The God in the Modern World

The God in the Modern World
Sayembara terbesar



Mereka sebenarnya tidak terlalu panik, justru dalam hati mereka benar-benar biasa saja. Mereka sama sekali tidak takut apabila diri mereka dijadikan sebuah ajang sayembara bagi siapa saja yang bisa menemukan jejaknya. Hanya saja, mereka benar-benar kaget ketika mengetahui bahwa itu adalah bounty terbesar dalam sejarah.


Tidak heran, mereka merupakan sosok yang paling kuat. Tidak ada yang mampu menghancurkan markas pusat dalam hitungan menit yang membuat dia dicap sebagai sosok paling kuat sepanjang sejarah. Sehingga, harga mereka juga cukup besar, setidaknya 100 Miliiar mata uang Ziosam mampu untuk membeli puluhan pulau pribadi.


Dan yang pasti, mendapatkan uang itu akan menjadi salah satu sosok paling kaya di dunia ini. Meski sebenarnya masih kalah dengan sosok orang paling kaya di dunia dengan kekayaan 219 Milliar mata uang Ziosam.


“Apa kita harus lari? Tidak menutup kemungkinan anak buah Roney berkhianat.” Rena menatap tajam Theon.


Theon menghela napas. “Justru itu, aku ingin melihat, apakah Roney dan bawahannya akan menjadi sebuah sampah? Kita akan tetap di sini. Tidak peduli mereka melaporkan kita, maka bukankah kita bisa melawannya?”


“Tidak hanya Roney dan bawahannya. Tapi semua orang yang kita kenal, semua orang yang memiliki kontakmu. Kepala sekolah, Ali, Rolland, Aura dan teman sekelas lainnya. Mereka bisa saja terbelalak dengan uang, bahkan tidak menutup kemungkinan Ali atau kepala sekolah. Mereka bisa menyerahkan nomormu dan melacak keberadaanmu.” Sambungnya.


Rena tersentak, itu artinya mereka berada dalam bahaya dan mendapatkan sebuah ancaman yang besar dari aparat New Santara. Tanpa mendapatkan uang sekalipun, mereka pasti akan dipaksa untuk berbicara, “Mereka dalam keadaan berbahaya, semua orang yang berhubungan dengan kita pasti akan dipaksa untuk membuka mulut tentang nomorku.”


“Kita akan melihatnya nanti.”


“Kemudian, aku akan mencari dimana keberadaan Lesha dengan menciptakan kloningan.” Sambungnya.


Theon menepukkan kedua telapak tangannya dengan cukup keras. Seketika sebuah embun es muncul di sampingnya, berpusar dan membentuk sosok seseorang yang tidak lain merupakan dia sendiri.


Kemudian, sebuah aura kegelapan juga muncul, membentuk seorang wanita berambut panjang yang tidak lain merupakan kloningan Rena. Dia tidak bisa membiarkan Theon bekerja sendiri, sehingga, dia juga menciptakan sebuah kloningan untuk membantu kloningan Theon agar dia juga bisa berguna.


“Aku ikut, tidak mungkin kloninganmu bekerja dengan sendirinya.” Sahut Rena yang menyempurnakan kloningannya sehingga memiliki lekuk tubuh yang sama persis dengannya.


Theon tidak keberatan, kemudian masing-masing kloningan mereka bergerak menggunakan elemen mereka masing-masing. Seperti kloningan Rena yang berubah menjadi bayangan, dan kloningan Theon yang berubah menjadi embun es dan juga bergerak. Karena pada dasarnya mereka adalah sebuah kloningan, maka bisa saja untuk melakukan hal tersebut.


Apalagi untuk memata-matai, dan dua kloningan itu pasti tidak akan mudah ditangkap karena wujudnya. Jika mereka di tangkap sekalipun, mereka tidak akan angkat bicara sama sekali, dibunuh juga bukan masalah bagi Theon karena pada dasarnya mereka adalah sosok palsu yang akan hancur apabila di bunuh. Tidak mungkin juga mereka bisa ditanam sebuah chip.


Meski sebenarnya, untuk menciptakan kloningan memiliki harga yang cukup besar. Setidaknya mampu menguras seperempat energi orka yang ada pada tubuh. Apalagi Rena yang memiliki kapasitas orka yang lebih sedikit dibandingkan dengan Theon, yang membuat Rena pasti akan kelelahan untuk mengeluarkan beberapa kemampuan lagi.


