
Hari ini adalah hari pertama Zie masuk kerja ke dalam perusahaan MK Group. tapi buka pemimpin utama yang akan Zie duduki melainkan bagian Cleaning service yang akan menjadi tempat kerja baru untuk Zie. sesuai permintaan Zie waktu itu, Mif telah mengatur semuanya dan meminta bagian HRD untuk menempatkan Zie di bagian itu. sama seperti Mif, bagian HRD pun di buat kaget dengan kemauan Pemimpin utama Perusahaan MK Group. tapi mau bagaimana lagi karena ini kemauan pemimpin itu sendiri jadi sebagai bawah hanya menurutinya saja. Mif juga meminta bagian HRD untuk merahasiakan siapa Zie sebenarnya termasuk kepada kepala bagian Cleaning Servis.
tidak semua karyawan mengetahui dan mengenal siapa dan seperti apa Nona Kei. hanya jajaran dewan direksi dan semua orang-orang yanga mempunyai jabatan tinggi di perusahaan saja yang sudah sangat mengenal bagaimana dan seperti apa Nona Kei, bahkan mereka semua sudah beberapa kali mengikuti rapat bersama Nona Kei. menurut mereka Nona Kei lebih tegas dan berwibawa di banding Tuan Ma. Nona Kei sangat Jeli dan tidak menerima kesalahan sedikitpun jadi sebelum mengikuti rapat bersama Nona Kei, semua anggota harus benar benar menyiapkan semua berkas rapat dengan sempurna tanpa ada celah kesalahan sedikitpun. meskipun menegangkan tapi semuanya merasa sangat puas dengan kinerja Nona Kei yang sangat luar biasa.
"Sayang...., tumben pagi pagi sudah rapi, mau kemana??" Tanya Papi yang melihat putrinya berpenampilan rapi tidak seperti biasanya.
Zie, Papi dan Marvin sedang sarapan bersama di ruang makan sebelum berangkat ke kantor.
"Hari ini Zie mau ke kantor pi....." jawab Zie.
"Lo ko nggak bilang sama gue kalau hari ini mau ke kantor?? apa ada rapat dadakan??".tanya Marvin.
biasanya memang seperti itu, Zie akan datang ke kantor jika ada rapat penting saja. selebihnya ia menghandle pekerjaan kantor melalui Mif dan laptop,
tidak hanya para kepala bagian yang mengikuti rapat bersama Zie merasa tegang. bahkan pemimpin kedua perusahaan itu pun juga merasa sama halnya. Bisa kalang kabut karyawannya jika Zie mengadakan rapat dadakan tanpa persiapan yang matang.
"tidak....., gue cuma lagi pengen aja ke kantor." jawab Zie.
"oh....." jawab Marvin dengan perasaan lega.
Mereka lalu memulai sarapannya tanpa bersuara. hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu yang beradu dengan piring.
setelah selesai Zie, Papi dan Marvin pun berangkat ke kantor.
Papi berangkat bersama Asisten Zaki yang sudah siap sedia dengan mobilnya. Marvin menggunakan mobil sport berwarna putih sedangkan Zie Menggunakan Motor sport kesayangannya. mereka pergi ke kntor dengan menggunakan kendaraan masing masing.
Brummm.....Brummmm........
Zie barusan saja memasuki basement khusus tempat Parkir sepeda motor karyawan perusahaan. ia mensetandarkan motor sport nya lalu membuka helm full facenya. rambut panjangnya langsung terserah begitu helm itu lepas dari atas kepalanya. Zie lalu menggulung asal rambutnya keatas yang selalu menjadi ciri khas Zie sejak dulu. setelah itu Zie mengeluarkan Hp nya untuk menghubungi seseorang.
"(cewek ini lagi??? kenapa aku jadi sering ketemu sama dia sih.)" ucap seseorang dalam hati.
