
Pagi ini....Zio berangkat sekolah dengan menggunakan mobilnya.ia menjemput Ken terlebih dahulu lalu kemudian menjemput Zie. padahal hukuman Zio menjadi pelayan Ken & Zie sudah berakhir.tapi menjemput keduanya sudah menjadi kebiasaanya baru untuknya sekarang.
mobil zio sudah sampai didepan rumah Zie.tak lama Zie pun keluar dari dalam rumahnya setelah berpamitan kepada Neneknya.
"Kaki lo udah baikan Zie??"tanya Ken. ya...zio sudah menceritakan kejadian semalam kepada Ken sepanjang perjalanan mereka menjemput zie.
"Udah kok......samalam langsung di pijit sama mbok nah."jawab Kenzie tersenyum manis.ia sudah masuk kedalam mobil dan duduk manis di kursi belakang.
Zio hanya melirik sekilas kearah Zie dari spion depan lalu fokus lagi ke jalan.
"(eh....sejak kapan zie terlihat manis seperti itu)"gumam Zio dalam hati.
tak ada yang berubah dari Zie baik sikap dan penampilannya tapi entah mengapa zio sering senyum senyum sendiri ketika mengingat semua hal yang ia lakukan bersama Zie.dan sekarang bahkan Zio memuji Zie yang terlihat manis saat tersenyum.
mobil zio sudah memasuki gerbang sekolah dan memarkirkannya di tempat biasa.hari ini suasana sekolah cukup ramai karena kedatangan team basket dari sekolah lain.
tak hanya team basket,bahkan ada siswa dan siswi dari sekolah lain yang sengaja datang untuk memberi suport untuk team basket yang mewakili sekolahnya.
"Zie....gue sama Ken ganti baju dulu ya...??lo nggak papa kan sendiri??"tanya Zio kepada zie.pasalnya hari ini ken & zio tak bisa menemani zie karena mereka harus ikut ternamen babak penyisihan.
"ok........, nggak papa lah.gue bukan anak kecil kali.udah sana kalian ganti baju.semangat ya.....semoga team basket kita lolos di babak penyisihan ini."ucap Zie memberi semangat.
Zio tersenyum senang mendapat semangat dari Zie.padahal hal itu sudah sering zie lakukan.entah kenapa kali ini rasanya berbeda bagi zio.
ken & Zio pergi meninggalkan Zie untuk berganti baju.setelah selesai, ken & zio kembali menemui Zie.
"Lo ikut kelaparan aja zie bareng team kita."perintah ken kepada zie.
"Lah...gue kan nggak ikut tanding.,gue duduk di kirsi penonton aja deh."tolak Zie.
"nggak nggak....lo janga duduk di kursi penonton.lo harus duduk bareng team basket kita.anggap aja lo bantuin kita buat sediain minum dan handuk buat lap keringat kita nanti."ucap Zio.
"ok ok.......nggak papa deh,kali ini gue yang jadi pelayan buat kalian."jawab zie dengan candanya.
"iya...besok besok gantian Ken,kan gue udah kemarin."ucap Zio terkekeh.
"Hamba siap melayani tuan putri dan paduka pangeran."jawab Ken sambil membungkukan badannya kearah Zie dan Zio.seolah memberi hormat.
ketiganya tertawa bersama sambil berjalan menuju lapangan basket dimana turnamen akan segera di mulai.
"Zio......."panggil cerry yang berjalan cepat kearah Zio."Lo kok bareng mereka sih??"tanya cerry dengan hati hati.
"mereka kan sahabat aku.jadi wajar dong kalau kita bareng."jawab Zio dengan cueknya.
"iya..tapi kan Zie nggak suka kalau Gue deket deket sama lo."ucap Cerry
"(s*al mereka sudah baikan ternyata, gue pikir gue bisa mecahin konsentrasi zio jika mereka marahan.)".gumam cerry dalam hati
Zio memilih diam tak menjawab pertanyaan cerry.ia terus berjalan beriringan bersama cerry di ikuti ken dan zie yang berjalan di belakang mereka.
kini mereka sampai di lapangan basket.tempat duduk team sekolah Zio bersebelahan dengan team basket sekolah marvin.team mereka duduk bersebrangan dengan team lawan sambil menunggu giliran mereka untuk tanding.
Marvin yang bertingkah sok jagoan dan meremehkan zio seketika nyalinya memciut saat pandangannya bertemu dengan tatapan tajam dari seorang zie.
