The God in the Modern World

The God in the Modern World
Elemental Seed



Secara Reflesk, sebuah pedang dengan api yang begitu membara keluar dari tangan Theon secara tiba-tiba. Tanpa berpikir panjang, dia langsung mengayunkannya ke atas untuk menahan sebuah pedang milik seorang pria tua berjanggut putih.


“Tang!”


Alhasil, pedang pria tua itu terlempar, lebih tepatnya patah dan terlempar sehingga menancap ke salah satu tembok rumahnya. Tentu saja itu membuat pria tersebut terkejut sambil meloncat ke belakang dengan tangannya yang bergetar setelah pedangnya berbenturan dengan pedang milik Theon.


“Apakah seperti ini cara Anda memperlakukan tamu?” Tanya Theon sambil berdiri tegak dengan memutar pedangnya penuh gaya.


“Sejak kapan kau membawa pedang Theon?” Lyu Shui yang ada di belakang Theon terkejut. Tentu dia benar-benar menjadi gila saat bersama Theon kali ini. Bagaimana tidak, semenjak tadi Theon melakukan tindakan di luar nalar manusia, bahkan elementalist rendahan seperti Lyu Shui-pun tidak bisa menerima apa yang dia pikirkan.


“Maafkan aku kepala sekolah, lagipula pria tua ini menyerangku dari belakang.” Ucap Theon sambil menghilangkan Fire Swordnya. Lebih tepatnya dia memasukkannya kembali ke cincin ruangan. 


Baik pria tua yang ad di depan Theon, maupun Lyu Shui, keduanya benar-benar terkejut karena Theon bisa menghilangkan pedang tersebut dengan cukup mudah. Padahal dia tahu jelas bahwa pedang itu merupakan benda yang cukup keras, dan bukan benda gas yang dihilangkan cukup mudah.


Theon hanya menggelengkan kepala melihat wajah polos mereka. Tampaknya mereka semua benar-benar tidak tahu mengenai cincin ruang yang mana bisa menyimpan segala sesuatu benda apapun, seperti Fire Sword milik Theon itu tadi.


“Maafkan aku anak muda, aku sebelumnya hanya ragu tentang ceritamu yang katanya akan bisa menyembuhkan kondisi anakku, Lyu Shui. Tapi, setelah melihat kemampuanmu seperti memunculkan dan menghilangkan pedang berapi, keraguanku berkurang.” Kata pria tua itu yang tidak lain merupakan ayah dari Lyu Shui. “Namaku adalah Hang Shui.”


Meskipun pria itu cukup tua, berumur 70 an tahun, setidaknya pria tua tersebut masih cukup sehat dan bugar, bahkan Theon cukup terkejut saat pria itu masih sanggup untuk mengangkat sebuah pedang. Apalagi Theon merasa cukup bersalah karena memukul pedang pria tua itu hingga mengakibatkan getaran yang cukup hebat.


“Salam, maafkan aku telah mematahkan pedangmu. Namaku adalah Theon, Theon Alzma, murid dari bu Lyu Shui yang merupakan putri Anda.” Kata Theon memperkenalkan dirinya.


“Aku mengerti, sekarang duduklah. Bisa kau mulai langsung?” Pak tua Hang memohon.


Theon mengangguk, kemudian dia duduk bersila di atas kursi sofa dengan Lyu Shui yang duduk pula di depannya. Sedangkan ayah Lyu Shui, dirinya duduk di belakang Theon karena dia ingin melihat langsung bagaimana caranya menyembuhkan Lyu Shui.


Keadaan yang sebelumnya panas karena elemen tak terkendali milik Lyu Shui, berubah menjadi reda dan hanya menyisakan elemen angin yang berhembus dengan semilir. Tentu saja itu membuat Hang Shui yang merasakannya cukup terkejut, karena semudah itukah? Bahkan dirinya sama sekali tidak melihat bahwa Theon mengucapkan mantra apapun.


“Sudah selesai? Aku sudah tidak merasakan energi panas dari Lyu.” Kata ayah Lyu sambil menarik jenggotnya karena kebingungan.


“Belum, aku sedang menahan elemen api milik kepala sekolah agar tidak bergejolak terlebih dahulu. Sehingga, ketika aku pergi sekalipun, elemen apinya tetap akan mengeluarkan aura panas, apalagi ditambah dengan elemen anginnya yang keluar pula.” Theon menjelaskan.


