Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Menggagalkan Niat Jahat



Pagi ini....zie berangkat sekolah bersama Kenzo & Kenzio.sesuai hukuman yang harus di jalani Zio.mulai hari ini untuk satu mingguan kedepan ia harus menjadi pelayang setia untuk Ken & zie. ini baru awal dari hukuman itu dengan menjemput ken & Zie untuk berangkat sekolah.Zie juga meminta di bawakan bekal makanan dan minuman oleh Zio untuk di bawa kesekolah.entah apa lagi yang akan zio lakukan atas perintah Zie nanti.


sesampainya di sekolah, zie turun dari mobil setelah di bukakan pintu oleh Zio.


lalu zio membawakan tas milik Ken & Zie menuju kelasnya.


beruntung mereka sampai di sekolah masih agak pagi jadi masih sedikit murid yang sudah datang di sekolah.setelah duduk di kursinya Zio memberikan bekal makanan yang Zie pesan kepada Ken.karena ia harus berpura pura masih marahan denga Zie di depan cerry.


Bell sekolah pun berbunyi,semua murid masuk ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran seperti biasa.sedangkan cerry, sejak datang kesekolah ia selalu menempel kepada Zio hingga bell istirahat berbunyi.Cerry dan Zio lebih dulu keluar dari kelasnya menuju kantin.


berbeda dengan Ken & Zie yang masih duduk di dalam kelas.


"Zie.....kapan gue bisa liat lo nyuruh nyuruh Zio kalau kalian saja masih marahan.nggak asyik ah....."ucap Ken.


"Lah...lo juga bisa kali nyuruh nyuruh dia.sok coba aja lo suruh dia beli es jeruk 2 suruh bawain ke roftop aja skalian kita makan disana,."_jawab Zie.


"ok....,gue coba ya.....??"ucap Ken lalu mengetik sebuah pesan kepada Zio.


"udah??"tanya zie dan Ken mengangguk."kita ke roftop sekarang.".ajak zie.


zie berjalan bersama Zio sambil menenteng bekal menuju roftop.setelah sampai di sama keduanya duduk di sofa panjang yang sudah usang yang ada di sana.tak lama, zio datang membawa pesanan mereka dan langsung bergabung duduk di tengah tengah antara ken & Zie.


"wah....minumnya ada tiga nih....,beli dua Bonus satu ya??"tanya Ken.


"mana ada bonus..,yang satu buat gue lah,"sahut Zio mengambil minuman itu lalu meminumnya."mana bekalnya, keluarin dong."tanya Zio.


"ini kan bekal jatah gue sama Ken. lo bukannya udah kekantin tadi sama cerry??"tanya zie sambil mengeluarkan dua tempat makan.


"iya..,gue emang kekantin sama dia.abis itu gue kabur.pamit ke toilet padahal gue tinggal kesini.males banget gue deket deket sama cerry"jawab Zio terkekeh.


"pinter banget ya lo.......,kemarin yang marah marah siapa tuh waktu cerry dilarang deket deket sama lo."ucap Ken.


"ya gue kan nggak tau alasannya zie, waktu itu."jawab Zio ngeles.


"dan jangan lupa juga,lo masih jadi pelayan gue ya."ucap zie.


"iya iya......."jawab Zio manyun.


"sekarang suapin gue dong."suruh Zie kepada Zio.


"ya ampun....belom puas apa lo dari pagi udah nyuruh nyuruh gue mulu."gerutu Zio.


"Belom........"jawab zie santai sambil memainkan phone cell nya. tanpa protes lagi...zio membuka tempat makan dan mulai menyuapi zie.Ken hanya tersenyum melihat ketakutan kedua sahabatnya itu.


"Apa....Lo mau gue suapin juga?."tanya Zio kepada Ken.


"ih.....ogah...yang ada nafsu makan gue langsung ilang ntr."jawab Ken langsung memakan makanannya.


"Bagus deh........"ucap Zio lalu menyuapi zie lagi.


