Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Manis



merasa kesal karena tak di perhatikan oleh zie, Zio pun mencoba mengalihkan perhatiannya dengan becanda dengan cerry seperti biasanya.cerry yang juga merasa kesald dengan zie karena mendekati Marvin pun menyikapai candaan dari zie dengan baik.keduanya terlihat sangat akrab sekali saling berdiri berdekatan dan sesekali tertawa bersama.



hal itu berhasil membuat hati marvin juga terbakar cemburu.sedari tadi ia memperhatikan kedekatan cerry dengan Zio sambil mengepalkan tangannya menahan amarah.tentu saja hal itu tak lepas dari pengamatan Zie.


"Liat deh ken....kayanya ada yang cemburu.pasti sebentar lagi akan terjadi perang dunia."Bisik Zie pada Ken.


"Siapa yang cemburu Zie??"tanya Ken kepada zie dengan berbisik juga.


"Tuh....marvin.lo nggak lupa kan kalau dia pacarnya si cerry."jawab Zie masih bisik bisik.


"wah....bener juga lo Zie.liat tuh muka dia udah keliatan kesel banget gitu. kayanya lebih seru nonton pertengkaran mereka dari pada turnamen basketnya."jawab Ken terkekeh.


"ikut nyimak wae lah kita".jawab Zie dengan bahasa campuran jawa - indo.


"gaya lo pake bahasa jawa.kaya lo tau aja apa artinya."ucap ken


"tau lah....lo lupa kalau gue lebih pinter dari pada lo.??"jawab Zie dengan sombongnya.


"ye...kalau kepintaran mah cuma beda tipis zie.itu tuh lo nya aja yang lagi beruntung jadi kelihayannya lo lebih penter dari gue."jawab ken ng'les."coba......tadi katanya lo bisa bahasa jawa.ayo bukti'in.!!"tantang ken.karena ia yakin zie tak bisa bahasa jawa sama seperti dirinya.


"iyo ora....???"ucap Zie dengan logat jawa.


"ora!!!"jawab Ken ng'gas.....sedangkan Zie tertawa."cuma iyo sama ora aja mah gue juga bisa!!"kesal Ken.


"hahahaaaaa..........ya kan intinya itu juga bahasa jawa.lo mengakui kan kalau gue pinter."tanya Zie tersenyum manis sambil menaik turun kan kedua alisnya secara bersama.


"iya'in aja biar cepet."jawab Ken yang membuat Zie tertawa lagi.


Kini tiba saatnya giliran Team basket sekolah kenzie untuk bertanding di babak penyisihan.suara tepuk tangan penonton menggema menyemangati para pemain.


"Ken Zio semangat.........!!!!!"teriak Kenzie dengan kerasnya sambil tepuk tangan yang sukses membuat hati Zio senang.padahal zie menyemangati Ken & juga Zio yang di singkat menjadi Ken zio dan itu merupakan nama dari Zio sendiri (Kenzio). hadeehhhh.....zio ke GR'n dah tu.....!! 😄


menit demi menit pertandingan itu berlangsung masih ada beberapa sisa menit terakhir yang akan menentukan siapa yang tersisih di babak ini.


Zie melihat cerry yang pergi menjauh dari area lapangan dan begitu juga dengan marvin. Zie yakin keduanya akan ketemuan entah itu dimana, zie tak berniat ikut campur karena itu bukan urusannya.


akhirnya team basket sekolahnya berhasil mengalahkan team lawan yang itu artinya akan berlanjut ke pertandingan babak finalti.kini giliran team basket dari sekolah Mervin yang akan bertanding di babak penyisihan. setelah beberapa menit pertandingan akhirnya team basket marvin pun kalah di tahap ini yang membuat zie tersenyum karena berhasil membuyarkan konsentrasi marvin.ia berhasil membuat usaha cerry dan marvin untuk berbuat curang sia sia.


"(kasihan juga si marvin mukanya sampe lesu gitu.nggak nyangka team basketnya harus kalah di awal.apa gue keterlaluan ya??ah tapi kan gue cuma ngasih tau doang kalau kita udah tau kecurangan yang dia lakukan.)"batin kezie.


pertandingan Finalti pun di mulai, satu persatu team basket yang berhasil masuk dalam babak penyisihan mulai bermain lagi untuk menentukan team basket dari sekolah mana yang akan menjadi pemenangnya.hari ini memang free pelajaran tapi turnamen basket akan terus berlangsung hingga mendapatkan sang juara.beruntung lapangan basket di sekolah itu tak hanya satu.jadi bisa mempersingkat waktu di babak penyisihan tadi.


