Kenzo, Kenzie & Kenzio

Kenzo, Kenzie & Kenzio
Sekertaris



Ken mengajak Zie duduk bersama di sana, banyak pertanyaan yang Ken tanyakan kepada Zie seperti yang dev dan Levin lakukan ketika melihat kedatangan Zie sehingga Ken melupakan keberadaan gadis yang datang bersamanya. tak lama, pelayan datang membayakan pesanan milik Ken dan menatanya di atas meja dengan hati hati.


"Selamat menikmati,.."ucap pelayan itu dengan ramah dan sedikit membungkukkan badannya lalu pergi.


"ehm...... " dehem Zie...... "lo nggak ada niat buat ngenalin seseorang sama gue gitu Ken??" tanya Zie sambil melirik kearah seorang gadis cantik yang sedari tadi hanya diam menyaksikan keakraban Ken dan Zie.


"ah....sorry sorry....., gue sampai lupa. Kenalin dia sekertaris gue namanya Tanti. Tanti...,ini Kenzie pemilik restoran ini.". ucap Ken memperkenalkan keduanya. Zie dan Tanti saling berjabat tangan dan menyebutkan namanya masing masing.


"Yakin cuma sekertaris.....?" tanya zie sambil menaik turunkan kedua alisnya secara bersamaan menggoda Ken.


"Apa'an sih Zie....., " jawab Ken menatap tajam kearah Zie. Zie tertawa lalu pamit pergi meninggalkan Ken dan Tanti.


Ken dan Tanti melanjutkan makan malamnya tanpa ada pembicaraan sedikit pun diantara keduanya.


Zie berjalan kearah dapur karena ia melihat seseorang yang ia kenal melintas disana. Levin yang melihat zie dari jauh pun pamit kepada Marvin dan Mif untuk segara menyusul Zie kedapur.


" lo kerja di sini......??" tanya zie begitu mendekati orang itu. Gadis itu berbalik dan membulatkan matanya begitu melihat Kenzie berdiri di depannya.


"Bos....., saya bisa jelaskan......" sahut levin yang sudah berada di belakang Zie.


"Bos...??". gumam gadis itu kaget mendengar managernya memanggil Kenzie dengan sebutan Bos.


"Tentu....kamu harus menjelaskannya sekarang. kenapa tidak ada laporan sama sekali tentang penerimaan karyawan baru." jawab Kenzie memasang wajah garangnya.


"Begini Bos......, seminggu yang lalu saya menolong gadis ini yang sedang di ganggu oleh beberapa preman. setelah saya tanya ternyata dia tidak punya tempat tinggal bahkan uangpun tidak punya. dia sudah dua hari hidup terlunta lunta di kota ini dan dia tidak memiliki sanak saudara disini. dia memiliki masalah dengan keluarganya di kota Y sehingga dia melarikan diri sampai kekota ini. saya merasa kasihan Bos, makannya saya membawa dia kerja disini." ucap levin panjang lebar menjelaskan tentang gadis itu.


"Kenapa kamu tidak memberi tahuku sejak awal??". ucap Zie dengan nada yanh sedikit meninggi.


"Maaf Bos....., karena dia tidak memiliki identitas sama sekali." jawab Levin menunduk.


"Lalu kenapa kamu percaya begitu saja?? bagaimana kalau dia orang jahat??". tanya Zie membentak.


"Filling saya mengatakan kalau dia orang baik bos....,jika dia berbuat jahat di sini maka saya yang akan bertanggung jawab." jawab Levin yakin.


"Bagus......." ucap Zie singkat. Zie memandang gadis yang sedari tadi terdiam mendengarkan Levin dan Kenzie berbicara.


greppp......


Zie tiba tiba memeluk gadis itu dan tersenyum. Andre diaz itulah nama dari gadis itu. Andre adalah teman kuliah Zie di Harvard, ia salah satu mahasisiwa yang berasal dari indo sama seperti zie. keduanya juga berteman cukup baik karena mereka terlibat dalam satu komunitas khusus anak anak indo yang kuliah disana. Andre salah satu lulusan Mahasiswa terbaik disana tapi setelah wisuda Zie memang tidak pernah mendengar kabar tentangnya lagi.


Levin di bingung melihat sikap kenzie yang tiba tiba memeluk Andre diaz. ia pikir Bosnya akan marah besar kepadanya dan langsung mengusir Andre Diaz dari sana.


"kak Levin...., Andre ini teman kuliah gue. makasih lo udah nolongin dia." ucap Zie kepada lebih dengan senyum manisnya.


"Hah....jadi, dia lulusan dari luar negeri dong??".tanya Levin kaget.


"iya...." jawab Zie singkat. " lo ikut gue yuk...., lo pasti belum makan kan??" ucap Zie langsung menggandeng Andre untuk ikut bersamanya bergabung bersama Mif dan Marvin.


"Andre.....Lo ko bisa disini.....??" Tanya Malvin kaget melihat kedatangan Zie bersama Andre.


"duduk ndre....., kita semua butuh menjelasan kenapa lo bisa ada disini" ucap Zie menyuruh Andre duduk..


"(What....., dia cewek namanya Andre, lah Gue yang Cowok namanya malah Mifta. bener bener terbalik)" gumam Mif dalam hati mendengar nama seorang cewek yang Marvin sebut.


"jadi lo pemilik restoran ini??".tanya Andre kepada Zie yang sudah penasaran sedari tadi setelah duduk menuruti perintah Zie.


