
Sudah seminggu berlalu sejak kejadian di restoran Zie...., harusnya hari ini adalah hari di langsungkan pernikahan Zio dan Cerry tapi hal itu benar benar batal karena kepergian Cerry. beruntung undangan pernikahan belum tersebar meskipun harus mengalami kerugian yang cukup besar karena persiapan yang sudah hampir selesai dan harus di batalkan begitu saja. Cerry kali ini benar benar sangat mengecewakan. tidak hanya Zio saja yang di kecewakannya tapi keluarga Zio dan keluarganya sendiri juga sangat kecewa dengan Cerry.
Zio akhirnya mengalami apa itu patah hati. mengalami yang namanya di tinggal pas sayang sayange. sama seperti yang Zie rasakan dulu saat Zio memilih untuk bersama Cerry.
"Lo sadar gak sih Yo...., kalau apa yang lo alami sekarang seperti karma buat lo." ucap Ken kepada Zio. malam ini keduanya duduk bersam di AK cafe seperto biasa.
sudah seminggu sejak Zio memberi tahu Ken bahwa pernikahannya batal. Ken selalu setia menemani Zio untuk menghabiskan waktu bersama. Ken tau perasaan Zio pasti sangat hancur karena Cerry lebih memilih mengejar impiannya dari pada menikah dengan Zio. Zio pasti sangat membutuhkan teman untuk menghibur dan menyemangatinya. butuh teman untuk sekedar mendengarkan keluh kesahnya dan disinilah peran Ken di butuhkan. biasanya Zie juga ikut bersama mereka tapi kali ini Zie sedang ada urusan lain sehingga tidak bisa datang ke AK Cafe seperti biasa. hubungan Kenzo, Kenzie & Kenzio sudah membaik meski tidak sedekat dulu tapi setidaknya mereka sering menghabiskan waktu bersama.
"Maksud lo gimana Ken??". tanya Zio yang tidak paham dengan karma yang Ken maksud.
"Lo sadar nggak...., dulu lo juga ninggalin Zie waktu Zie masih sangat sayang sama lo. dan lo lebih memilih ninggalin Zie untuk bersama dengan Cerry. lo bisa bayangin nggak gimana sakitnya perasaan Zie waktu itu?? mungkin rasanya sama seperti yang lo rasain saat ini. bahkan mungkin lebih sakit yang Zie rasakan dari pada lo. padahal itu adalah cinta pertama Zie tapi ternyata pengalaman pertamanya malah memberikan luka yang mendalam di hatinya. semoga saja dia tidak trauma untuk mengenal cinta kembali. dulu Zie pasti sangat terpuruk sama kaya lo saat ini, gue bahkan nggak ada di samping dia saat dia patah hati. " ucap Ken tersenyum getir.
deg......
Hati Zio serasa tercubit mendengar ucapan Ken barusan. benar.... apa yang Ken katakan barusan sangat benar. dulu Zio ninggalin Zie begitu saja tanpa memikirkan perasaan Zie sedikitpun. Zio bahkan percaya saja saat Zie berkata bahwa ia baik baik saja.
bohong....... Zio baru menyadari bahwa perkataan Zie waktu itu adalah sebuah kebohongan. Zie mengatakan baik baik saja padahal hatinya sangat terluka.
betapa bodohnya Zio yang waktu itu memilih untuk berpaling dari Zie.
Zio merasa sangat bersalah kepada Zie, ia menyesal telah melukai hati Zie dulu.
"(mungkin benar ini karma buat gue karena dulu gue udah nyakitin lo Zie.)" batin Zio.
"Lo inget nggak Yo.., dulu waktu SMA Zie berhasil nyelametin hati lo dari permainan Cerry saat turnamen basket antar sekolah dulu. tapi kali ini lo bener bener kena, sekarang Cerry telah berhasil mematahkan hati lo. salut gue sama Cerry." ucap Ken mengejek sambil terkekeh.
"lo ngejek gue hah??". jawab Zio mendengus kesal.
Ken semakin tertawa melihat wajah kesal Zio. coba kalau saat ini ada Zie juga, Zie pasti akan ikut Ken untuk mengejek Zio habis habisan.
"Apa yang akan lo lakuin kalau Cerry pulang nanti yo?? nggak mungkin kan dia kecantol bule di luar negeri dan memutuskan untuk tinggal disana selamanya". tanya Ken sambil bercanda.
"Entah lah Ken....., sebenarnya gue masih sayang sama Cerry tapi dia udah terlanjur bikin gue kecewa dan sakit hati. apa lagi nyokap bokap gue, mereka juga sangat kecewa dan sudah tidak mau lagi jika gue nikah sama Cerry." jawab Zio.
