
seperti yang sudah mereka janjikan sore ini ken & Zio berkunjung kerumah Zie.
terlihat Zie yang tengah menemani neneknya duduk di taman belakang rumah.
"Sore nenekku yang cantik membahana......"ucap Zio begitu sampai di taman belakang ia langsung meraih tangan nenek bela dan mencium punggung tangan nya.begitu juga dengan Ken.Nenek bella bersenyum melihat kedatangan dua sahabat baik cucunya.
"Zio., Ken...kalian makin tampan saja."puji nenek bella kepada keduanya.
"Jelas dong Nek....."jawab Zio dengan bangganya.
Ken & Zio sudah bisa melontarkan candaan candaan receh bersama nenek bella.keduanya cukup dekat dengan neneknya zie.bahkan nenek Bella sudah menganggap Ken & Zio sebagai cucuknya juga sama seprti Zie.
"Nenek gimana??sudah baikan??"tanya Ken.
"Nenek sudah lebih baik setelah melihat pemuda tampan seperti kalian"jawab Nenek bella yang membuat tawa semuanya pecah.
mereka berkumpul dan ngobrol dengan suasana penuh kehangatan.hingga waktu makan malam tiba.
mereka berpindah tempat ke ruang makan untuk makan malam bersama.
setelah selesai, zie pamit untuk ke kamarnya sebentar.
"Zio....,Ken....nenek mau meminta sesuatu dari kalian boleh??"tanya Nenek bella serius.
"boleh nek...nenek mau minta apa??bilang sama Zio."jawab Zio.
"Nenek serius zio....,jika suatu saat nanti terjadi sesuatu yang buruk sama nenek, tolong kalian jaga Zie dengan baik.temani dia dan lindungi lah dia."ucap Nenek bella.nenek bella merasa sakitnya sudah semakin parah.mungkin ia tak bisa bertahan lebih lama lagi.
"Nenek.....jangan ngomong seperti itu.nenek pasti akan baik baik saja."ucap Ken.
"Tolong....berjanjilah sama nenek."ucap Nenek bella dengan mata berkaca kaca.
"Iya nek....zio janji.zio akan menjaga den melindungi Zie semampu Zio.nenek jangan khawatir."jawab Zio menenangkan Nenek bella.
"Ken juga janji Nek...akan selalu ada buat Zie baik suka maupun duka.kami akan menjaga dan melindungi zie bersama sama nek."jawab Ken bersungguh sungguh.
nenek bella tersenyum senang mendengarnya.ia lega,setidaknya zie ada yang menjaganya ketika ia tak ada nanti.
sekitar jam 8 malam, ken & zio pamit pulang.padahal biasanya mereka nongkrong bersama di cafe hingga jam 10 malam.tapi kali ini mereka pulang lebih awal karena tak mau mengganggu waktu nenek bella untuk beristirahat.
Zie mengantar nenek bella kekamar setelah Ken & zio pulang.
dengan penuh perhatian dan kasih sayang,Zie membantu nenek bella merebahkan diri diranjangnya lalu menyelimutinya.
"sayang......,nanti tolong belikan obat nenek seperti biasa ya???ini udah mau abis."pinta nenek bella kepada zie.
"siiap bos......,sekarang bosQu istirahat dulu ya.....".jawab Zie dengan candaannya.
"dasar.....kamu ini, nenek sudah tua masih ada di becandaain."sahut nenek bella tersenyum.
"hehehee.....kan biar awet muda neneku sayang."jawab Zie sambil memeluk Nenek bella."ya udah....,zie beli obat dulu ya.selamat istirahat nenek.emuach...".ucap Zie mencium pipi nenek bella lalu keluar dari kamar.
"(Zie....,maafkan nenek yang selama ini tak jujur padamu.ini semua demi keselamatanmu dan juga permintaan almarhum ibumu.mungkin sudah saatnya nenek memberitahu siapa dirimu dan keluargamu yang sebenarnya)".batin nenek bella lalu mengambil sebuah foto dari dalam laci yang ada di nakas samping ranjangnya. foto sepasang suami istri yang sangat serasi dan terlihat bahagia sedang menggendong seorang bayi cantik.di belakang foto itu tertulis nama Ayu sita + Prabu al azhar \= Kenzie al azhar. nenek bella melihat foto itu sebentar, mengusapnya lalu menyimpannya kembali kedalam laci dan tidur.
