
Dalam sebuah daratan, Lesha berdiri di atas sebuah kapal. Melihat mungkin ada sekitar 3 juta jiwa yang merupakan seorang elementalist. Dia mengangkat alisnya karena belum pernah melihat pasukan sebanyak ini. Berdiri di atas kapal, melihat semua elementalist tengah berlatih, membuat dia seolah berada di atas panggung dan melakukan sebuah konser.
Sebenarnya dia benar-benar sudah bersiap, hanya menunggu sebuah kabar tentang Faksi Ocean yang berangkat. Sehingga dalam sebuah perhitungan, mereka akan berangkat satu hari setelah Faksi Osean berangkat.
Dalam faksi ini, nyatanya tidak hanya elementalist yang siap untuk berperang. Beberapa manusia biasa yang masih bertahan juga turut andil dalam sebuah peperangan. Untung saja, kebanyakan yang mampu untuk bertahan adalah seorang tentara yang mampu memiliki kemampuan untuk bersenjata.
“Bagaimana pasukanmu?” Seorang wanita cantik berdiri di belakang Lesha. Seorang wanita yang menggunakan sebuah kacamata dengan rambut kuncir kuda sebagai sebuah ciri khasnya. Wanita tersebut, yang tidak lain merupakan seorang kepala sekolah atau Lyu Shui, benar-benar tidak menyangka bahwa yang memimpin faksi setiap benua adalah muridnya. Dan ketiga muridnya sendiri ternyata memiliki kekuatan elemental di luar nalar.
“3 Juta lebih pasukan elementalist, 10.000 pasukan manusia biasa dengan kemampuan persenjataan modern. Bahkan aku juga cukup terkejut saat ternyata Ali masih hidup setelah terkena tekanan aura segitiga iluminasi.” Lesha menghela napas sebelum melanjutkan ucapannya. “125 kapal perang, 300 kapal penumpang untuk mengangkut para elementalist yang dikumpulkan dari berbagai negara. Persediaan 100 Ton makanan sisa dari gudang makanan yang ditinggalkan oleh pemiliknya.”
Lesha kembali menjelaskan, bahwa dia juga menggunakan sebuah pesawat tempur selagi ribuan aparat juga mampu untuk bertahan, yang mana kemungkinan ada sepuluh pesawat tempur yang akan menyerang dari udara. Dalam sebuah serangan menuju wilayah selatan Ziosam, dia juga sudah merencanakannya dengan benar-benar matang.
3 juta lebih semua pasukannya, Lesha membagi menjadi empat kelompok. Pasukan pertama, yang mungkin berisi 25 kapal perang, akan berbelok menuju sayap kiri, sehingga secara kebetulan akan bertemu dengan Faksi Osean milik Theon. Sehingga, 25 kapal perang itu akan digunakan untuk berjaga-jaga apabila ada angkatan laut milik petinggi dunia yang menyerang Theon. Mengingat, bahwa pasukan milik Theon kemungkinan akan benar-benar sangat sedikit.
Kemudian, ada juga pasukan kedua, yang akan berada di sayap kanan dan tidak membantu faksi manapun. Hanya memasuki sebuah daratan dari arah tenggara dan menyerang petinggi dunia dari arah tenggara pula. Pasukan ini akan dipimpin oleh Lyu Shui dan Rolland. Sedangkan pasukan ketiga, yaitu pasukan inti, yang mana mereka akan menggunakan pasukan kedua untuk memancing musuh apabila ada musuh. Sehingga, pasukan ketiga ini akan masuk daratan Ziosam dengan cukup mudah.
Dan pasukan terakhir, pasukan ini merupakan skadron udara yang akan menghujani langit Ziosam dengan peluru. Terutama wilayah istana petinggi dunia. Meski Lesha yakin bahwa ini sama sekali tidak membantu, karena petinggi dunia yang benar-benar sangat kuat, tapi setidaknya ini akan membuka kesempatan pasukan lainnya menyerang dengan cukup mudah.
“Bu Lyu, apakah ketua yayasan sama sekali tidak ikut?” Tanya Lesha dengan cukup penasaran. Lagipula tuan Hang merupakan sosok elemental yang cukup kuat, selain itu dia juga memiliki beast spirit yang tak kalah hebat pula.
“Dia cukup tua untuk ikut. Sehingga daripada menjadi beban, bukankah sebaiknya dia tinggal di rumah saja? Lagipula berkat Theon, aku memiliki teknik yang tak kalah hebat dari ayahku. Buku teknik yang dia berikan beberapa bulan yang lalu menurutku tidak ada yang memilikinya di dunia ini.”