Zio menyuapi Zie dengan telaten.setiap habis menyuapi zie,ia juga menyuapi dirinya sendiri hingga makanan itu habis tak tersisa.sesekali Zio juga menyendok makanan milik Ken.ketiganya makan dengan saling berbagi satu sama lain.


"enak juga ya makan bareng kaya gini....,besok lagi ya???"ucap Zio sambil menghabiskan minumannya.


"boleh aja...nanti lo bawa tiker juga ya.kita bisa makan bareng lesehan disitu...."jawab Ken ngasal.


"Lo pikir kita piknikan.....!!"sahut Zie tertawa.


ketiganya asyik bercanda dan tertawa sampai bel istirahat selesai.zio kembali kekelas terlebih dahulu lalu di susul ken & zie sesaat kemudian.


,_____,_____,_______,


Hari yang di tunggu tunggu pun akhirnya datang juga, dengan segala latihan yang sudah di lakukan dengan baik kini Hari penyambutan kedatangan para murid perwakilan dari sekolah lain untuk turnamen basket antar sekolah pun di gelar.semua persiapan sudah selesai.bahkan panggung untuk pensi sudah di siap semuanya.bahkan panggung untuk drama pun di sediakan secara terpisah dengan pentas seni lainnya.


para pemain drama pun tengah bersiap di belakang panggung.Zio membantu Zie membawakan gaun yang akan zie pakai ketika memerankan perannya sebagai putri tidur.


"Zie, ini mau di bawa kemana??"tanya Zio sambil meneteng beberapa paperbag .


"Tarok di ruang ganti aja yo.....gue mau make up dulu."jawab Zie


Tanpa bertanya lagi, zio masuk kedalam Ruang ganti yang menyimpan kostum para pemain drama. setelah meletakan baju yang akan di pakai Zie.Zio pun langsung keluar tapi langkahnya terhenti saat mendengar suara dua cowok yang sedang berbicara dengan temannya di balik pintu ruang ganti.mereka yak menyadari kehadiran zio disana.Zio mending dan bersembunyi di balik meja yang ada disana.


"Lo yakin mau ngelakuin itu sama Zie??"tanya salah satu orang itu.


"yakin lah....,gue nggak akan nyia nyian kesempatan ini.kapan lagi coba bisa sedekat ini sama dia?.lo tau sendiri kan zie selalu di khawal sama Ken & Zio? susah men buat deketin dia".jawab Orang itu.


"iya tau.....,emang lo nggak takut kena amukan mereka.?"tanya Temannya lagi.


"enggak lah.bilang aja nggak sengaja.kalau zie nggak terima gue bakal tanggung jawab ko."ucap Orang itu.


"emang lo mau tanggung jawab kaya gimana??"tanya temennya penasaran.


"ya...jadi'in zie cewek gue lah."jawab Orang itu.


"dasar buaya!!itu sih mau lo aja!!!"ucap temannya lalu keduanya tertawa bersama.


"gue udah nggak sabar....,cewek kaya zie pasti belom pernah pacaran dan gue yakin kalau gue orang pertama yang akan mendapatkan ciuman pertamanya nanti."ucap orang itu percaya diri dengan seringai jahatnya.


"udah yuk buruan keluar......kita belom make up."ajak temannya dan keduanya langsung keluar dari ruang ganti menuju ruang Make up.


Zio keluar dari persembunyiannya dan langsung keluar dari ruang ganti itu.


ia mencari Ken dan menceritakan semuanya apa yang sudah ia dengar.


"Terus apa yang akan kita lakuin yo??"tanya Ken.mereka nggak akan ngebiarin semua itu terjadi.


"Gue harus ikut drama itu.apapun peran gue nanti yang penting gue harus jagain zie."jawab Zio.


Ken & Zio berjalan mencari pengatur jalan cerita drama itu.keduanya menemui guru itu,entah apa yang mereka bicarakan tapi Zio berhasil mendapat peran untuk ikut bermain dalam drama itu.sehingga ia bisa menggagalkan niat jahat orang itu kepala Zie.


.


.


.


.


.


bersabung......


.


.


.