
Tuan Prabu keluar dari ruang pribadi zie yang ada di lantai dua cafe milik putrinya sambil membawa secangkir kopi di tangannya.ia tersenyum melihat pemuda tambah yang sedang duduk rebahan dengan santainya di sofa dekat jendela sambil memangku sebuah majalah.
tuan Prabu menghampiri pemuda itu untuk duduk bersama disana.
"Permisi....,boleh ikut gabung duduk di sini.?"tanya Tuan Prabu kepada dev.
"Silahkan om....."ucap dev masih dengan posisi enaknya.
tuan prabu meletakkan copi nya diatas meja lalu duduk bergabung dengan dev.
"kamu karyawan di cafe ini??".tanya tuan prabu kepada dev.
"iya om....kebetulan saya di percaya untuk menjadi manager di cafe ini."jawab Dev santai sambil menyeruput es kopi miliknya.
"ow....kamu managernya."ucap Tuan prabu.
"heheee......iya om.kalau boleh tau om siapa ya??ko bisa ada disini??bukannya cafe udah di tutup dari tadi ya??".tanya Dev heran.ia baru sadar kalau cafe sudah ditutup sedari tadi tapi kenapa ada orang ini disini??apa ini salah satu guru zie??penampilannya sangat sanatai tapi aura kepemimpinannya kuat sekali.pikiran dev bertanya tanya tentang siapa orang yang duduk bersamanya ini.tuan prabu tersenyum tipis mendengar pertanyaan pemuda tampan itu.meskipun berwajah datar tapi cukup ramah menurut Tuan prabu.
"nama kamu siapa??"tanya tuan prabu kepada dev.
"saya Davit om....,tapi biasa di panggil dev."jawab davit jujur.
"Dev.....saya Prabu al azhar".ucap tuan prabu lalu mengangkat cangkir kopi dan menyeruputnya
Dev diam mengingat nama yang tak asing lagi baginya.matanya membulat lebar begitu ia ingat siapa Prabu Al Azhar.ia langsung duduk tegak dan memandang dengan intens orang yang duduk di sebelahnya.
"Anda Tuan Prabu?tuan Prabu al azhar seorang pembisnis handal yang sangat di segani itu".tanya Dev tak percaya.
"rupanya kamu tau banyak tentang saya ya??"jawab Tuan Prabu tersenyum tipis melihat respon dari dev yang bagitu kaget mendengar namanya.ia lalu meletakan kembali cangkir kopi di atas meja.
"Maaf Tuan...,saya benar benar tidak tau jika anda itu Tuan prabu.meskipun nama Tuan sangat lah terkenal tapi jarang sekali ada orang yang tau seperti apa rupa anda."ucap dev apa adanya.
memang benar, semu orang tau siapa Tuan Prabu al azhar tapi sangat jarang yang tau seperti apa wajahnya karena tuan prabu sengaja tidak menampakkan dirinya secara langsung di depan umum.
"tak masalah....,santai saja seperti tadi dev."ucap Tian prabu tersenyum sambil menepuk bahu dev pelan.
"(astaga....mimpi apa aku semalam hingga hari ini bisa bertemu raja bisnis seperti tuan prabu.santai???bahkan sekarang aku sangat gugup.takut membuat kesalahan yang akan berimbas pada cafe.)"ucap Dev dalam hati.
dev terus berfikir apakah orang ini beneran tuan Prabu atau bukan.lalu bagaimana orang ini bisa ada disini?? dari mana datangnya.kenapa sedari tadi ia tak melihatnya sama sekali.
"Tuan Prabu....."ucap Zaki yang sudah selesai dengan pekerjaan.ia menunduk hormat kepada Tuannya.
"sudah selesai zak....,duduk lah bersama kami.kita nikmati waktu santai kita bersama."perintah Tuan Prabu.
"Tapi tuan......."ucap zaki terpotong.
"Tak ada penolakan zak."ucap Tuan Prabu.
mau tak mau zaki pun ikut duduk bersama mereka.sebenarnya saki tak enak hati jiha harus duduk bersama Tuannya.
tapi mau bagaimana lagi...perintah tuannya memang yak bisa di bantah.
Dev lalu meminta salah satu pelayan untuk membuatkan minum sesuai kemauan orang yang tadi dipanggil dengan nama zak.
"pih....teman teman zie sudah pada datang.apa papi mau ikut bergabung bersama??".tanya zie yang menghampiri papinya yang sedang duduk bersama dev.
"tidak sayang.....biar Papi di sini saja bersama dev dan juga zaki."tolak Tuan Prabu.
Tuan Prabu tak berniat untuk bergabung dengan pesta nya anak muda.ia ikut bersama zie karena penasaran seperti apa cafe milik putrinya itu. ternyata cafe ini cukup besar dan juga nyaman.cafe ini juga mempunyai beberapa cabang di kota lain.
"Papi.......??".tanya Dev bingung......
Zie tersenyum melihat dev yang kebingungan.ia lupa belum mengenalkan papi nya kepada dev dan juga levin.
"Kak Dev....kenalin, ini Papi kandung gue namanya Prabu al azhar dan yang duduk di sebelahnya itu asisten Papi namanya Om zaki."zie memperkenalkan Papi dan asistennya kepada dev.
"Jadi.....Tuan Prabu ini Papi lo??? Prabu al azhar??pembisnis terkemuka itu???seriusan lo zie???".tanya dev beruntun.zie terkekeh sambil mengangguk kepalanya.