Orang yang hampir menabrak Zie waktu iyu ternyata bekerja di perusahaan MK Group. orang itu melirik Zie sebentar lalu berjalan melewati Zie begitu saja dengan gaya coolnya. tapi sayangnya, gaya itu tidak menarik perhatian Zie sedikitpun yang membuat orang itu makin penasaran dengan Zie.
"Hallo Mita, tolong suruh bagian HRD buat jemput gue di basement sekarang dan tolong bawain seragam CS gue." perintah Zie begitu telepon tersambung.
"Baik Nona...." jawab Mif patuh.
Zie lalu mematikan Hpnya dan memasukkan kembali kedalam tasnya.
tidak berapa lama Mif datang menghampiri Zie bersama kepala bagian HRD.
"Nona....." sapa keduanya lalu membungkukkan setengah badannya memberi hormat kepada Zie.
"Ini seragamnya Nona." ucap Mif memberikan paper bag kepada Zie dan Zie menerimanya. "Pak Adi tolong Antar Nona Zie ke bagian Cleaning Servis." Perintah Mif.
"Baik Tuan....," jawab Pak Adi yang merupakan kepala bagian HRD. "Mari Nona saya antar ke bagian Cleaning Servis." ucap Pak Adi gugup.
bagaimana tidak gugup jika berhadapan langsung dengan Pemimpin perusahaan yang sangat di segani oleh semua bawahannya. Pak Adi berharap semoga karyawannya tidak membuat kesalahan apapun yang membuat Nona Kei murka.
Pak adi mengantar Zie ke ruang kepala bagian Cleaning service setelah mengantar Zie ke toilet wanita untuk berganti pakaian terlebih dahulu.
"Tok...tok...." Pak adi mengetuk ruangan itu beberapa kali hingga terdengar suara sahutan yang menyuruhnya masuk.
"selamat pagi bu Widi..." sapa Pak Adi.
Bu Widi adalah seorang ibu ibu beranak dua yang menjabat sebagai kepala bagian Cleaning servis disana.
"Selamat pagi pak Adi...., silahkan duduk, ada yng bisa saya bantu?." jawab Bu Widi dengn ramah. Pak Adi duduk di depan meja kerja Bu widi. sedangkan Zie masih tetap berdiri.
"Saya datang untuk Mengantar No...Nona.......".ucap Pak Adi gugup ketika memperkenalkan Zie kepada kepala bagian CS. sebelum salah menyebut nama Kenzie langsung memotong ucapan Pak Adi.
"Kenzie...Nama saya Kenzie. " ucap Zie memperkenalkan diri.
"Baik lah Kenzie, saya Bu Widi kepala bagian CS. kamu bisa ikut saya sekarang. saya akan manunjukkan dimana tempat kerja kamu." ucap Bi widi ramah tapi tegas.
"Baik Bu...." jawab Zie singkat.
"kalau begitu saya pamit untuk kembali bekerja." ucap Pak Adi lalu beranjak datu duduknya.
Pak Adi membungkukkan setengah badannya memberi hormat kepada Zie sebelum keluar ruangan Bu Widi yang membuat Bu Widi heran melihatnya.
"(kanapa Pak Adi memberi hormat seperti itu?? kaya ketemu atasan aja.)" ucap Bu Widi dalam hati.
"(Duh...kenapa juga pak adi memberi hormat begini? gue harus bilang sama Mif untuk menegur Pak Adi agar bersikap biasa saja sama gue.)" gumam zie dalam hati
Zie mengikuti Bu Widi yang berjalan menuju tempat kerja barunya. disana sudah ada dua cewek dan satu cowok yang bekerja sebagai CS. Zie mengenali satu cewek yang tak lain adalah Dona, yang cowok adalah orang nyebelin yang hampir menabrak Zie waktu itu dan yang cewek satu lagi Zie tidak mengenalnya.
"(ketemu lagi dengan orang menyebalkan)" gumana Zie dalam hati.
"Dona, Sisi, Arion kenalin dia adalah teman kerja kalian yang baru namanya Kenzie, tolong kalian bantu dia dan kasih tau apa saja yang harus dia kerjaan." ucap Bu Widi kepada tiga anak buahnya.
