Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Hukuman dari Levin



Cafe milik zie semakin siang semakin ramai pengunjung.banyak dari kalangan pemuda pemudi, pelajar, mahasiswa bahkan orang dewasa sampai orang tua berdatangan memenuhi cafe untuk makan siang atau sekedar nongkrong.selain harganya yang terajngakau...,makanan di sana juga sangat enak dan tempatnya sangat menarik.banyak spot foto yang bisa mereka gunakan untuk berselfi bersama teman temannya.


"Prang..........."zie yang membawa pesanan dua gelas minum untuk pelanggannyapun terjatuh saat kakinya tak sengaja tersandung kaki kursi yang tiba tiba di mundurkan saat zie berjalan di dekatnya.


gelas berisi minum yang zie bawa pun pecah berkeping keping hingga mengenai kakinya sendiri.tentu saja kejadian itu menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung cafe. zie mendongak melihat siapa yang duduk di kursi itu.


"Cerri......"ucap Zie lirih.


ya orang yang duduk di kursi itu adalah cerri.ia tersenyum sinis ketika melihat Zie menjadi pelayan di cafe itu.


otak nakalnya pun langsung mempunyai ide untuk mengerjai zie.


"Heh....pelayan...kalau jalan pake mata dong....,pecah kan tu gelasnya.emang lo sanggup buat ganti ruginya."ucap Cerri lantang dengan gaya arogannya.


Lia salah satu karyawan Zie dengan sigap mengambil pesanan yang baru dan mengantarkannya kepada pelanggan. setelah itu ia mengambil peralatan kebersihan untuk membantu membersihkan pecahan gelas yang berserakan di lantai. tapi gerakan Lia di tahan oleh cerri, dan peralatan itu diambil paksa dan di lempar kearah Zie.


"Nih....bersihin sendiri.jangan manja jadi pelayan."ucap Cerri setelah melempat alat kebersihan kearah zie.


"Heh mbak....yang sopan dong jadi orang!!".sahut Lia tak terima bos nya di permalukan seperti itu.


"apa??.lo berani ngalawan gue??mau gue aduin ke manager kalian biar kalian di pecat!!!"ucap Cerri tersenyum sinis.


tak lama datanglah dev dengan pakaian formalnya karena karyawan pengganti untuk karyawannya yang tak masuk hri ini sudah datang.


"Ada apa ini ribut ribut......."ucap Dev dengan wajah datar nya. ia melebarkan matanya ketika melihat Zie masih terduduk di lantai dengan peperapa pecahan gelas yang menancap di kakinya.


Dev langsung menyambar tisu yang ada di meja lalu berjongkok dan membersihkan pecahan gelas dari kaki zie.meskipun hanya luka sedikit tapi itu cukup terasa perih.


"Lo nggak papa??"tanya dev dengan lembut.


"nggak papa ko pak...."jawab Zie sambil meringis menahan perih.


Dev membantu zie berdiri dan menatap tak suka kepada Cerri.


"astaga........,apa yang terjadi???".ucap Levin yang baru masuk kedalam cafe dan langsung melihat keributan yang terjadi disana.


"Bang Levin......"ucap Cerri lirih. cerri tersenyum melihat kakak iparnya juga ada disana."pak manager.....tolong dong pelayannya diajarin yang bener.masa bawa minuman aja nggak becus sampe jatoh segala..,untung baju mahal saya nggak basah."ucap Cerri berniat mengadu kepada dev selaku manager di cafe itu.


"eh cer......lo itu punya masalah apa sih sama gue??kanapa selalu aja cari gara gara sama gue!!".ucap Zie kesal.sedari tadi ia memang diam saja mendengar kata kata yang di lontarkan cerri kepadanya.


"Lihat kan pak.....,pelayan anda ini sangat tidak sopan pada pelanggan.mending bapak pecat aja dia sekarang!!!".ucap cerri lagi.


"Cukup!!!".bentak levin melerai.cerri tersenyum senang mendengar sang kakak ipar ikut mengeluarkan suara untuk membelanya.tapi ternyata pikiran cerri salah.


"cerri....minta maaf.!!"perintah levin yang membuat cerri membulatkan matanya.


