The God in the Modern World

The God in the Modern World
Peringatan



“Jangan salahkah aku apabila aku dianggap sebagai seorang penjahat. Bukankah kalian para aparat yang dianggap pahlawan mencari masalah dengan kami?” Theon mengulurkan tangannya, dia menahan semua peluru dari pesawat jet dan helikopter yang tengah menembakinya.


Rena yang berdecak kesal, dia mengeluarkan elemental kegelapan untuk menghancurkan semua pesawat. Tidak, Rena tidak sampai menghancurkan pesawat dan helikopter, dia hanya membuat benda-benda itu tidak bisa terbang dengan menghancurkan mesin utamanya.


Semua orang berteriak ketika mendapati bahwa pesawat jet maupun helikopter jatuh karena Rena mengeluarkan tali kegelapan dan menghancurkan mesinnya. Tapi di sisi lain Rena benar-benar masih memiliki hati, dia mengangkat kedua tangannya perlahan yang membuat sebuah menara es menahan helikopter dan pesawat itu yang hendak jatuh, sehingga benda-benda itu membeku di atas.


“Aku katakan sekali lagi! Kami bukanlah penjahat, hanya para aparat yang sok menjadi pahlawan yang menyerang kami seperti yang kalian lihat. Jika kami memang seorang penjahat, aku sudah menghancurkan kalian semenjak tadi. Jika para aparat masih mencoba mencari kami, kami mungkin akan sangat lebih buruk dari penjahat.” Kata Theon dengan nada suara yang cukup tinggi.


“Tapi penyihir hanya akan membuat dunia tidak maju. Mereka tidak mau berpikir kritis dengan menggunakan sains dan ilmu pengetahuan, mereka hanya menggunakan kemampuan tak masuk akal yang dapat merusak tatanan dunia.” Teriak salah satu dari seseorang yang merupakan bagian dari aparat. Dia tampaknya menyangkal apa yang Theon katakan.


Theon menatapnya dengan cukup sinis. Apa yang dia lakukan adalah mengulurkan tangannya tepat pada orang itu. Sehingga membuat orang tersebut benar-benar ketar-ketir karena menganggap Theon akan membunuhnya.


Tidak sampai, awal-awal pamer kekuatan di depan umum, membunuh seseorang bukanlah pilihan yang bijak. Hanya sekedar mengancam saja, dia juga hanya menjawab pernyataan dengan sangat tegas. “Kau pikir aku minim ilmu pengetahuan? Dunia tidak akan maju seperti ini jika sebelumnya tidak ada zaman era pedang dan sihir.”


“Sekian dari ku, Lord Unknown.” Theon mengakhiri sebuah perkataannya, kemudian dia bisa dibilang langsung menghilang dengan kecepatan petir. Sehingga mengakibatkan sebuah sambaran petir muncul dengan sangat kencang.


“Dark Witch seperti yang kalian kenal para agensi. Kalian pikir bahwa aku lah yang paling kuat sehingga kalian mengincar ku untuk melakukan sebuah percobaan. Tapi siapa yang menyangka, bahwa justru Lord Unknown, tuanku lah yang melindungiku.” Rena berkata dengan tatapan wajah yang cukup sinis dari balik topengnya. Kemudian, dia membatin dengan cukup malas sebelum tubuhnya menghilang menjadi sebuah unsur kegelapan, “Dasar manusia rendahan!”


Ketika Lord Unknown dan Dark Witch pergi, suasana alun-alun kota mendadak menjadi panas. Maksudnya udaranya menjadi panas dengan langit yang cerah hampir sore. Hawa seperti itu mengakibatkan seluruh alun-alun yang membeku meleleh secara perlahan. Sehingga mereka yang terjebak bisa lari dengan aman sebelum helikopter dan pesawat terjatuh ketika menara es yang membekukan benda itu meleleh.


Hal tersebut membuat semua orang yang merekam kejadian langsung memposting ke sosial media tentang sesuatu yang disembunyikan oleh dunia. Karena mereka tahu, jika mereka menghiraukannya, kemungkinan para aparat mengancam mereka untuk tutup mulut tentang kebengisan mereka.


Apa yang dilakukan oleh para petinggi negara dan dunia mendapatkan banyak kecaman. Karena mereka sendiri tahu, tidak ada sesuatu hal yang membahayakan dari penyihir, karena pada dasarnya mereka sama sekali tidak pernah mendengar penyihir membuat ulah .