"Baik Bu......" jawab Ketiganya.
"ok...., selamat bekerja ya Kenzie, semoga kamu betah disini." ucap Bu Widi ramah.
"Baik Bu...Terimakasih." ucap Zie.
Bu widi pun pergi keruangannya untuk kembali bekerja.
"(ck....males banget gue ketemu dia disini, mana kerja bareng gue lagi. s*al)" umpat Dona dalam hati.
"Hay Kenzie, kenalin aku Sisi, dia Dona dan Oppa Korea itu namanya Arion Selamat bergabung di team kami." sapa Sisi ramah.
Berbeda dengan Dona yang wajahnya terlihat sangat tidak suka dengan Zie. Dona tidak akan pernah lupa dengan Kenzie orang yang sudah merebut Dev dari dirinya. sedangkan Arion, dia tetap memasang wajah sinisnya sama seperti saat pertama kali bertemu dengan Zie.
"Hay.... aku Kenzie, kalian bisa memanggilku Zie." sapa balik Zie tersenyum tipis kearah Sisi.
"kembali bekerja, nggak usah tebar pesona.!" ucap Dona ketus lalu melengos pergi untuk memulai pekerjaan.
"ucapan Dona Jangan di ambil hati ya Zie, dia emang kaya gitu." Sisi menenangkan perasaan Zie. Zie hanya mengangguk dan tersenyum. "Ayo Zie, aku kasih tau apa saja yang harus kita kerjakan tiap hari disini." ajak Sisi lalu menggandeng lengan Zie seolah sudah berteman baik.
Zie hanya mengikuti Sisi dan melihat apa saja yang sisi lakukan. zie mendengarkan dengan baik semua yang dijelaskan oleh sisi hingga ia paham apa saja yang harus Zie kerjakan. Zie mengerjakan pekerjaannya dengan baik hingga tidak terasa jam istirahat pin tiba.
"(langsung paham, cukup cekatan, tidak manja dan tidak banyak bicara. Menarik juga....)" Gumana Arion dalam hati menilai kepribadian Zie.
"Rion....., istirahat duluan yuk...." suara ajakan Dona menyadarkan Arion dari lamunanya.
"kamu duluan saja,". jawab Arion sinis yang membuat Dona mendengus kesal dan akhirnya mengajak sisi untuk istirahat bersama seperti biasa. jam istirahat mereka memang di jadwal untuk saling bergiliran sehingga tidak bisa istirahat bersama sama sekaligus.
Arion yang sifatnya pendiam tidak begitu dekat dengan Dona maupun Sisi meskipun sudah beberapa bulan kerja bareng. Arion tau Dona adalah salah satu anak geng motor tapi Dona tidak tau siapa Arion karena Arion hanya datang ke arena balap untuk sekedar nongkrong dan menonton balapan dengan teman temannya. ia tidak pernah ikut balapan atau menonjolkan diri di tempat balapan sehingga tidak banyak yang kenal dengan dirinya.
"tililit....tililit........." suara telepon di bagian Zie bekerja berbunyi.
disana memang tersedia dua telepon yang biasa di hubungi para atasan untuk memerintah OB atau OG untuk mneyuruh membuatkan minum atau membelikan makanan.
Zie yang melihat Arion duduk diam pun berinisiatif untuk menerima teleponnya.
"Rion.... ini Pak Adi bagian HRD, tolong belikan makan siang untuk saya ya......" ucap orang di seberang telepon. biasanya Arion yang selalu membelikan makan siangnya sehingga Pak adi langsung berbicara seperti itu.
"Baik Pak Adi...., makan siang apa yang bapak mau?". tanya Zie.
"Ya Pak Adi, Bapak mau saya belikan apa untuk makan siang.?". tanya Zie sekali lagi.
"(mati aku, mana berani aku nyuruh nyuruh pimpinan utama perusahaan.)" gumam pak Adi dalam hati.
"Ma maaf No Nona, dimana Arion?" tanya Pak Adi gugup.
