
Beberapa lama kemudian, mobil telah berhenti di depan sebuah hotel yang cukup mewah. Bertingkat dengan lampu yang menghiasi di setiap pinggiran sisi hotel tersebut. Hanya saja, Theon tidak melihat adanya pengunjung sama sekali. Hotel terlihat benar-benar sangat sepi, tidak ada satu orang pun yang terlihat batang hidungnya berlalu lalang di hotel ini.
“Sepi? Tidak ada orang sama sekali?” Theon mengernyitkan dahinya. Berbicara kepada sopirnya sebelum bawahan Roney lainnya membukakan pintu untuk Theon.
“Akh, untuk keamanan tuan dan nona, kami harus membuat pengunjung pergi. Meski harus mendapatkan rating yang buruk, dan kerugian karena kami harus mengembalikan uang mereka.” Jawabnya.
Theon mengerti, yang kemudian dia turun dibarengi dengan Rena di belakangnya. Dia harus berhati-hati selama keadaan orkanya kembali pulih. Berbeda apabila dia memiliki full orka, maka menunjukkan diri dan melawan negara sekalipun bukanlah sebuah masalah baginya.
Apalagi selama seminggu, dia sama sekali tidak beristirahat secara berturut-turut. Terus menguras orka tanpa berisitirahat berkepanjangan. Setidaknya, dia bisa tinggal di hotel ini selama beberapa hari.
“Kami menyediakan kamar paling atas, jika kalian memiliki masalah, maka kalian bisa berbicara dengan kami.” Kata orang bawahan Roney yang mengantarkan Theon dan Rena menaiki lift paling atas. Kamar yang paling mewah sebagai sebuah rasa hormat kepada bos besar.
Theon tersenyum lebar, karena Roney mengalami kerugian besar dan mendapatkan rating yang cukup buruk karena dia meminta semua pengunjung hotel ini pergi secara paksa hanya karena ingin menyembunyikan dirinya dan Rena sekalipun. Tersenyum lebar karena bangga, setidaknya dia cukup bangga mempunyai bawahan yang rela membuang hartanya sekalipun demi dirinya.
......
Di sisi lain, Strega berdecak kesal saat dirinya justru menjadi kejaran pesawat tempur saat dirinya hendak masuk ke dalam bandara. Dia baru menyadari tentang informasi terbaru bahwa dia, Theon dan Rena telah menjadi incaran internasional karena telah membunuh presiden New Santara dan menghancurkan markas pusat.
Strega yang mendapati perlakuan itu, dia berbalik badan namun dalam kondisi melesat mundur. Kemudian, dia menembakkan sebuah peluru tajam yang keluar dari dadanya untuk menghancurkan satu dari beberapa pesawat tempur yang menembakinya.
Suara dentuman logam terdengar. Strega mengalami tembakan peluru yang cukup brutal dari berbagai sisi. Yang mana itu berasal dari pesawat tempur yang mengejarnya. Meski begitu, Strega cukup merasa geli. Dia berasal dari logam paling keras, sehingga tembakan seperti itu tidak terlalu berefek baginya.
Strega antara terpaksa dan tidak terpaksa, dia mengulurkan tangannya. Berputar terus secara horizontzal untuk menembakkan peluru yang tersimpan di tubuhnya untuk.menghancurkan semua pesawat tempur.
Bumm!!
Hanya saja, ada salah satu pesawat yang dia terlewatkan, yang bermanuver dengan sangat gesit. Tidak menggunakan peluru, melainkan pesawat itu menabrakkan dengan sengaja tepat pada Strega. Sehingga mengakibatkan sebuah ledakan yang luar biasa di langit-langit ibukota.
Strega hanya jatuh dengan kondisi yang tidak terlalu buruk, lalu dia hanya kembali terbang untuk menghindari sebuah tembakan dan pertarungan. Peluru di tubuhnya habis untuk berperang menghancurkan markas pusat, serta menghabisi pesawat tempur itu tadi. Mungkin apabila ada sebuah serangan lagi, Strega hanya mengandalkan elemental buatan yang ada pada tubunya sebagai senjata.
