The God in the Modern World

The God in the Modern World
Organisasi Eternal



Penyihir yang tersungkur, dia mencoba untuk berdiri dan menggertakkan giginya. Dia jadi tahu bahwa rumor itu benar, Lord Unknown benar-benar sangat kuat, lebih kuat dibandingkan daripada yang ia kira.


Theon bisa melihat tekad yang dilakukan oleh anggota Eternal itu. Apa yang dia lakukan hanyalah bersedekap di udara sambil memandang rendah manusia yang ada di bawahnya. Meski begitu, Theon cukup tersenyum saat melihat tidak ada kata menyerah dalam mata orang tersebut.


Sebelum Lord Unknown melancarkan serangannya, elementalist itu terlebih dahulu menepukkan kedua tangannya. Mengeluarkan sebuah teknik yaitu dua ekor belut yang merupakan unsur air keluar dari tubuhnya, kemudian orang itu mengulurkan tangannya, mengeluarkan sebuah elemental petir agar terkandung dalam belut listrik yang bergerak ke arah Theon.


“Belut listrik! Unsur air!”


“Belut listrik, unsur air!” Kata Theon menirukan kembali tekhnik yang penyihir itu miliki. Hanya saja, belut yang keluar benar-benar sangat mengerikan, belut yang berunsur air, keluar dengan berwarna merah karena efek petir yang menggebu-gebu. Bahkan, ketika melesat, sebuah sambaran petir sekalipun muncul dengan cukup keras.


Alhasil, belut listrik milik elementalist itu bukanlah apa-apanya. Hanya menjadi sebuah lahapan bagi belut listrik milik Theon yang hanya ada satu dibandingkan milik elementalist. Bahkan, setelah melahap dan menghancurkan yang memunculkan sinergi yang cukup besar, belut listrik itu masih berwujud dengan bergerak sangat cepat.


Elementalist membuka matanya lebar-lebar, dia mencoba menahannya menggunakan sebuah gelombang air yang keluar dari tangannya. Tapi hal tersebut justru membuat dirinya tersengat hebat, karena belut listrik milik Theon menerjang gelombang air yang mana terhubung pada tangan penyihir tersebut.


Bahkan, energi yang dihasilkan dari belut listrik yang menyengat hebat, memberikan sebuah dampak pada seluruh listrik di kota ini yang tiba-tiba padam karena tidak mampu untuk menahan kekuatan milik Theon.


Justru, hal tersebut menjadikan sebuah keadaan menjadi memanas, orang-orang yang sebelumnya menjauhi serangan menggunakan sebuah kendaraan, seketika kendaraan mereka terhenti karena mengalami gelombang listrik yang terlalu mengerikan. Bisa dibilang itu terjadi akibat badai elektromagnetik yang dihasilkan oleh Theon.


Dia sama sekali tidak begitu peduli. Elementalist di depannya sudah mati dengan menjadi sebuah abu. Kekuatan listrik bertegangan jutaan watt bukanlah tandingan manusia biasa baginya. Tapi di sisi lain, itu sebenarnya benar-benar menguras orka milik Theon, karena sebelumnya dia bergerak 11.000 Km dalam sebuah kecepatan cahaya.


Tentu hal itu sebenarnya merupakan sesuatu yang mustahil, karena dalam dunia ini, tidak ada yang sanggup untuk menembus kecepatan cahaya karena tidak akan mampu untuk bertabrakan dengan udara.


Kemudian, di sisi lain,ada yang mengganjal di dalam pikiran Theon ketika dia sudah mempelajari beberapa teori di dunia ini. Apabila di Ellada sebagai misalnya, memiliki zona waktu empat jam lebih lambat dibandingkan dengan New Santara, dan apabila Theon bergerak dari Ellada ke New Santara dalam kecepatan cahaya, itu artinya, dia bergerak dalam empat jam menuruti zona waktu, atau bergerak dalam sedetik?


Hidup di dunia ini membuatnya berpikir panjang. Apalagi ada sebuah teori yang menyebutkan, bahwa ketika bergerak dengan kecepatan cahaya, maka akan menuju ke masa depan. Tapi, hal itu terjadi apabila berada di luar angkasa.


......


Dark Witch berada di udara kota Agrabinta dan meledakkan sebuah pancaran energi kegelapan untuk memancing semua penyihir dan untuk menghentikan kekacauan yang ada. Sehingga, membuat semua elementalist atau mereka sebut penyihir, bergerak mendekati dirinya seolah terpancing dengan apa yang dilakukan oleh Rena.