Theon tak menjawab, apa yang dia lakukan adalah mendorong tangannya ke arah dada Lyu yang mana Lyu sendiri salah tingkah dan mengerutkan dahinya. Serta dia juga menutup dadanya menggunakan tangannya sambil menyeret dirinya untuk mundur. “A-apa yang kau lakukan?”


Bersamaan dengan itu, tangan Theon dipukul dengan cukup keras, bahkan tangannya di tarik ke belakang yang membuat Theon sendiri terkejut dan ikut ke belakang.


Tak di sangka, Hang sudah begitu mengerikan, matanya berubah menjadi api dengan seekor beruang bulu api muncul di belakangnya. Seolah itu menunjukkan bahwa beruang tersebut merupakan sosok beast yang menjadi partner Hang. Kemudian, dengan penuh emosi, Hang berkata dengan nada yang cukup tinggi, “Kau bocah mesum, beraninya melakukannya di depanku?”


“Beast spirit? Aku tidak menyangka bahwa manusia di dunia ini juga memiliki hal tersebut.” Batin Theon tanpa rasa takut sedikitpun.


Seketika, apa yang dilihat Hang berubah, dia seperti berada di alam bawah sadar dengan ruangan yang cukup gelap. Namun, dia bisa melihat dengan terkejut bahwa di hadapannya ada Theon, namun ada empat hewan yang berbeda-beda berdiri di belakangnya dalam wujud yang begitu besar sambil mengeluarkan napas berat mereka.


“Setidaknya jika kau tidak tahu, maka jangan gegabah untuk mengeluarkan beastmu manusia rendahan.” Kiba berkata dengan nada suara yang cukup menggelegar.


“Tenanglah, Byakko.” Kata Theon dengan dingin.


Hang menjadi sesak seketika, beruang apinya dia tarik kembali karena begitu ketakutan melihat Theon bersama empat penjaganya. Kemudian, kesadarannya seperti semula dengan Theon yang menatap sinis dirinya. Bahkan dirinya juga melihat Lyu yang tampak begitu kebingungan setelah melihat ayahnya mendadak menjadi ketakutan.


“Aku tidak bermaksud untuk mesum. Ooh ayolah, bagaimana mungkin aku melakukan hal yang aneh-aneh kepada kepala sekolahku sendiri, apalagi di depan ayahnya.” Theon kembali menatap dingin Lyu yang tampaknya juga kebingungan.


Theon kembali mengulurkan tangannya, kali ini Lyu juga cukup pasrah dan menganggap bahwa Theon tidak aneh-aneh kepada dirinya. Lagipula, bagaimana mungkin Theon berani bermacam-macam secara terang-terangan di depan ayah Lyu.


Dan yang terjadi, tangan Theon menembus dada Lyu dengan cukup mudah. Sekali lagi, itu membuat Lyu terkejut kesekian kalinya tentang Theon. Bagaimana tidak? Ini benar-benar tidak masuk akal


“Dalam diri manusia yang memiliki kekuatan elemental, terdapat sebuah organ tak kasat yang bernama elemental seed. Jika Anda memiliki dua elemental, itu artinya Anda memiliki dua elemental seed pula. Memangnya, apa fungsinya? Sebelumnya, elemental seed merupakan benih unsur yang digunakan untuk mengalirkan sebuah energi yang dapat ditransformasikan menjadi elemental, energi tersebut bernama Orka.” Theon mencoba untuk menjelaskan.


“Bagaikan sebuah jantung yang dapat memompa darah, elemental seed juga memompa energi tersebut ke seluruh tubuh. Hanya saja, aliran dari kedua elemental seed tampaknya tersumbat karena ada suatu penyebab tertentu. Itulah yang menyebabkan elemental tak terkendali karena alirannya tersumbat.” Theon membenahi elemental seed bertipe api milik Lyu yang ada di dalam dadanya.


Sebagai manusia, mereka yang memiliki elemental tidak dapat melihat elemental seed mereka sendiri. Orang yang dapat melihat elemental seed mereka sendiri adalah seorang dewa yang memiliki sebuah peringkat, Theon misalnya. Sebagai seorang dewa, dirinya bisa merasakan, bahkan melihat elemental seed yang menjadi benih unsur agar bisa mengeluarkan elemental.


Hanya saja, ketujuh elemental seednya mengalami keanehan yaitu tidak dapat mengeluarkan elemennya masing-masing. Terkecuali elemen api yang dapat mengeluarkan elemen api. Selain itu, dia mengerti, padahal ketujuh elemental seednya tidak memiliki hambatan apa-apa seperti milik Lyu.