"iya....., gue Bos disini jadi lo harus cerita semuanya sama gue kalau lo masih mau tetep kerja disini!!!." ancam Zie agar Andre mau bercarita. "tapi sebelumnya lo makan dulu deh biar punya tenaga buat cerita." ucap Zie tersenyum.


Andre mengangguk dan mulai memakan makanan yang sudah zie pesan untuknya. setelah selesai, Andre minum segrlas air putih lalu menghela nafasnya sebelum mulai bercerita tentang kehidupannya setelah berhasil menjadi sarjana lulusan luar negeri.


"jadi gini.........." Andre pun memulai ceritanya setelah acara wisuda waktu itu selesai di gelar.


Saat itu...., Andre mendapat telpon yang memberi tahu bahwa Ayahnya sakit parah dan sekarang sedang di rawat di rumah sakit. mendengar hal itu, Andre tentu panik dan memutuskan untuk langsung pulang ketanah air sore itu juga.


sakit yang di derita Ayahnya adalah penyakit jantung yang sudah cukup parah sehingga harus dirawat secara intensif dirumah sakit dan juga harus segera melakukan oprasi pemasangan Ring pada jantungnya. hal itu tentu memerlukan dana yang tidak sedikit sehingga membuat Andre mau tidak mau meminjam uang kepada rentenir dengan menyerahkan sertifikat tanah dan rumah dan sebidang kebun yang ayahnya miliki sebagai jaminannya.


Andre berasal dari keluarga sederhana yang memiliki kecerdasan luar biasa sehingga ia mendapatkan Beasiswa di universitas Harvard karena ia mendaftarkan diri melalui jalur khusus. untuk membiayai kebutuhannya sehari hari diluar negeri, Andre melakukan kerja part time di restoran milik Zie. ya...Zie adalah penolong Andre secara tidak langsung baik di luar negeri dulu ataupun di indo saat ini.


setelah ayah Andre di oprasi dan sembuh, kehidupan mereka semakin lebih buruk karena terlilit hutang yang sangat besar. yakin bahwa Andre tidak bisa membayarnya, Tuan rentenir yang sudah bangkotan itu pun meminta Andre menjadi istrinya sebagai pelunas hutang tentu saja Andre menolak hal itu mentah mentah. Rentenir itu tidak mau mengalah terus menagih hutang dan menekan Andre agar mau menikah dengan Tuan Rentenir sampai akhirnya ayah Andre kembali jatuh sakit dan meninggal.


Rentenir itu masih terus memaksa Andre untuk mau menikah dengannya hingga rumah tanah dan sebidang kebun di sita oleh rentenir itu karena hutang Andre semakin menggunung. Andre di usir dari rumahnya tanpa membawa apapun hanya dompet kecil yang ia selipkan di saku celananya yang berisi kartu identitas dan beberapa lembar uang. tapi Tuan rentenir itu tetap memaksa Andre untuk menikah dengannya bahkan tak segan membawa Andre secara paksa. Andre mlearikan diri dengan menaiki sembarang bus antar kota yang saat itu akan pergi hingga membawa Andre sampai ke kota J.


sayangnya begitu turun dari bus, dompet yang ada di kantong celananyahilang entah kemana sehingga Andre terlunta lunta tanpa arah dan tujuan selama dua hari hingga pada akhirnya Andre bertemu dengan Levin.


Zie menghela nafasnya panjang setelah mendengarkan cerita dari Andre. ia tak menyangka temannya yang memiliki kecerdasan yang tinggi, pekerja keras dan baik hati seperti Andre mengalami ujian hidup yang cukup sulit.


"Andre mulai sekarang lo akan menjadi sekertaris gue di perusahaan baru yang akan gue resmikan dalam waktu dekat ini. apa kau mau??". tanya Zie.


sayang sekali jika kemampuan yang di miliki Andre hanya di simpan begitu saja. Zie yakin Andre memiliki kemampuan sepadan dengan Mif asisten pribadinya meskipun belum memiliki pengalaman jadi Zie ingin mempekerjakan Andre di Perusahaan barunya.


"A apa gue nggak salah denger Zie??".tanya Andre terbata.


"tidak....gue yakin kalau lo mampu menjadi sekertaris gue."jawab Zie yakin.


"lo yakin?? tapi gue nggak punya ijasah Zie...." jawab Andre. ia ingin menerima tawaran dari Zie tetapi ia ragu karena tidak memiliki ijasah saat ini.


"Yang gue butuhkan kemampuan lo, ijasah hanya formalitas. lagian gue kan bos nya, terserah gue dong mau mempekerjakan siapa". jawab Zie dengan gaya bos nya.


"Baiklah......,gue mau. gue akan buktikan kalau gue mampu jadi sekertaris terbaik lo." ucap Andre bersungguh sungguh.


"Ok.....mulai sekarang Andre jadi sekertaris gue. mita tolong kamu urus semuanya.' perintah Zie pada mif. " saya harap kalian bisa bekerja sama dengan baik'. ucap Zie lagi.


" Baik Nona....." jawab Mif.


setelah itu, zie pun pamit untuk pulang kepada Levin karena sudah malam. Zie mengantar Andre pulang ke kontrakannya terlebih dahulu sedangkan Mif ikut bersama Marvin karena malam ini mereka akan tidur di aparteman mewah milik Marvin.


.


.


.


.


bersambung........


.


.


.


*Andre Diaz (sekertaris baru Kenzie)



*Tanti (Sekertaris Kenzo)



*Kenzie