
Ali mendapati sebuah pemandangan yang begitu mengerikan. Aula yang digunakan untuk upacara wisuda hancur begitu saja ketika dua orang penyihir muncul dan memporak-porandakan semuanya.
Lari, tidak hanya Ali, tapi semua orang memiliki kepanikan luar biasa. Hari yang harusnya menjadi upacara sakral harus berhadapan dengan nasib buruk begitu saja. Meski hanya dua orang, tapi kekuatan penyihir itu tak bisa untuk diremehkan, setidaknya sihir api dan air membuat keadaan semakin panas.
Mereka keluar dari gedung aula untuk mengamankan diri, meski sebenarnya mereka mendapati bahwa tidak hanya di sekolah ini serangan itu terjadi. Semua orang, dengan teriakan menggelegar muncul, menghiasi keadaan menjadi semakin mengerikan saat ada puluhan penyihir yang diluar kendali.
Hanya kepala sekolah, dan Rolland, mencoba untuk menghadapi penyihir yang menganggu mereka. Hanya saja, kekuatan Rolland dan Lyu Shui tak mampu untuk mengimbangi, bisa dibilang kekuatan para penyihir yang mengamuk dua kali lipat dibandingkan kekuatan manusia pada umumnya.
Lyu Shui terlempar ketika dirinya terkena sebuah lancaran gelombang panas dari musuh yang dia hadapi. Membuat dirinya jatuh bergelimpangan di lapangan sekolahan. Mencoba berdiri untuk mengatur napas ketika dia memperhatikan bahwa ada seorang penyihir pria yang menghampiri dirinya.
"Panggil kami anggota organisasi Eternal, katakan dimana Lord Unknown dan Dark Witch berada!" Kata orang tersebut mencoba untuk mengintimidasi Lyu Shui.
"Tebasan sisik naga api!"
Lyu Shui menebaskan tangannya, mengakibatkan sebuah tebasan api keluar dengan bentuk sebuah sisik naga dengan bintang sabit yang melengking dengan sangat cantik dan mengarah pada salah satu elementalist yang berada pada di hadapan Lyu Shui.
Tapi, penyihir tersebut yang melihat demikian, dia mengulurkan tangannya, mengeluarkan sebuah pusaran api yang melahap teknik kemampuan Lyu Shui atau kepala sekolah yang baru saja di keluarkan.
Sehingga, membuat kepala sekolah membuka matanya, dia langsung meloncat mundur untuk menghindari sebuah serangan itu. Sayangnya, pusaran api milik penyihir terlalu cepat, sehingga membuat Lyu Shui tak sanggup menghindar, dengan pusaran api yang tepat berada di hadapannya.
Tapi siapa yang berpikir, bahwa pusaran api itu menyebar. Gagal memberi sebuah kerusakan kepada Lyu Shui itu sendiri sehingga membuat dia membuka matanya cukup lebar. Beberapa detik kemudian, sebuah kilatan cahaya muncul, menerjang dengan sekali langkah penyihir yang berhadapan dengan Lyu Shui. Bahkan, penyihir tersebut terlempar dengan sangat cepat menerjang kecepatan cahaya, hingga menabrak gedung sekolah hingga hancur.
Penyihir itu di cekik Theon tepat pada sebuah dinding bagian dalam, karena dinding di sisi bersebrangan sudah hancur karena kecepatan Theon membenturkannya. Dengan tatapan tajam dibalik topeng tengkoraknya, Theon berkata, “Apa yang kau telah perbuat?” dengan cukup sinis.
Penyihir itu tidak menjawab, hanya tertunduk dengan lemas karena mendapati sebuah benturan yang mampu untuk menghancurkan tulang belulangnya. Kemudian, merasakan adanya sebuah ancaman dari belakangnya, Theon dengan sangat cepat mengelak, melepaskan penyihir yang dia dapatkan tadi.
Sehingga, membuat sebuah kekuatan air tajam mampu membunuh penyihir yang dicekik Theon karena belum sempat jatuh.
Theon menatap penyihir yang ada di hadapannya yang tengah melayang, melengkingkan mulutnya seolah tidak memiliki sebuah ketakutan sama sekali dalam hidupnya. Padahal, yang dia hadapai tidak lebih dari seorang dewa kematian yang mampu membunuh seseorang dengan sekali serangan.
Theon mengangkat alisnya, dan membalas, “Eternal? Sebuah organisasi? Jadi kalian memiliki tujuan yaitu menguasai dunia dan menjadikan dunia ini pedang dan sihir?”