“Theon sudah akan berangkat setengah jam lagi. Jika aku dari Osean menuju negara tirai bambu membutuhkan waktu tiga jam, maka dia dua jam setengah yang lalu. Bukankah sebaiknya kau mempersiapkan faksi Hikari, dewi rembulan?”
Lesha dan Lyu Shui, keduanya menoleh ke belakang, dan melihat Strega sampai untuk membawakan sebuah informasi. Sehingga, dengan cukup senang, Lesha bisa mempersiapkan semua pasukannya untuk segera masuk ke dalam kapal.
“Semua pasukan!” Lesha kembali menatap ke depan, dia berteriak di atas kapal sehingga mampu untuk menjangkau semua pasukan yang memenuhi pantai timur negara Tirai Bambu. “Faksi benua Hikar yang dipimpin oleh Lord Unknown sudah berangkat tiga jam tadi. Aku tegaskan untuk kalian segera masuk ke dalam kapal! Kita akan berangkat esok pagi! Sedangkan untuk pasukan pesawat, kalian bisa berangkat sebelas hari lagi karena kecepatan pesawat kalian yang benar-benar sangat cepat.”
Semua yang mendengar hal tersebut, mereka benar-benar berdiri dan berteriak dengan penuh semangat. Tak terkecuali para manusia biasa yang ikut andil dalam sebuah pertempuran.
...****************...
Ketika Rena tengah bersantai karena hari sudah cukup sore, dia merasakan sebuah getaran dari sakunya. Sehingga dia terkejut dan segera mengangkat smartphone nya. Namun, yang dia kejutkan bahwa koneksi komunikasi sudah muncul kembali. Padahal, setelah aura segitiga iluminasi keluar, maka koneksi komunikasi telah terputus.
Rena segera mengangkatnya, karena dia tahu bahwa yang meneleponnya adalah Theon. Sehingga, dia merasa benar-benar cukup senang.
“Rena, bagaimana kabarmu? Terima Kasih tentang kartu ucapan ulang tahun lima belas hari yang lalu.”
“Akh, bukan menjadi sebuah masalah. Aku baik-baik saja di sini. Ada perlu apa kau meneleponku?” Tanya Rena balik.
“Aku sudah berangkat menuju Ziosam dua jam yang lalu. Kau bisa berangkat tujuh hari lagi agar kita sampai dalam waktu yang bersamaan dan menyerang dari segala sisi.” Ucap Theon dalam teleponnya.
Mendengarkan hal itu, Rena berdiri, dia cukup senang saat Theon sudah memulai sebuah pergerakan. Sehingga, dia mengangguk dan berkata, “Aku mengerti, dalam satu minggu akan bersiap. Sungguh, aku tidak akan membuatmu kecewa.”
“Jaga dirimu baik-baik.” Theon menutup teleponnya.
...****************...
Faksi Euro.
Alih-alih menggunakan sebuah kapal, sebenarnya Theon di faksi ini akan berperang menggunakan jalur darat. Lebih tepatnya, dia akan menyerang menggunakan sebuah kuda. Benar, faksi Euro yang dipimpin oleh kloningan Theon, mereka akan menggunakan sebuah kuda.
Dia berubah pikiran, bahwa sebelumnya dia memikirkan untuk mengumpulkan semua elementalist di Euro bagian barat. Akan tetapi, kali ini dia memutuskan untuk berada di negara bagian timur Euro.
Meski sebenarnya dia akan menyeberangi laut sejauh 88 Km, tapi dia bersyukur lega saat dua negara yaitu Ziosam yang merupakan benua Indian, dan Ruski yang merupakan bagian dari benua Euro memiliki sebuah jembatan penghubung.
Kedua negara itu memang dekat, akan tetapi memiliki perbedaan Zona waktu 23 jam lebih lambat pada bagian Ziosam. Sehingga, Theon akan bisa menuju Ziosam dengan cukup mudah tanpa harus menggunakan sebuah kapal. Lagi Pula benua Euro memiliki peternakan kuda yang cukup besar.
Kemudian, kloningan Theon akan memberangkatkan pasukan berkuda ini dalam waktu tiga hari sebelum Theon sampai. Atau lebih tepatnya dua belas hari setelah Theon asli berangkat. Sehingga ketika faksi ini memiliki waktu yang panjang, mereka menggunakannya untuk berlatih.