Kenzie pergi ke apotik untuk membeli obat neneknya dengan berjalan kaki karena letak apotik tidak terlalu jauh dari rumahnya.lebih tepatnya apotik itu dekat dengan rumah Zio.
Zie berjalan melewati gang gang kecil tapi masih bisa di lewati kendaraan sehingga lebih cepat sampai. setelah mendapatkan obat itu, zie berjalan melewati jalan itu kembali.langkahnya terhenti saat melihat perkelahian di depan sana.ia melihat seseorang sedang di kroyok oleh 4 orang.
"Zio........."lirih Zie.zie berlari kearah Zio untuk segera membantunya.
ternyata orang yang mengeroyok Zio adalah Marvin dan teman temannya.
"Zie......."kaget Zio melihat kedatangan zie yang langsung membantunya melawan marvin.
perkelahian dua lawan empat orang pun terjadi tapi kemenangan ada di pihak Zio & Zie.jangan remehkan Zie yang sudah memegang sabuk hitam dalam ilmu bela diri. kemampuan Zie bahkan jauh di atas Zio. teman teman marvin sudah babak belur dan tergletak tak berdaya.hanya tinggal marvin yang berdiri di hadapi Zie dengan memar di wajahnya karena terkena pukulan dari Zie.
"ch.......dasar banci.kau berlindung di belakang seorang cewek."cibir marvin kepada zio.
"dasar pecundang,beraninya main kroyokan.!!udah gitu kalah lagi."sahut Zie mencibir marvin dengan senyum meremeh.
"kau......"Marvin menujukan jari kearah zie dengan wajah yang terlihat memerah karena menahan amarah."urusan gue Sama dia bukan lo....."ucap Marvin lagi.
"apa.....!!urusan dia juga urusan gue.!!,maju sini kalau berani".tantang Zie yang membuat nyaki marvin menciut.jika ia melawan,sudah pasti ia juga akan di buat babak belur seperti teman temannya.
"awas lo......!!!"ancam marvin lalu mengajak teman temannya pergi dari sana.
mereka mengendarai motor sport merah dengan merek yang sama.
"awas......"Zie menarik Zio untuk menghindar dari teman Marvin yang sengaja ingin menyerempet zio yang berdiri tak jauh dari zie.
Zio & Zie jatuh secara bersama .untung mereka jatuh ke tanah yang di tumbuhi rerumputan sehingga tidak menimbulkan luka.tapi sayangnya kaki zie sedikit terkilir yang mengakibatkan ia tak dapat berdiri.
"aw........"zie meringis menahan sakitnya saat mencoba berdiri.
"Zie.....lo nggak papa??apanya yang sakit??"tanya Zio panik.
"Kaki gue sakit,nggak bisa buat bangun.kayanya terkilir deh ini"jawab Zie nyengir menahan sakit.
Zio lalu berjongkok di depan Zie yang masih terduduk.
"ayo naik......."ucap Zio sambil menepuk pundaknya.bermaksud mau menggendong zie.
"kuat nggak??."tanya Zie ragu.
"Kuat......,rumah lo udah deket ini."jawab Zio.
Zie mencoba meraih pundak Zio untuk naik keatas gendongannya dan berhasil.
zio berjalan secara berlahan sambil menggendong zie di punggungnya.tak lupa zie menentek bungkusan plastik putih yang berisi obat untuk neneknya.
*Anggap saja malam hari ya guys.... 😄
"Lo dari mana Zie malam malam gini jalan kaki pula."tanya Zio memecahkan keheningan di antara keduanya.
"gue abis dari apotik deket rumah lo beli obat buat nenek.gue sengaja jalan kaki pengen menikmati udara malam hari aja."jawab Zie. "lo sendiri kenapa jalan kaki?? dari mana???kenapa bisa ketemu marvin and the geng??tanya Zie banyak.
"gue abis ngambil buku gue ketinggaln di rumah Ken.sengaja juga pengen jalan kaki eh nggak taunya malah ketemu marvin di sini."jawab Zio.
keduanya terus ngobrol,becanda dan tertawa bersama hingga tak terasa mereka sampai di rumah Zie.
setelah mengantar zie.,Zio pamit pulang dengan menggunakan motor sport milik zie karena sudah cukup malam.
beruntung salah satu pembantu di rumah zie ada yang bisa pijat urut jadi kaki zie bisa langsung di tangani.
.
.
.