"Arion sedang istirahat, pak Adi bisa menyuruh saya kalau mau." ucap Zie sambil menahan tawanya, ia sangat tau bahwa Pak Adi merasa gugup sekaligus takut.
merasa namanya disebut, Arion pun memandang heran kearah zie. melihat ekspresi anak baru ini yang sepertinya sedang menahan tawa ia pun mendekat kearah Zie karena penasaran dengan apa yang di bicarakan oleh pak Adi kepada Zie.
"Ti tidak jadi No Nona..., terimakasi....., nanti sa saya mau makan siang diluar saja. selamat siang....." ucap Pak Adi takut setengah mati.
Zie lalu menutup telponnya sabil kerkikik karena tidak tahan untuk tidak tertawa.
"Hey anak baru, ada apa dengan Pak Adi??". tanya Arion penasaran. Arion yang sedari tadi tidak berbicara sedikitpun akhirnya mengeluarkan suaranya.
"minta di belikan makan siang." jawab Zie jujur
"mau makan apa?? biar saya saja yang belikan." Tanya Arion.
"nggak jadi." jawab Zie singkat.
"maksudnya??". tanya Arion bingung.
"Tadi memang minta di belikan makan siang, tapi nggak jadi karena aku yang angkat teleponnya." jawab Zie menjelaskan.
"Kenapa begitu??". tanya Arion lagi. Zie memandang bingung kearah Arion karena tumben tumbenan dia mau berbicara padahal sedari tadi tidak mengeluarkan suaranya sedikitpun. "Kenapa liat liat, saya tau saya ganteng." jawab Arion dengan PDnya.
Wajah Arion memang sangat tampan, banyak karyawan disini yang tergila gila dengan Arion semenjak pertama kali masuk kerja. Sayangnya Arion selalu bersikap dingin, cuek dan pendiam sehingga para Fans nya merasa lelah sendiri karena tidak ada respon sama sekali dari Arion.
"Dih....Percaya diri sekali anda!?! tanya sendiri sana sama orangnya!!." jawab Zie jengah yang membuat Arion terkekeh.
Zie sudah terbiasa menghadapi para pria yang narsisnya setinggi langit dan sekarang bertambah satu lagi pria narsis yang ada di sekitar Zie yaitu Arion
"(ganteng kalau lagi senyum gini.)" gumam Zie dalam hati yang secara tidak sadar membenarkan ucapan Arion Barusan.
Kini saatnya Zie dan Arion yang mendapat giliran untuk istirahat karena Dona dan Sisi sudah kembali untuk menggantikan mereka. Zie bersama Arion berjalan menuju Kantin perusahaan yang ada di Basement gedung. setelah memesan makanan masing masing mereka mencari bangku kosong dan duduk bersama disana. suasana di kantin masih sangat ramai karena ini masih jam istirahat, disana juga banyak orang orang yang berseragam sama dengan Zie. Zie makan siang tanpa mengeluarkan suaranya seperti biasa begitupun dengan Arion.
"(kalau diliat liat sepertinya dia berasal dari keluarga kaya tapi kenapa bekerja sebagai cs ya?)" begitulah isi pikiran Zie dan juga Arion.
Keduanya memiliki pemikiran yang sama setelah menelisik satu sama lain. tapi mereka sama sama enggan untuk menanyakan sesuatu yang menurut mereka bersifat pribadi karena takut di kira Kepo.
.
.
.
.
Bersambung.....
.
.
.
.
Bonus Visual
* Dona
*Sisi
*Arion
*Kenzie
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Hallo hay.... temen temen reader setia Kenzo, Kenzie & Kenzio, apa kabar..??
Mohon maaf ya belum bisa up banyak banyak tapi aku usahain nih buat perpanjang cerita di tiap bab nya. udah dari kemarin kemarin sih aku perpanjang. berasa nggak??heheee......
Terimakasih yang sudah mendukung karya aku sampai saat ini. pokokknya You all the best*** 😘
.
.
.