"Wajar lah kalau orang tua lo merasa kecewa sama Cerry. dia pergi gitu aja di saat persiapan pernikahan kalian sudah hampir selesai dan hari pernikahan juga sudah dekat. dia menganggap pernikahan kalian tidak begitu penting di banding impiannya menjadi desainer. padahal kalau dia jadi istri lo, dia udah nggak perlu susah susah cari duit sendiri untuk memenuhi kebutuhannya kan semuanya udah di tanggung sama C.E.O Zio.. bodoh memang Cerry." ucap Ken sambil terkekeh.
"Yah....mungkin emang dia bukan jodoh gue??". jawab Zio dengan santainya.
"Awas aja kalau lo mau balikan lagi sama Zie.!" ancam Ken. dari gerak geriknya, Ken tau kalau Zio sebenarnya masih ada rasa untuk Zie.
"Kenapa?? jangan bilang lo juga suka sama Zie??". tanya Zio menatap tajam kearah Ken.
"Kalau iya kenapa?? lagian siapa sih yang nggak suka sama Zie??. dia itu baik, Ramah, pinter, Care, Cantik, tajir melintir pula. dia itu udah kaya paket komplit lah pokoknya. gue juga nggak bakalan nolak kalai dijodohin sama dia. hanya orang bodoh aja yang bisa ninggalin dia demi yang lain." jawab Zio sekaligus menyindir Zio.
"heh......lo ngatain gue bodoh!??!". tanya Zio tidak terima di katai seperto itu oleh Ken.
"ops...... sorry deh kalau lo ngerasa tersindir." ejek Ken sambil terkekeh. "Sensi amat jadi orang." ucap Ken lagi.
Zio menghela nafasnya kasar. ia lalu meneguk habis minuman dingin yang ada di gelasnya. Zio akui memang dia bodoh karena dulu melepas Zie dan beralih kepada Cerry.
"Cabut lah........." aja Zio langsung beranjak dari duduknya.
"Pulang......." jawab Zio singkat
"Dasar ambekan lo...., kaya anak perawan aja." ejek Ken sambil tertawa.
"gue emang masih perawan mas., mau bukti??". jawab Zio terkekeh. tapi hal itu malah membuat Ken langsung menghentikan tawanya dan sekarang malah bergidik ngeri mendengar jawaban Zio.
"Yo..... jangan bilang gara gara di tinggal pergi sama cerry lo jadi belok haluan jadi penyuka sesama jenis??". tanya Ken dengan wajah serius.
"s*alan...., gue masih normal dodol!!" maki Zio kesal karena di tuduh penyuka sesama jenis.
"Hahaaaa...... kirain lo udah belok. gue kan jadi ngeri sendiri deket deket sama lo." jawab Ken.
"udah ah..., gue cabut dulu ya?? pamit Zio.
" ok deh.... hati hati dijalan ?? jangan godain om om di depan loh ya." ucap Ken tertawa.
Zio sudah tidak mempedulikan ejekan Ken. ia hanya mengangkat sebelah tangannya tanpa menoleh kearah Ken dan terus berjalan meninggalkan Ken yang masih duduk di tempatnya.
Ken menang tidak bermaksud untuk menyinggung Zio. ia hanya bercanda menggoda Zio dengan berkata seperti itu. Zio pun tau bahwa Ken hanya bercanda dengannya, ia sama sekali tidak memasukkan ucapan Ken kedalam hati karena ia au bagaimana sifat Ken . ia hanya ingin pulang saja dan segera beristirahat.
...,_____,_____,______,...
Waktu cepat berlalu, Cerry akhirnya menginjakkan kakinya kembali di negara kelahirannya sendiri setelah pergi selama sebulan tanpa kabar sedikitpun.
sim cart yang biasa cerry pakai tidak bisa ia gunakan di luar negeri sehingga ia harus menggantinya dengan yang baru. sebenarnya ia bisa saja menghubungi kakaknya dan juga Zio tapi ia sengaja tidak melakukannya karena Cerry tau Zio dan juga Kakaknya pasti akan memarahinya dan berujung menyuruhnya untuk pulang.
"Akhirnya gue sampai di indo juga......, " gumam cerry bernafas lega.
ia lalu menyuruh asistennya untuk membawa barang barang yang Cerry bawa ke Butik sedangkan Cerry sendiri mau pulang kerumah kakaknya terlebih dahulu sebelum menemui Zio sang kekasih yang sudah sangat ia rindukan selama sebulan ini.
.
.
.
.
Bersambung.....
.
.
.
.
.