Organisasi Eternal, atau lebih tepatnya organisasi buatan petinggi negara dengan di bawah kendali professor Bihazaed. Hal itu terjadi karena seluruh anggotanya, dalam otak mereka dipasangi sebuah chip yang mana Bihazaed sendiri mampu untuk mengendalikan pikiran mereka.
Beberapa hari yang lalu, sebenarnya Zero menangkap sepuluh penyihir ketika Lord Unknown teralihkan perhatiannya karena melawan Anna itu sendiri. Kemudian, esoknya Zero melakukan hal yang sama yaitu mengirim satu untuk mengalihkan Lord Unknown untuk menculik beberapa penyihir lagi. Tapi, siapa berpikir, bahwa Lord Unknown tidak berada di tempat yang membuat Zero sendiri kegirangan dan menculik puluhan penyihir. Tidak hanya di Agrabinta, melainkan di wilayah-wilayah lain.
Setelah keberhasilannya itu, Bihazaed juga tidak bekerja sendiri. Lagipula ada puluhan penyhir yang harus dipasangkan chip. Sehingga, dia memperkerjakan beberaoa orang untuk membantunya. Dalam sebuah penanaman chip, keberhasilan itu tercapai yang mana ada puluhan chip yang yang sudah tertanam pada otak penyihir. Penyihir tersebut menjadi sebuah pasukan khusus, yang kemudian disebut sebagai ‘Organisasi Eternal’
Bukan semata-mata, Zero memberikan nama tersebut agar memberikan sebuah kesan bahwa pasukan tersebut berdiri sendiri. Yang mana akan mengakui diri sendiri bahwa dia adalah bagian dari organisasi eternal yang akan mengisi dunia dengan pedang dan sihir.
Dan pada akhirnya, tepat pada hari ini, rencana itu berlangsung. Kerusakan dimana-mana karena ulah organisasi Eternal yang menjadi biang keroknya. Hanya saja, masyarakat tidak mengetahui bahwa dalang utamanya adalah petinggi negara. Petinggi negara melakukan hal tersebut, agar menyebarkan sebuah propaganda bahwa penyihir itu sangat buruk.
Apalagi ketika terjadi sebuah pertarungan besar-besaran. Dengan kisaran puluhan pasukan organisasi Eternal, melawan dua orang yaitu Lord Unknown dan Dark Witch, yang memiliki kekuatan mengerikan. Sehingga, akan membuat semua orang berpikiran, bahwa tidak peduli bahwa penyihir itu baik atau jahat, maka ketika kedua kubu bertarung maka akan menjadikan masyarakat yang tidak memiliki sihir akan merasakan dampak dari pertarungan tersebut.
“Bergabung denganmu? Aku tidak berpihak kau paham? Aku memang membenci tindakan petinggi dunia, tapi itu relative. Kemudian, aku juga tidak setuju apabila organisasimu menjadi penguasa dunia dan menyebarkan paham tentang pedang dan sihir.” Kata Theon dengan cukup tenang.
“Kau kurang bersukur. Dunia ini sebenarnya aman, era pedang dan sihir akan menjadikan manusia selalu berperang, menunjukkan siapa yang paling kuat.” Sambungnya sambil bergerak cepat ke arah elementalist yang ada di hadapannya.
Beberapa tombak air muncul dari pria yang menjadi lawan Theon. Dia seperti tidak begitu takut untuk berhadapan dengan Lord Unknown. Bahkan, dia cukup yakin bahwa tombak air miliknya sanggup untuk membunuh Lord Unknown itu sendiri.
Tapi itu hanya pikirannya, pikiran manusia rendahan yang sok bisa. Padahal, Theon menghancurkannya dengan menahannya menggunakan tangannya, tidak peduli tombak air itu tajam, justru tombak itu pecah ketika membentur tangan Theon. Kemudian, setelah menerima serangan itu, Theon mengepalkan tangannya, melapisinya dengan elemental air yang kemudian dia pukulkan pada wajah elementalist yanga da di hadapannya.
“Bruukk!”
Elementalist itu mendarat dengan cukup kasar di atas lapangan. Untung saja, acara dibubarkan secara paksa dan tidak ada satupun orang di sekolah ini. Justru, dia ketika berada di udara, semua orang berlari-larian karena kepanikan yang menggebu-gebu. Suasana kota hancur ketika adanya sebuah organisasi Eternal yang menghancurkan semuanya.