Tentu itu membuat para aparat kesal. Apa yang akan mereka jelaskan kepada petinggi negara dan dunia? Keberadaan sosok Lord Unknown dan Dark Witch membuat geger para aparat, mereka seolah seperti kebakar mental dan ingin marah karena membuat semua orang mengetahui bahwa penyihir itu ada.


“Anda menyebarkan sebuah propaganda yang baik juga. Selain kita bisa mengecam agar tidak memburu Dark Witch dan Lord Unknown, tapi Anda membuat semua orang di penjuru dunia mempercayai sebuah sihir. Apalagi negara maju yang menganggap bahwa orang yang mempercayai sihir adalah orang kuni, menganggap bahwa sihir adalah mitos. Walaupun, secara harafiah elemental bukanlah sihir.” Rena menghela napas lega.


“Huh, tadi itu benar-benar menegangkan. Selain itu aku tidak menyangka bahwa mereka memiliki sebuah tekhnologi semacam cincin ruang. Bayangkan saja, sebuah senjata keluar setelah hologram membentuk senjata tersebut, dan mereka bisa memegangnya dengan cukup mudah.” Theon menghela napas sambil melepas topeng tengkorak serta jubah apinya. Kemudian, dia memasukkannya ke dalam cincin ruang kembali.


“Aku pernah dengar, itu adalah tekhnologi WLIS, weapon limitation inteligent system. Yang mana mereka bisa memunculkan sebuah senjata dari jam tangan mereka hanya dengan sebuah perintah.”


“Fire Sword!” Theon melakukan sebuah perintah seperti yang dikatakan oleh Rena tentang penjelasan sebuah tekhnologi tersebut yang mana akan keluar hanya dengan sebuah perintah. Dan tentunya Theon tidak mau kalah, dia mempunyai sebuah benda yang juga sama persisnya dengan teknologi tersebut. Hanya menggunakan sebuah perintah, walaupun dari alam bawah sadar Theon mengambilnya dengan cukup cepat.


“Kurang lebih seperti itu. Tapi WLIS hanya dikhususkan untuk senjata.” Rena menjelaskan.


Theon mengangguk, usai mendapatkan plasma dari mafia, Theon juga tertarik untuk mendapatkan tekhnologi itu. Setidaknya dia bisa memiliki sesuatu untuk pamer di alam dewa kelak.


Dia menghela napas sambil memasukkan kembali Fire Swordnya, dia mengambil tas nya dan memutuskan untuk pulang dari sekolah. Lagipula keadaan sudah sore. Dia juga cukup puas membuat orang-orang percaya bahwa sihir itu ada. Karena dirinya teringat bahwa orang yang percaya sihir akan dianggap bodoh dan primitif oleh orang yang merasa pemikiran terbuka.


2022 dengan sebuah sihir, itu merupakan sebuah peristiwa mengejutkan. Ketika Theon melewati gerbang sekolahan, tiba-tiba banyak orang yang menjadikan kejadian beberapa menit yang lalu sebagai topik utama. Hanya beberapa menit yang lalu, tapi entah kenapa bisa menyebar secepat ini.


“Apakah menurutmu pamanku tadi mengikuti operasi penangkapan Dark Witch?” tanya Theon.


“Menurutku iya. Sangat disayangkan sekali dia tidak tahu bahwa Lord Unknown ternyata adalah keponakannya sendiri. Lagipula salah dia sendiri memberitahuku bahwa dia mengincar Dark Witch yang merupakan aku.” Rena menahan tertawa, dia merasa bahwa paman Theon melakukan tindakan yang cukup konyol dan sangat lucu. “Pangeran, ngomong-ngomong mengapa Anda menggunakan kata Lord Unknown? Jika Dark Witch itu sudah jelas, karena mereka yang memberi nama aku.”


Theon sedikit membungkukkan badannya dan berjalan dengan cukup malas. Bahkan menjawab pun rasanya juga cukup malas. “Mereka tidak mengenal aku, sedangkan kau sudah dikenal dari kalangan agensi dengan sebutan Dark Witch. Jadi, aku pikir menggunakan nama Unknown atau tak dikenal adalah hal yang keren. Sedangkan Lord di depannya, yang berarti tuan, yaah, kau tau sendiri lah. Sehingga, Tuan tak dikenal.”