The God in the Modern World

The God in the Modern World
Gunung Floryan



Theon setelah berkata demikian, dia menghela napas, pembicaraan sambil berjalan hanya akan membuang-buang waktu. Jadi, tubuhnya perlahan-lahan melayang dan kemudian dia terbang menuju ke arah timur, atau lebih tepatnya gunung Floryan.


Begitupun dengan Lesha, yang langsung terbang. Dan juga seperti biasa, Elzabeth tidak akan terbang apabila dia tidak mengepakkan sayap kegelapan buatannya, sehingga di tengah-tengah pandangan seseorang, Rena kemudian terbang mengikuti kemana perginya Theon. Yang kemudian, disusul Strega yang notabene bisa terbang dengan cukup mudah kapanpun.


Alam dewa cukuplah kecil dibandingkan dengan bumi, tapi dewa paling lemah di bumi merupakan sosok paling kuat di alam manusia biasa. Sehingga, sebenarnya manusia di sini bukanlah apa-apa.


Selain itu, di alam ini terdapat kekaisaran yang berbeda-beda, dengan para kaisar dewa yang kekuatannya bahkan bisa menghancurkan tata surya bumi. Salah satu kekaisaran adalah kekaisaran bayangan yang letaknya paling timur, dan juga gunung Floryan yang menjadi gunung paling ikonik di alam ini.


Meski namanya terlihat ramah, gunung Floryan sendiri nyatanya bagaikan sebuah neraka. Dipenuhi oleh elemental beast yang benar-benar sangat buas, setidaknya elemental beast di sana rata-rata memiliki tingkatan yang sama dengan para dewa dengan peringkat dewa murni.


Di sisi lain, meskipun menjadi tempat pertama dengan matahari terbit, nyatanya gunung Floryan menjadi gunung paling gelap dengan aura kegelapannya yang cukup pekat. Para pemburu elemental beast sekalipun, mungkin akan sangat sulit untuk kembali apabila sudah terlanjur masuk, terkecuali para dewa dengan peringkat yang cukup tinggi.


Paling gelap bukan semata-mata, dan itu bisa dijelaskan secara ilmiah. Gunung itu benar-benar cukup lebat, yang membuat sinar matahari tidak bisa menembus rindangnya pepohonan di sana. Para pemburu sering kali juga tersesat dan kesulitan untuk mencari jalan keluar.


Theon dengan cukup cepat, dia sudah berdiri di lereng gunung. Tepat di sampingnya merupakan sebuah jurang yang Theon sendiri tidak mengerti seberapa dalam jurang tersebut. Disusul dengan yang lainnya yang cukup kaget tentang keadaan pegunungan ini, yang mana hanya sedikit matahari yang masuk.


Tapi tidak heran, matahari baru saja terbit dari timur, sedangkan mereka berada di barat yang gunung yang menjadikan keadaan seolah tidak terkena cahaya matahari.


“Kau sebagai avatar tidak akan ingat tentang gunung Floryan ini. Elzabeth juga tidak pernah menuju gunung ini. Apalagi Strega yang notabene tidak tahu apa-apa.” Ucap Theon sambil melihat sekeliling. Dia mengandalkan sebuah elemen api dan cahaya yang dia keluarkan di kedua tangannya untuk menyusuri hutan gunung Floryan ini.


“Katanya gunung ini dipenuhi oleh elemental beast kegelapan yang rata-rata memiliki peringkat dewa murni?” Elzabeth membalas, dia melihat sekeliling dan merasakan bahwa gunung ini memiliki aura kematian dan kegelapan yang cukup pekat.


“Elemental beast?” Strega benar-benar ingin mengerutkan dahinya. “Maksudmu seperti hewan-hewan mengerikan yang dikeluarkan oleh Lord Unknown?” Tanyanya cukup mengundang rasa penasaran baginya.