Hanya saja, Rena berdecak kesal, saat menyadari bahwa organisasi Eternal lebih banyak daripada yang dia kira. Bahkan, sekitar ada puluhan, yang kini mengitarinya dalam kondisi melayang. Disisi lain, dia sebenarnya cukup heran, bagaimana semua penyihir di hadapannya mampu untuk melayang?


“Nona Dark Witch, bagaimana jadinya jika satu melawan puluhan anggota Eternal? Mungkin kau memiliki sihir yang tidak ada di dunia ini. Tapi, jika beramai-ramai, maka kami bisa membunuhmu dengan mudah. Kecuali, kau bergabung ke dalam Eternal dan menuju keabadian bersama-sama. Bayangkan saja, era pedang dan sihir berlaku, semua kebebasan tanpa adanya sebuah tekhnologi modern yang ada.” Kata salah satu dari mereka.


Rena menyentuh dagunya, dia berpikir keras mengapa tidak ada aparat yang turun tangan? Padahal kerusakan yang diperbuat Eternal benar-benar sangat mengerikan. Bahkan hampir merenggut korban jiwa. Keadaan sebenarnya sudah benar-benar sangat kritis, bagaimana mungkin tidak ada satupun aparat yang keluar? 


Maksudnya aparat yang melawan Eternal. Karena semenjak tadi aparat hanya membantu warga yang lari dan tidak mengeluarkan senjata Wlis mereka.


“Maksdumu? Bukankah benar-benar enak ketika kita hidup beriringan? Sains dan sihir, apabila itu dibenturkan maka akan menjadi sebuah senjata yang cukup hebat.” Kata suara yang menggelegar dengan sangat keras.


Tapi, suara itu benar-benar sangat lambat. Nyatanya, sebelum suara itu sampai, Theon sudah melayang di samping Rena dengan mengulurkan tangannya. Tidak heran, sebenarnya dia berteriak dari jarak yang begitu jauh, dan kemudian dirinya bergerak secepat cahaya ke arah Rena. Sehingga, kecepatan cahaya akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan suara.


“Tidak, sains membunuh kita semua!” Teriak salah seorang.


Theon merasa cukup geram, dia langsung mengulurkan tangannya ke samping, mengeluarkan sebuah hembusan angin dingin dengan sangat cepat. Sehingga, kemungkinan akan membuat para elementalist yang ada di samping kanan dan kirinya akan menjadi membeku.


Tapi hal tersebut dipatahkan oleh penyihir lain yang mengeluarkan sebuah hawa panas disekitar, membuat Theon tidak mampu untuk membekukan mereka semua.


Melihat sebuah serangan yang dilancarkan sebagai sebuah pertanda dimulainya sebuah pertarungan. Sehingga, mereka secara bersamaan dalam sebuah pengepungan, mengulurkan tangannya untuk melancarkan sebuah serangan kepada Lord Unknown dan Dark Witch.


Tentu hal tersebut membuat Theon berdecak kesal, apa yang dia lakukan dengan Rena adalah menangkis kekuatan mereka menggunakan perisai yang berasal dari cahaya dan kegelapan milik mereka. Hanya saja, kekuatan semua orang yang diberikan terlalu banyak, yang membuat Theon tidak bisa menahannya.


Memang dia adalah seorang penguasa yang mampu menguasai segala teknik elemental yang dia miliki. Hanya saja, yang mengeluarkan elemental tidak hanya satu, sehingga dirinya tidak bisa fokus dalam satu atau dua elemental yang akan dia kendalikan. Sehingga, terpaksa dia harus menghadapinya secara sulit.


Dalam menahan semua elemental yang dikeluarkan secara bersamaan, Theon tak begitu mampu. Sehingga, dia menghentikan perisai nya sejenak, serta juga memberikan sebuah isyarat kepada Rena untuk menghentikan kekuatannya.


Sehingga, membuat sebuah serangan sudah tertuju padanya. Tapi, Theon yang sebelumnya membuka kedua telapak tangannya, kini menggenggam erat, sebelum dibuka kembali.


Hal tersebut mengakibatkan sebuah ledakan cahaya yang melingkari Theon dan Rena, mengarah pada seluruh elementalist yang melakukan sebuah pengepungan.


Di sisi lain, ledakan cahaya tersebut menimbulkan sebuah suara yang cukup nyaring hingga merusak telinga tapi tidak terlalu lama. Dampak yang dihasilkan juga benar-benar sangat mengerikan, penyihir juga terlempar karena terkena gelombang ledakan cahaya yang dihasilkan oleh Theon.