren juga bisa ikut bergabung untuk berfoto bersama yang lain.
Setelah berkali kali mengambil gambar, Asisten Zaki menyerahkan HP milik Zie kembali. tapi Zie kembali mengambil gambar dengan menggunakan tongsis milik Andre sehingga mereka semua bisa berfoto bersama termasuk Asisten Zaki.
Puas berfoto ria, mereka akhirnya mengikuti Festival jalan santai dan berbaur bersama pengunjung yang lain untuk berjalan mengelilingi pulau kecil itu sambil menikmati keindahan alam. tak jarang Darren mengambil foto berdua saja dengan Zie karena memang keduanya berjalan paling belakang dalam rombongan Tuan Prabu.
Dari Cheongsando Island mereka langsung menuju objek wisata kedua yang akan mereka kunjungi yaitu Gwangyang Maehwa Village untuk menyaksikan keindahaan bunga plum berwarna putih. banyaknya bunga plum yang sebagian besar berwarna putih ini menyebabkan Gwangyang Maehwa Village tertutup warna putih seperti kota bersalju yang sangat indah dan sangat menarik untuk di saksikan. namun bukan itu saja yang menjadikan Gwangyang Maehwa Village menjadi salah satu objek wisata yang banyak di minati pengunjung, sebab di sana juga ada Festival lain seperti aktivitas menanam buah plum, membuat meesil gangjeong atau kue dari buah Plum.
mereka tidak melewatkan kesempatan untuk kembali mengambil foto bersama di objek wisata yang sangat indah itu, mereka juga makan siang di sana sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke hotel karena sudah cukup merasa lelah seharian jalan jalan.
"Om....., bolehkan Darren mengajak Zie ke suatu tempat?? ". tanya Darren meminta ijin kepada orang tua sangat kekasih.
tentu saja Darren ingin menghabiskan waktu hanya berdua dengan Zie. masih banyak destinasi wisata di kota itu yang belum mereka kunjungi.
" Apa kamu tidak lelah sayang?? ". tanya Tuan Prabu kepada putrinya memastikan.
" Tidak Pi...., Zie masih mau jalan jalan menikmati keindahaan alam di sini bersama Kak Darren. " jawab Zie penuh semangat.
"Baik lah kalau begitu...., kalian boleh pergi tapi jangan pulang terlalu malam. " ucap Tuan Prabu memberi ijin.
"Terimakasih Om..... " ucap Darren.
"Andre...., lo mau ikut kita nggak...?? ". tanya Zie kepada Sekertatisnya.
Andre yang sangat tahu bahwa sepasang kekasih ini ingin menghabiskan waktu berdua pun langsung menolak ajakan Zie.
" nggak ah...., gue udah capek. " jawab Andre.
"Ya udah..., kalau gitu Zie pergi sama Kak Darren dulu ya Pi.... " Pamit Zie yang di anggukki kepala oleh Papinya sambil tersenyum tipis.
Zie pergi bersama Darren dengan menggunakan mobil yang tadi sedangkan Andre ikut masuk kedalam mobil yang di naiki Tuan Prabu dan Asistennya. meski ia merasa canggung berada satu mobil dengan Tuan Prabu tapi ia cukup pengertian dengan memberi waktu untuk berdua bagi sepasang kekasih yang sudah beberapa hari terakhir tidak bertemu. mobil mereka akhirnya terpisah karena tujuan mereka yang memang berbeda arah.
"ini sangat cantik sekali kak....... " ucap Zie begitu sampai di lokasi yang mereka tuju. kedatangan mereka langsung di sambut dengan keindahan bunga sakura berwarna pink yang sedang bermekaran di sepanjang jalan.
"kamu suka......?? " tanya Darren tersenyum tampan sambil menoleh kearah Zie.
"Suka banget..... " jawab Zie yang masih memandangi jalan di depannya dengan penuh kekaguman.
"Ayo turun..., kita jalan kaki di bawah pohon bunga sakura. " ajak Darren.
