
Cahaya orange menyelinap di balik jendela, dan menampakkan pantulan cahayanya melalui cermin yang berada dalam kamar Refky.
Riefky yang tak beranjak dari tempat tidur sejak pulang dari pesta pernikahan itu.
Tok tok tok '' ky bangun sayang udah magrib, nih, pamali loh tidur jam segini, Ky.. Riefky. bangun sayang''. kata Wanita separuh baya itu yang menggedor gedor adalah Rani dari balik pintu itu adalah bunda Riefky. sontak Riefky kaget, dengan ketukan dari balik pintu tersebut.
" iya bunda, Iki tidak tidur kok bunda'' jawab Riefky.
Riefky yang sejak tadi rebahan di atas tempat tidurnya, dengan cepat iya bangun dan menuup jendela lalu kembali masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. dan menjalankan sholat berjamaah di mesjid.
***
Salsa yang sejak tadi sibuk menyetrika seragam sekolahnya, tiba tiba suara handphone nya berdering lalu mati, dan terulang hingga beberapa kali. Salsa yang sudah mulai kesal dengan Handphonenya dan melemparnya keatas tempat tidur. sembari menyelesaikan setrikaannya.
''Siapa sih, rese banget deh. ganggu mulu". Cerutunya sembari merebahkan badannya di tempat tidurnya.
***
Riefky yang sejak tadi mondar mandir di dalam kamarnya, sambil memegangi handphone miliknya, dengan irama jantung yang begitu cepat dirasanya, seakan hampir copot dibuatnya. tarikan nafas yang dilakukan secara berulang. membuatnya sedikit lega.
Ting tung ...
bunyi nada dering yang berasal dari handphone nya, sontak membuat nya kaget, ternya sebuah pesan yang masuk, tak menunggu lama iyapun membukanya. ternyata pesan dari salsa.
Salsa
Siapa sih rese banget dehh, maaf yah kalo cuma mau main main, bukan di sini tempatnya. maaf langcang.
Riefky
Maaf yah membuat mu terganggu. saya hanya ingin mengenalmu lebih dekat. apa boleh?
tak ada balasan dari salsa membuat kepalanya begitu sakit. tarikan nafas yang di lakukannya lagi secara berulang. membuatnya sedikit lega. tiba tiba handphone nya kembali berdering.
Salsa
Riefky semakin pusing di buatnya, begitu banya petanyaan uang Salsa lontarkan melalui pesan singkat yang dikirimnya. membuat begitu lama iya berfikir. sampai susana gaduh menjadi hening seketika sembari riefky menatap layar kecil di depannya.
***
Salsa yang masih di selimuti dengan rasa penasarannya, membuat nya ingin meninju seseorang. terasa di dada begitu cepat irama jantung nya berdetak, serasa hampir copot di buatnya.
Tiba tiba suara handphone Salsa berdering, iya menatap layar kecil di depannya. ternya sebuah panggilan dari orang misterius tersebut. dan memulai percakapannya.
Salsa
Halo Assalamu Alaikum, ini sebenarnya siapa sih, dapat nomorku dari mana sih?, kenapa kamu dari tadi menggangguku. tujuan kamu apa sih?
tanya salsa di balik layar kecil itu
Riefky yang sejak tadi, bingung mau mulai dari mana, karna hanya keberanian yang membuatnya ingin ngobrol, tapi Hasilnya tak sesuai ekspektasi. iya diberikan pertanyaan bertubi tubi. Tarikan nafas yang di ulanginya hingga berapa kali, agar sebisa mungkin tanpa rasa canggung untuk mengobrol dengan salsa.
Salsa
Halo... halo... ada orang kah. tanya salsa yang kekesalannya sudah di ubun ubun, hingga ingin menekan tombol berwarna merah yang terpampang di layar kecil tersebut. tiba tiba...
Riefky
Maaf mengganggu, ha..ha...hay, ap...app apa kabar.
Suara Riefky yang masih canggung. Membuat Salsa terdiam dan mengamati suara tersebut. suasan hening, tanpa adanyang menyahut satu sama lain. Salsa pun membuayarkan keheningan tersebut. dan meladeni suara laki laki yang berada di balik layar kecil tersebut.
***
Mereka pun saling memperkenalkan nama satu sama lain, dan obrolan yang begitu hangat disertai senyum tawa kecil mengapit obrolan mereka. Tak terasa kurang lebih setengah jam salah satu dari mereka mengakhiri percakapannya.