......


“Aku sudah sampai di stasiun luar angkasa internasional ISS. Ini adalah tempat paling nyaman.” Strega berdiri tepat di atas stasiun. Meski dia tidak memiliki akses untuk masuk, karena ada cara tertentu. Menurutnya, ini benar-benar tidak begitu buruk, dia bisa melihat matahari dan bumi yang mengelilinginya. Di samping belakangnya, dia juga bisa melihat rembulan yang hampir berada dalam fase purnama dari jarak yang lebih dekat dari sebelumnya.


Kemudian, sistem atau panel yang muncul di matanya menunjukkan berita terbaru bahwa dirinya telah di bounty secara internasional. Bersama dengan Theon dan juga Rena. Sama seperti Theon dan juga Rena, Strega sama sekali tidak begitu panik, justru dia benar-benar cukup terkejut saat melihat hadiah yang benar-benar sangat fantastis.


“Manusia benar-benar sangat gila. Apalagi yang melakukan sayembara adalah dewan keamanan internasional yang bermarkas di Ziosam? Uang sebanyak itu, mereka pikir darimana jika bukan mengeruk sumberdaya di negara lain.” Jika Strega adalah manusia, maka kini mungkin dia akan menghela napas. Tapi, rasanya tidak akan mungkin jika dia manusia sekalipun. Di atas stasiun luar angkasa sudah dipastikan tidak ada oksigen sama sekali.


“Akh, aku baru tahu bahwa identitas Lord Unknown adalah Theon Alzma, dan Dark Witch adalah Rena Shon. Dua siswa pengangguran yang baru saja lulus dari sekolah.” Strega menyadarinya.


“Tunggu sebentar, pasti ada orang yang menyadari bahwa aku berada di ISS. Aku harus membuat mereka menutup mulut dan menutup komunikasi ISS di bumi agar tidak bisa mencariku. Meski aku benar-benar tidak takut untuk menghadapi mereka.” Strega kembali melayang, dia bisa melihat pintu akses untuk masuk ke dalam stasiun luar angkasa. Meski dia melayang, sebenarnya dia juga terbang mengikuti mengorbitnya ISS.


Kemudian, apa yang dia lakukan adalah meledakkan pintu akses menggunakan sinar lasernya. Apa yang dia harus lakukan adalah membunuh astronot yang ada di dalamnya untuk tidak ada yang mengganggunya.


Strega bisa melihat, ada lima astronot yang melayang dengan bergidik ketakutan. Apalagi mereka baru saja mendapatkan kabar buruk di bumi bahwa markas pusat militer New Santara hancur salah satunya akibat robot yang bernama Strega. Mereka sebelumnya mencoba untuk menghubungi seseorang di bumi saat menyadari bahwa Strega di salah satu sisi stasiun, siapa yang berpikir nantinya mereka mendapatkan hadiah sayembara itu?


Itulah, tujuan Strega masuk karena dia tidak ingin membiarkan hal tersebut terjadi. Dia membajak Iss menggunakan sistemnya untuk menghentikan alat komunikasi. Benar-benar, bahkan Strega sendiri bisa mengembangkan dirinya menggunakan kecerdasan buatan yang dia miliki, bahkan dia mampu membajak komunikasi iss menuju bumi sekalipun.


Pintu yang hancur menyebabkan bahaya tingkat tinggi bagi mereka. Oksigen benar-benar bocor yang membuat mereka sebenarnya benar-benar sangat panik dan mencoba untuk mencari pakaian astronot mereka. Hanya saja, ketika mereka ingin mencari, mereka tidak memiliki langkah untuk mencari pakaian mereka. Tubuh mereka seolah lemas dan tidak bisa berenang di angkasa karena dihadapkan sosok Strega.


“100 Miliar Ziosam? Sayang sekali kalian tidak akan bisa mendapatkannya. Aku pikir kalian sudah mendapatkan berita menggemparkan itu di bumi.” Kata Strega sambil mengulurkan tangannya. Muncul sebuah listrik yang menyengat di telapak tangannya, kemudian, listrik itu keluar dengan sangat dahsyat menyambar mereka semua dengan cukup mudah.