The God in the Modern World

The God in the Modern World
Belum ada seminggu



Pada akhirnya, dua hari setelah pemakaman istri Yosef dan istri Harry Scott, mereka semua berkumpul di pulau Zenphary untuk membahas hal tersebut lebih lanjut. Siapa yang menyangka? Pertemuan ini juga dihadiri oleh Luis Zuan bersama putranya yang mengucapkan bela sungkawa kepada mereka berdua.


Mereka tahu, bahwa Harry dan Yosef tampaknya hampir melakukan saling bunuh dengan istri-istri mereka yang menjadi korban. Namun, mereka akhirnya menyadari bahwa ini merupakan sebuah hasil adu domba yang diberikan oleh Theon. Dibuktikan, dengan nomor Theon yang memang sudah aktif, tapi mereka bisa mencari data siapa pengguna nomor itu sebelumnya.


Luis menelan ludah, apakah itu artinya bahwa dirinya benar-benar mengambil langkah yang salah yaitu mengecam Theon yang berhasil membawa pulang bintang neutron, padahal aturannya memanglah begitu. Mengingat, bahwa kemampuan Theon tidak bisa untuk diremehkan, seperti kemampuan ilusinya yang mampu membuat Luis sendiri hampir syok.


Kemudian, tentang pembunuh bayarannya, sudah mendapatkan kabar lagi dari mereka, membuat Luis sebenarnya seperti salah mengambil langkah untuk bermacam-macam kepada Theon yang menyebabkan akhirnya seperti ini. Tapi, ketika dia bersama dengan Yosef dan Harry, mengapa harus takut kepada Theon?


Jadi dia turut andil perencanaan untuk membunuh Theon yang menyebabkan terjadinya ini semua.


“Sebelumnya maafkan kesalahanku kepadamu tuan Harry, sungguh ini merupakan sebuah kesalahpahaman dan adu domba.” Yosef sedikit menundukkan kepalanya untuk meminta maaf kepada Harry Skelleton. Baik itu serangannya yang mampu membunuh istri Harry dan yang lainnya.


Begitupun dengan Harry, mereka mengakhiri dengan jalan perdamaian, namun mereka menyalahkan kematian istri mereka kepada Theon yang mengadu domba. Sehingga, mereka langsung memulai tentang perencanaannya.


Dan perencanaan ini sebenarnya cukup beresiko, atau kemungkinan terburuknya mereka akan terkuak oleh para petinggi negara. Sehingga, untuk meminimalisir hal itu terjadi, mereka akan melakukannya di sebuah hutan, jauh dari pemukiman, sinyal dan radar. Meskipun mereka tahu, bahwa itu akan menjadikan mereka akan merusak hutan itu sendiri. Secara, pulau Zenphary merupakan pulau yang akan kaya dengan hutan, tapi tidak lebih lebat dibandingkan dengan Nevery.


Berbeda jauh dengan pulau Envuella yang sudah padat penduduk, apalagi ibukota New Santara yang hanya dipenuhi oleh gedung-gedung pencakar langit.


......


Tiga hari kemudian, Theon dan Rena kini dalam kondisi pulang sekolah, melepaskan penat di atas sofa yang sangat empuk. Theon juga menyalakan sebuah televisi, yang mana sangat kebetulan sekali berita daerah menyiarkan sebuah berita tentang hancurnya sebuah rumah yang ada dipinggir hutan yang sangat tidak masuk akal. Banyak mayat-mayat berhamburan dengan kondisi rumah seperti terinjak benda yang sangat besar.


Theon tak peduli, dia mengganti siaran yang lebih menarik dibandingkan dengan berita yang selalu melebih-lebihkan. Dan yang menarik bagi Theon dan membuat dia tersenyum adalah siaran kartun kesukaan Theon sendiri, baik itu Theon Alzma, maupun Fang Theon yang tiba-tiba juga suka, meskipun tokoh dari kartun adalah seorang perempuan.


“Pangeran, ada panggilan yang tampaknya datang dari nomor tak dikenal. Apakah aku harus menjawabnya?” Tanya Rena sambil menunjukkan Smartphone nya yang menunjukkan ada sebuah panggilan berdering dari seseorang yang tak dikenal.


“Jawab saja, itukan smartphone mu. Kenapa harus tanya aku?”


“Rena, aku ingin mengundangmu untuk makan-makan dua hari lagi. Apakah kau ingin liburan menuju pulau Zenphary? Roney akan menjemputmu jika kau mau, aku juga membelikanmu tiket high class untuk kalian berdua. Bukankah kalian berdua pasangan? Itu akan menjadi liburan terbaik bagi kalian.” Kata Starllet dengan cukup senang.