"iya kak Dev......."jawab Zie singkat sambil tersenyum manis
"gilaaa..........gue nggak nyangka bakal ketemu langsung sama raja bisnis yang sangat terkanal,"ucap Dev tak percaya.
semuanya tertawa melihat respon dev yang begitu senang bisa bertemu dengan pembisnis hebat yang selama ini diam diam menjadi idolanya meski belum pernah melihat orangnya seperti apa.hanya dengan mendengar semua berita kehebatannya tuan prabu, Dev sudah sangat mengaguminya.
zie turun kebawah setelah berbincang sebentar bersama papinya.ia bergabung bersama teman temannya untuk menikmati pesta yang zie buat.
setelah menyapa semua teman temannya, Zie berjalan mendekat kearah panggung. ia naik dan duduk di sebuah kursi tunggal setelah membisikkan lagu yang akan ia nyanyikan kepada pemain musiknya.
"selamat malam semuanya......."sapa Zie.
"malam......."jawab semua teman temanmu yang hadir disana.
"Terimakasih atas kehadiran teman teman semua dan selamat atas kelulusan kita bersama.semoga kita semua bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi orang sukses nantinya ya teman teman.......??"do'a Zie untuk semunya
"Aamiin....."jawab Teman teman zie swrempak.
"Baik...ijinkan saya menghibur kalian semua dengan sebuah lagu khusus untuk seseorang yang saya sayangi........"ucap zie tersenyum manis.
"Cieee..........,sweet sweet"sorak sorai teman teman temannya zie.
zie tersenyum senang karena ia berhasil membuta teman temanya mengira bahwa ia akan menyanyikan lagu untuk seseorang yang spesial atau seseorang yang zie suka.
"Ayah......."ucap Zie lalu musik pun mulai mengalun mengiri zie bernyanyi.
****
AYAH by Noah
Dimana akan 'ku cari
Aku menangis seorang diri
Hatiku selalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata dipipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Lihatlah hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah aku ingin bertemu
Denganmu aku bernyanyi
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata dipipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Hanya dalam mimpi
****
Suara zie yang sangat merdu dan penuh penghayatan membuat Tuan Prabu untuk segera turun kelantai bawah untuk melihat zie bernyanyi di ikuti Zaki dan dev di belakangnya.Tuan Prabu berdiri mematung, tak menyangka putrinya bisa bernyanyi sebagus ini. kedua matanya mulai berkaca kaca, hatinya terenyuh dengan lagu yang zie bawakan. tuan Prabu terhanyut dengan lagu itu,ia merasakan sebuah kerinduan seorang anak untuk ayahnya.seperti zie yang selama ini terpisah darinya.
Suara tepuk tangan diakhir nyanyian zie menyadarkan tuan prabu dari lamunannya ia segera menyeka air yang ada dipeluk matanya sebelum mereka berjatuhan.
"Boleh saya menyanyikan satu lagu lagi....??"tanya zie yang masih duduk di atas panggung.
"lagi...lagi...lagi......."suara teman temannya zie sambil bertepuk tangan.
Zie tersenyum lalu mengambil sebuah gitar dan menaruhnya di pangkuan.kali ini ia akan bernyanyi dengan diiringi sebuah gitar yang akan ia main kan sendiri.suara teriakan dan tepuk tangan teman temannya pun berhenti.
zie berlahan mulai memetik gitarnya.suara alunan gitar yang zie mainkan membuat suasana di cafe langsung berubah hening.
apalagi ketika zie mulai bernyanyi, semua teman temannya ikut terhanyut kedalam lagu itu.
****
SEMUA TENTANG KITA
Waktu terasa semakin berlalu
Tinggalkan cerita tentang kita
Akan tiada lagi kini tawamu
'Tuk hapuskan semua sepi di hati
Ada cerita tentang aku dan dia
Dan kita bersama saat dulu kala
Ada cerita tentang masa yang indah
Saat kita berduka, saat kita tertawa
Teringat di saat kita tertawa bersama
Ceritakan semua tentang kita
Ada cerita tentang aku dan dia
Dan kita bersama saat dulu kala
Ada cerita tentang masa yang indah
Saat kita berduka, saat kita tertawa
****
Zie bernyanyi dengan meneteskan air matanya mengingat ia akan pergi dan berpisah dengan sahabat baiknya yang selama ini selalu ada bersamanya.
tak hanya zie yang menangis, semua teman zie yang ada di sana juga ikut menangis.malam ini merupakan malam perpisahan bagi mereka semua, mereka sudah tak akan datang lagi kesekolah yang sama dan tertemu dengan teman temannya setiap hari seperti biasanya.
Ken dan Zio ikut naik keatas panggung begitu zie selesai bernyanyi. keduanya langsung memeluk Zie dengan erat dan menangis bersama meski tak mengeluarkan suara.sedih itulah yang dirasakan ketiganya saat ini.
bukan hanya ketiganya, bahkan teman teman satu kelasnya juga merasakan kesedihan yang sama.
malam ini benar benar menjadi pesta perpisahan yang penuh kenangan untuk mereka semuanya yang di penuhi dengan air mata.
.
.
.
.
.
,_____,_____,______,______,
aku ikutan sedih gaes......,soalnya setelah lulus sekolah.teman teman sekolahku dulu sudah tak pernah ada kabarnya lagi karena telah memiliki kesibukan masing masing.
"Do'a saya Dimanapun kalian berada, semoga selalu sehat, bahagia, sukses dan semoga suatu hari nanti kita bisa bertemu kembali ya kawan".
.
.