"Mau kemana lo Zie...??tanya Zio yang melihat zie bangun dari duduk nya.


"mau ke toilet dulu yo......."jawab Kenzie.


"jangan lama lama.....team kita bentar lagi main".ucap Ken memperingati


"eh dodol.....yang main basket di team kita kan kalian.bukan gue!!!jadi nggak papa dongg gue lama lama di toilet."jawab zie.


"lo betah banget ya zie di toilet sampai mau berlama lama di sana segala."ucap zio tertawa.


"tau lo zie,toilet bau juga di tungguin.mending nungguin kita disini ya yo??".ken ikut menyahut sambil terkekeh.


"au ah......udah kebelet gue...!!!bye.....!!"zie pergi begitu saja tak menghiraukan ken & zio yang masih tertawa.ia benar benar sudah tak tahan untuk buang air kecil.


setelah selesai dan mencuci tangannya dengan sabun sampai bersih.zie berjalan keluar dari toilet wanita.


"(Ni cewek siapa sih??,cuwek banget.biasanya semua cewek tuh langsung klepek klepek kalau liat gue.la dia, pesona gue kayanya nggak ngaruh sama sekali ke dia.)".batin marvin dengan tingkat ke PD'an yang tinggi.


setelah memesan minum dan makanan, marvin berjalan kearah Zie duduk.


"gue boleh gabung disini nggak??".tanya marvin basa basi.karena ia sudah duduk duluan di depan zie sebelum zie menjawab pertanyaannya.


"kursi kosong banyak, kenapa milih duduk disitu??".tanya zie kepada Marvin.


"gue pengennya disini."jawab marvin tersenyum manis."oiya...kenalin.gue martin".ucap marvin mengulurkan tangannya.


"udah tau."jawab Zie tanpa membalas uluran tangan marvin.


"Wahh....ternyata gue terkenal juga ya."ucap Marvin masih dengan senyum mautnya yang menghiasi sudut bibirnya sambil menarik tangannya kembali .zie hanya mengangkat kedua bahunya secara bersamaan.ia lebih memilih memainkan HP ny dari pada meladeni marvin.


ibu kantin datang membawa pesanan Marvin setelah mengantarkan pesanan teman teman marvin yang duduk di kursi sebelah tak gabung bersama marvin dan Zie.


"lo nggak makan??"tanya marvin pada zie sok akrab.


"nggak laper."jawab Zie singkat.ia meletakan hp nya di atas meja lalu menghabiskan minumnya.setelah itu ia beranjak dari duduknya dan berjalan pergi meninggalkan marvin.


zie sudah berjalan hampir sampai di lapangan basket tapi tiba tiba ada seseorang yang memanggilnya.


"Hay tunggu.....!!!seru marvin yang berjalan cepet kearah Zie.zie menghentikan langkahnya dan menoleh kearah marvin.


"lo manggil gue??"tanya zie setelah marvin berdiri di depannya.


"iya lah....makannya kasih tau nama lo.biar gue bisa panggil!!!"protes Marvin."nih HP lo ketinggalan."ucap martin menyodorkan hp milik zie.


"ah...ya ampun.gue sampe nggak tau kalau Hp gue ketinggalan."kata zie lalu mengambil hp nya dari tangan Marvin."thank's ya......."ucap Zie tulus sambil tersenyum manis.


"Manis......"ucap marvin spontan karena melihat senyum zie.


"apa??,lo ngomong apa??".tanya zie


"eh...enggak ..."jawab marvin gugup"nama lo siapa ?".tanya Marvin kepada Zie.


"gue kenzie......,ya udah gue ke lapangan dulu ya.makasi Hp nya."jawab Zie lalu pergi meninggalkan marvin.


"(kenzie.....nama yang bagus.tapi gue kaya nggak asing denger nama itu)"gumam Marvin dalam hati.


marvin lalu berjalan kembali kearah kantin dimana teman temannya masih ada disana.


.


.


.


*marvin



.


.


.