Theon sendiri menggelengkan kepalanya, tapi dia sendiri juga tidak menyalahkan apa yang Strega katakan. Sehingga, dia menjawab, “Mungkin seperti itu, dan kekuatannya hampir sama. Akan tetapi, hewan milikku bukan berjenis elemental beast, melainkan beast spirit atau roh hewan. Perbedaan yang paling mencolok, setiap elemental beast memiliki elemental crystal di dalam tubuh mereka yang digunakan untuk menyerap energi spiritual untuk naik peringkat. Sedangkan pada beast spirit dan roh sendiri tidak memiliki elemental crystal.”


Strega kemudian masih ingin bertanya, “Jadi sebenarnya, jika dibandingkan, roh di bumi jauh lebih banyak dibandingkan dengan roh di alam dewa?”


Theon menjawab sambil menyentuh dagunya sendiri. “Benar, bahkan kaisar dewa kegelapan di kekaisaran bayangan sendiri memiliki roh dari bumi, yaitu roh dewa Mesir kuno. Dan saat aku bertransmigrasi di bumi, aku sendiri juga cukup terkejut. Bahkan tidak hanya kaisar dewa kegelapan, tapi para kaisar dewa dan tangan kanannya yang rata-rata memiliki roh di bumi. Aku cukup terkejut, apakah sebenarnya bumi diciptakan untuk menampung para roh agar bisa diburu oleh para dewa?”


........


Di sebuah gua tentunya, seseorang dalam sebuah kegelapan dia tengah berada dalam posisi lotus. Perlahan, dia membuka matanya secara perlahan-lahan, memperhatikan sebuah patung yang memiliki dua tanduk di kepalanya yang sangat mirip dengan seorang iblis.


Wanita itu, menghela napas dan berdiri. Wajahnya terlihat datar, meskipun ada niat terselubung di dalam hatinya. “Meskipun aku seorang dewa, tapi nyatanya peringkatku berada di kaisar iblis. Aku akan melakukannya esok pagi untuk meluluh lantahkan alam dewa, guna membalaskan dendam Demon of Demons yang telah dibunuh oleh dewa sialan itu.”


Memang, jika para dewa menggunakan selipan dewa dalam peringkat mereka, begitu juga dengan seorang iblis sebenarnya. Seperti apabila di dewa ada salah satu peringkat bernama Kaisar dewa, maka di iblis juga terdapat peringkat kaisar iblis. Jika dewa memiliki God of Gods, maka iblis memiliki Demon of Demons.


Tapi ras iblis tampaknya hampir sepenuhnya sirna, delapan belas tahun yang lalu, para dewa sendiri membunuh seluruh iblis, karena salah satu iblis terkuat mereka, yaitu Demon of Demons telah bertindak kurang ajar, karena ratusan tahun sebelum itu, Demon of Demons hampir membunuh God of Gods sebelum Zeno, yang berdampak pada sebuah kutukan yang terjadi pada God of Gods sebelum Zeno itu sendiri.


Siapa yang berpikir, bahwa seorang yang notabene adalah seorang dewa, seolah menyembah seorang Demon of Demons, dengan peringkatnya yang berada di peringkat Kaisar iblis, yang seharusnya peringkat itu adalah milik iblis. Terkecuali ada satu hal yaitu sebuah persilangan.


Ada beberapa dewa terdahulu yang mungkin memberontak dari alam dewa. Salah satunya adalah menikahi iblis itu sendiri, sehingga lahirlah seorang yang memiliki darah dewa dan juga iblis.


“Meskipun begitu, aku harus terlebih dahulu mencari beast tingkat tinggi, beast Kera darah kegelapan. Tentunya itu akan menyempurnakan alkimia ku hingga bisa membentuk sebuah pil yang akan membuatku bisa menyebar luaskan sihir pembatuan.” Wanita setengah iblis itu berdecak kesal. “Para dewa sialan itu, mereka benar-benar tidak mengerti apapun tentang kemampuan alkemis.”


Kemudian, wanita itu keluar dari sarangnya, atau lebih tepatnya benar-benar sangat mirip gua. Sosok wanita yang mungkin memiliki darah separuh iblis, tapi nyatanya, dia benar-benar sangat cantik. Pupil matanya yang berwarna hijau menyala, dengan kulit yang putih yang cukup lembut untuk di usap.