“Tapi setidaknya, aku memiliki WLIS yang ku curi ketika penghancuran markas pusat.” Strega mengangkat lengannya ketika dia terbang. Memperhatikan tekhnologi WLIS yang melekat pada lengannya. Tapi hancur. Benar, Strega seolah tersenyum kecut saat WlIS yang seharusnya menyala dan mengeluarkan sinar hologram, justru tidak berfungsi.
Beberapa komponen dari WLIS juga telah hancur dan juga terbakar. Mungkin karena terkena dampak dari ledakan tabrakan pesawat dan juga Strega. Yang mana, WlIS sendiri tidak mampu menahan ledakan tersebut.
Strega menghiraukannya. Kini dia hanya kebingungan, dimana dia akan bersembunyi? Seketika, dia memiliki ide yang cukup gila, benar-benar sangat gila di dalam otak buatan milik Strega itu sendiri.
“Manusia membutuhkan waktu yang lama untuk membuat roket dan mengejarku. Untuk sementara waktu, aku akan tinggal di stasiun internasional luar angkasa. Jika ada penghuni di sana, maka mereka pasti tidaka akan berkutik, mereka sama sekali tidak memiliki persenjataan.” Kata Strega yang kemudian terbang ke atas. Terbang ke atas sejauh 400 Km bukanlah masalah baginya. Setidaknya dia bisa membuka panel surya untuk mengisi tenaga.
....
Pagi, Zona waktu negara Ziosam.
Keadaan semakin memanas, berita menggemparkan kemarin sudah benar-benar menyebar seratus persen. New Santara yang berada dalam kehancuran karena hancurnya jantung pusat yang menjadi tempat penyimpanan semua senjata. Dengan kematian presiden pula, yang membuat New Santara menjadi tak tinggal diam.
Seluruh dunia juga telah resmi menjadikan dua orang dan satu robot sebagai sebuah buronan internasional yang paling dicari. Berita tersebut juga menjadi top satu, dan menggeser berita-berita penting lainnya.
“Inilah, apa salah kita? Kita hanya diculik, kemudian membela diri, tapi kenapa Kita menjadi tersangka?” Theon menghela napas dan berdecak kesal. “Dan kini kita seolah menjadi tahanan rumahan dengan sengaja.”
“Aku heran, bagaimana dengan Strega? Aku juga tidak mendapatkan kabar bahwa militer telah menemukan besi tua itu.” Rena menambahkan.
“100 miliar mata uang Ziosam!? Ini benar-benar sangat gila.” Theon seketika histeris saat membuka berita di smartphone nya dan menyadari ada sebuah berita yang begitu menggemparkan. “Itu sekitar ....” Theon berpikir sejenak sebelum dia melanjutkan ucapannya. “ 1.500 Triliun lebih mata uang New Santara! Di atas triliun.”
“Apa maksudmu Theon?” Rena memandang Theon dengan cukup aneh. Apalagi Theon menyentuh kedua pipinya sendiri seolah sedang berpikir kritis.
“Kita dihargai 100 miliar mata uang Ziosam. Maksudnya, kita telah di bounty dewan keamanan dunia. Siapa saja yang berhasil menemukan jejak kita, maka orang itu dapat mendapatkan imbalan 100 miliar mata uang Ziosam.” Kata Theon. Alih-alih panik, sebenarnya dia merasa cukup menarik tentang sayembara penangkapannya dirinya. Hanya saja, dia hanya histeris saat melihat bahwa hadiah itu benar-benar sangat fantastis.
Tak begitu percaya, Rena langsung memperhatikan layar smartphone milik Theon. Dan memperhatikan berita yang terbit beberapa menit yang lalu, bahwa militer Ziosam dengan dibantu dengan militer seluruh dunia menghargai Lord Unknown, Dark Witch dan juga Strega dengan harga 100 Miliar Ziosam.
“100 Miliar mata uang Ziosam untuk menangkap kita? Sungguh, itu sanggup untuk membeli stasiun luar angkasa internasional. Yang ku ingat, itu merupakan sayembara dengan hadiah paling besar sepanjang sejarah.”