Rena berpikir sejenak, mengapa sikap Starllet berubah seperti ini? namun, dia benar-benar tertarik dengan tawaran Starllet, tawaran, dengan kata lain. Dia juga memberi sebuah isyarat kepada Theon bahwa yang meneleponnya adalah Starllet Scott yang diri mereka temui lima hari yang lalu. Dia tidak menyangka bahwa Starllet sudah pulang, mungkin karena beberapa hari yang lalu dia menghadiri pemakaman ibunya.


“Baiklah Starllet, ku hargai itu. Sampai bertemu lagi” Kata Rena ditutup dengan senyuman yang cukup ramah.


“Starllet? Bagaimana dia bisa mendapatkan kontakmu?” Theon menatap Rena dengan cukup sinis.


Rena menghela napas, sembari berkata, “Tidak heran, dia memiliki mafia. Akses ilegal sering dia lakukan seperti mencuri data seseorang. Termasuk menyelidiki nomor teleponku adalah yang mudah. Dan Anda tahu mengapa dia tidak menelepon Anda?”


Theon tersenyum, tampaknya belum ada seminggu pelaku pembunuhan Jean sudah terbongkar. Kenapa Starllet tidak meneleponnya karena Theon sendiri belum ganti nomor, sedangkan nomor sebelumnya sudah dia buang jauh-jauh. Kemudian, Starllet juga benar-benar sangat berbeda, dari telepon yang Theon dengar, Starllet benar-benar bahagia, padahal kemarin ibunya telah meninggal.


“Dasar primitif, ekspresi untuk menipu seseorang mudah sekali untuk ditebak.” Theon mengangkat ujung bibirnya dan kembali menatap pada layar televisi. “Tapi sepertinya aku juga salah langkah, seharusnya kala itu aku tidak menemui Starllet. Aku hanya perlu meminta Roeny memaksa dia mengantarkanku ke rumah Jean, kemudian aku hanya perlu membunuh Roney pula agar dia tidak berbicara terus terang. Hanya saja di dunia ini waktu tidak bisa terulang.”


Theon tidak sempat berpikir bahwa tindakannya juga primitif. Dengan menemui Starllet kala itu, membuat dirinya pasti dicurigai dengan cukup mudah. Apalagi didukung dengan sebuah teknologi yang membuat komunikasi cukup cepat. Sehingga belum ada seminggu sekalipun, apa yang dilakukan Theon terkuak.


“Anda sebenarnya salah juga, di dunia ini ada namanya mesin waktu. Tapi itu hanya sebuah hipotesis dan teori belaka. Bukan sihir ruang dan waktu, itu menggunakan mekanika kuantum yang mungkin Anda tidak akan bisa mengerti.” Potong Rena.


“Benarkah?” Theon mengerutkan dahinya dan tersenyum. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa sihir ruang dan sihir waktu bisa diterapkan di dunia ini tanpa menggunakan konsep sihir, melainkan konsep sains yang Theon tidak akan mengerti. Hanya saja, itu hanyalah sebuah teori dan juga hipotesis atau jawaban sementara.


Dia kemudian kembali berpikir, kemungkinan jika Starllet sudah mengetahui bahwa Theon hanyalah seorang pengadu domba, dia tidak akan bergerak sendirian, dia akan mengembalikan perdamaian kembali kepada ayah dan Harry untuk membunuhnya. Secara, mereka berdua tidak dikabarkan meninggal, melainkan menghilang pasca sebuah monster yang menyerang di sebuah berita viral akhir-akhir ini.


Tidak menutup kemungkinan juga bahwa keluarga Scott akan meminta bantuan keluarga Luis pula. Sudah lengkap pula, kekesalan Theon beberapa minggu yang lalu akan benar-benar terlampiaskan dengan cukup mudah. Theon tidak perlu lagi menyakiti orang lain yang hanya ikut-ikutan jika pada akhirnya begini. Tak perlu cara halus, cara kasar sekalipun menurut Theon sangatlah mudah.


“Tiga kelompok sekaligus? Mafia Skeleton bersama tuan Harry, Mafia Gaia bersama tuan Yosef, Kemudian ada juga Luis yang memiliki murid.” Rena benar-benar sangat penasaran, apabila ketiga keluarga terkuat di New Santara ini akan dibantai habis-habisan oleh anak Sma.