Zie mengangguk menurut, ia turun dari dalam mobil setelah Darren membukakan pintu untuknya. keduanya lalu melangkah menyusuri jalan sambil bergandengan tangan menikmati keindahan bunga sakura.
"katanya..., jika ada pasangan yang melewati jalan ini, mereka akan saling jatuh cinta dan menjadi pasangan yang abadi loh.... " ucap Darren memberi tahu.
"memang benar begitu ya Kak....?? ". tanya Zie yang memang tidak tau.
" katanya sih begitu....., tapi Kakak harap itu bisa menjadi kenyataan karena kakak mau kita menjadi pasangan yang abadi selamanya. " jawab Darren yang di aamiin ni oleh Zie.
Di tempat lain tepatnya di sebuat apartemen, Arrion sedang duduk bersantai di balkon sambil menikmati secangkir teh panas. ia sedang memikirkan Zie yang sudah beberapa hari ini tidak ada kabar sama sekali. tiba tiba HPnya berdering menandakan ada panggilan telepon.
"Hallo...... " ucap Arion begitu mengangkat telepon itu.
"Maaf Tuan....., saya hanya ingin memberitahukan bahwa besok anda ada pertemuan penting dengan klien kita yang berasal dari Perusahaan MK group di Negara N untuk membahas kerja sama. " ucap Asisten pribadi Arion yang bernama Chen.
Arion terdiam untuk sesaat, beberapa waktu lalu perusahaan MK group tampat ia bekerja dulu bersama Zie memang mengajukan proposal kerja sama dengan Perusahaannya untuk pembangunan resort dengan fasilitas bertaraf internasional. Arion meminta pihak dari Perusahaan MK Group untuk menemuinya secara langsung guna membicarakan kerja sama tersebut sebelum tanda tangan kontrak.
"Baiklah..... jam berapa pertemuannya...?? " tanya Arion.
" Nona Kei meminta pertemuannya besok jam 10 pagi Tuan. " jawab Asisten Chen.
"Nona Kei.....?? jadi yang akan menemuiku bukan Tuan Ma....?? ". tanya Arion.
" Iya Tuan...., perwakilan yang datang dari MK group adalah Nona Kei bukan Tuan Ma. yang saya dengar Nona Kei berparas cantik dan memiliki kemampuan yang lebih tinggi di banding Tuan Ma. " jawab Chen.
"(apa apaan ini....., kenapa mereka malah mengirim perempuan untuk membahas kerja sama ini?? apa mereka bermaksud mendapatkan kerjasama ini dengan cara yang kotor??) ". batin Arion tidak suka.
Arion yang memang tidak suka berdekatan dengan wanita tentu merasa keberatan. sudah banyak klien yang menggunakan cara kotor dengan mengirim wanita cantik dan seksi untuk menggodanya agar mendapatkan proyek kerjasama dengan perusahaannya.
setelah di pikir pikir, Arion akhirnya memutuskan untuk menyerahkan semuanya kepada Asistennya.
"Chen....., aku serahkan semuanya padamu. kau tentu tau apa yang aku mau. aku tidak suka jika berurusan dengan wanita. " ucap Arion.
meskipun Nona Kei berasal dari Perusahaan di mana dulu ia dan Zie bekerja bersama, tapi Arion sama sekali belum pernah melihat seperti apa Nona Kei itu. lebih baik urusan itu biar Asistennya saja yang menyelesaikan karena ia terlalu malas jika berhubungan dengan wanita yang ujung ujungnya hanya bisa mengandalkan rayuan untuk mendapat kerja sama.
"Baik Tuan....., bolehkah saya mengubah jadwal pertemuannya?? ". tanya Chen memastikan.
Chen yang memang seorang casanova tentu dengan senang hati menerima tugas dari Tuannya. baginya sudah hal biasa Tuannya melimpahkan pekerjaan untuknya jika menghadapi klien wanita seperti yang sudah sudah.
" Terserah kau saja..... " jawab Arion.
Chen memang salah satu orang kepercayaan Arion. meskipun Asistennya itu suka bermain wanita tapi ia sangat bisa di andalkan dalam bekerja.
.
.
.
.
Bersambung......
.
.
.
.