"(kenapa tatapan zie tajam banget ya sama seperti tatapan papi ketika sedang marah.bikin gue merinding aja)"gumam Marvin mengalihkan pandangannya dari zie sambil mengusap belakang lehernya.
Zie tertawa dalam hati melihat wajah ketakutan marvin.
Zie juga menangkap gelagat cerry yang curi curi pandang kearah Marvin meski ia berdiri di sebelah zio.
Zie membisikan sesuatu kepada ken lalu ken mengangguk mengerti.lalu zie pergi berjalan kearah marvin.
marvin semakin gelisah saat melihat zie berjalan mendekat kearahnya.
ia teringat kepada temannya semalam yang bercerita bahwa dia sengaja menyerempet ken dan Zie sehingga membuat keduanya terjatuh.seketika rasa khawatir marvin pun datang menghampiri otaknya.bagaimanapun juga zie adalah seorang cewek.
"lo baik baik aja kan???sorry gue nggak tau temen gue berusaha buat nyerempet kalian semalam."ucap Marvin tulus.
"gue baik baik aja ko.gue pikir orang kaya lo nggak akan pernah mau ngucapin kata maaf."jawab Zie ketus.
"emang gue orang seperti apa??"tanya Marvin tersenyum manis yang bisa membuat ciwi ciwi pada klepek klepek jika melihatnya tapi tidak dengan zie.
"mau tau lo orang seperti apa??"tanya zie tersenyum manis.yang membuat Marvin berfikir jika zie juga tertarik kepadanya.
"iya....,emang menurut lo,gue orang seperti apa??".tanya Marvin sakin melebarkan senyum tampannya.
"Lo itu orang yang sangat picik.....,lo bilang zio itu banci karena berlindung di belakang seorang cewek.lalu apa bedanya dengan lo.lo bahkan menggunakan cewek lo sendiri untuk berbuat curang agar menang dalam turnamen ini.dasar pecundang!!!!"jawab Zie dengan senyum sinisnya lalu memberikan Hpnya pada Marvin.ia menunjukan rekaman vidio dia dan cerry di restoran.vidio dimana cerry merekam semua kegiatan latihan team basket sekolah zie.dan yang terakhir Marvin melihat rekaman saat Cerry memfitnah zie waktu di depan toilet (sebenernya vidio yang terakhir tidak termasuk yang ingin zie kasih liat ke marvin tapi marvin sendiri yang membukanya karena disana ada Cerry).
"Dari mana lo dapat semua vidio itu??"tanya Marvin dengan wajah terkejutnya.ia mengembalikan hp itu kepada zie.
""itu bukan urusan lo".jawab Zie ketus dan mengambil hp nya lalu pergi meninggalkan marvin yang diam mematung entah apa yang ia pikirkan.
Cerry yang sedari tadi melihat Zie mendekati marvin pun terbakar api cemburu.ia berfikir zie mencoba mendekati Marvin lalu mereka asyik berbicara ketawa ketiwi lalu Zie meminta nomer Hp marvin.ya bagi yang hanya melihat saja pasti akan berfikiran hal yang sama dengan cerry padahal keduanya terlibat dalam pembicaraan yang cukup sengit.
zie berjalan kembali kearah Ken sambil tersenyum senang.
Zie memang sengaja membuat Marvin hilang konsentrasi seperti yang dilakukan Cerry pada Zio tapi berbeda cara.
ia tersenyum senang karena tidak hanya marvin yang terkejut karena semua rencananya telah di ketahui tapi sepertinya Cerry yang terbakar api cemburu pasti akan marah marah kepada marvin.
"sekali tepuk, dua kecoa kena."bisik zie serius kepada ken.
"Lalat zie bukan kecoa".ralat Ken sambil tertawa ngakak.ken tau semua rencana Zie karena ia sudah memberi tahu ken terlebih dahulu sebelum menghampiri marvin tadi.
"seterah gue dong!!!mereka kan gede kaya kecoa".jawab Zie ncleneh.
"Terserah Zie.....TERSERAH......!!!"jawab ken ngegass sambil mangap kearah Zie.zie buru buru langsung menutup hidungnya yang membuat ken makin ngakak.
tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang melihat kesal kearah Zie selain Cerry.bukan kesal karena kedekatan Ken & Zie tapi ia kesal saat melihat Zie dekat dengan Marvin.
.
.
.
.
.
.
.
.
Nah lo....siapa tuh kira kira.....???
.
.
.bersambung.......
.
.