"what????,bang levin nggak salah??".tanya cerri takut takut jika ia salah mendengar.


"enggak.....abang mau kamu minta maaf sama Zie.kamu tau, zie itu yang punya cafe ini dan dia juga yang punya restoran dimana kakak kerja.bisa bisanya kamu cari gara gara sama dia.!!!"Bentak levin.


"Cepat minta maaf atau jatah bulanan kamu abang potong 50%."ancam Levin.


"oh...jadi adek ipar kamu itu cerri kak???Sudah lah......, jangan di perpanjang."ucap Zie malas meladeni cerri.


"nggak bisa gitu....dia sudah salah bahkan mempermalukan kamu di depan umum."ucap Levin.ia kecewa dengan kelakuan adik iparnya itu.


"gue nggak papa......,sini laporannya."ucap Zie dengan sikap dinginnya dan meminta berkas berkas yang levin bawa lalu pergi sebelum cerri meminta maaf padanya.


Dev selaku manager di cafe itu langsung meminta maaf atas ketidak nyamanan para pelanggan atas kejadian tadi dan langsung menyusul kerjaan zie.


sedangkan Levin langsung menyeret Cerri keluar dari cafe.ia benar benar sangat marah kepada Cerri yang bertingkah arogan seperti itu. apalagi yang di permalukan cerri adalah zie, orang yang selama ini ia kenal sangat baik. levin sangat malu kepada zie, kali ini ia akan memberi hukuman kepada cerri agar bisa bersikap lebih sopan lagi kepada orang lain.


"lepas bang......tangan aku sakit."ucap Cerri ketika levin terus saja menyeretnya.


"Cerri!!!!abang nggak pernah ngajarin kamu bersikap arogan kaya tadi!!!kamu itu malu maluin tahu nggak!!!.mana yang kamu permaluin atasan abangmu sendiri lagi!!!!gimana kalau sampai abang kamu ini di pecat dari pekerjaan gara gara masalah ini!!!kamu mau hidup miskin!!!selama ini kemewahan yang kamu dapat itu semua dari kerja keras abang diresto itu!!!.abang kecewa sama kamu!!!'.bentak Levin sangat kesal.


"tapi kan cerri nggak salah bang".ucap cerita membela diri.


"ck......,abang ini tau siapa zie.abang udah kenal dia sejak dia masih kecil.dia nggak pernah cari gara gara sama orang lain.nggak kaya kamu!!!".apa kamu nggak ada sedikitpun rasa penyesalan??. apa kamu benar benar pengen abangmu ini jadi pengangguran??"bentak levin semakin geram.


"maaf bang......"ucap Cerri merasa dengan kemarahan levin.baru kali ini ia melihat kakak iparnya marah marah seperti ini.


"jangan minta maaf sama abang!!!minta maaf sama zie!!!minta maaf lah yang benar!!yang tulus!!!dan jangan mencari gara gara lagi sama dia!!!".perintah Levin tegas.


"iya bang....."jawab Cerri sambil menundukkan kepalanya.


cerri tak mau diarahi habis habisan di depan umum seperti ini.jalan satu satunya adalah dengan mengiya kan semua kata kata dari abangnya agar kemarahannya selesai.


"abang akan menghukum kamu agar kamu jera!!!mulai sekarang kamu dilarang keluar rumah kecuali sekolah selama sebulan!!!serahkan ke abang semua kartu yang kamu punya sama kunci mobil."ucap Levin menyadongkan tangannya kearah cerri.


"what...???.nggak bisa gitu dong bang".protes cerri.


"oh...mau di tambah jadi dua bulan??"ucap Levin.


"eh jangan bang....ini nih kartu sama kunci mobil ambil".ucap cerri menyerahkannya kepada Levin.


"Naik kemobil abang!!!abang antar kamu pulang sekarang".perintah Levin.


dengan langkah berat, cerri pun mengikuti perintah Levin.


ia duduk di sebelah levin dengan wajah cemberut.apa jadinya ia sebulan tanpa jalan jalan, kesalon dan shoping.?? niatnya ingin mengerjai zie malah dia yang kena hukuman.apes banget dah........ 😄


.


.


.