
π»Jika kamu terjatuh saat melangkah maka kamu harus bangun dan terus melangkah karena untuk mencapai tujuan itu butuh prosesπ»
.
.
.
.
Putri menatap hp di tangannya sambil tersenyum setelah menelpon sang cucu. Raden Arya yang baru saja keluar dari kamar mandi mengerutkan keningnya melihat istrinya senyum-senyum sendiri menatap hpnya.
"Kamu kenapa bu?" tanya Raden Arya mengagetkan Putri dari pikirannya.
"Mas kamu ngagetin aku" Putri menatap kesal suaminya.
"Loh kan kamu yang senyum-senyum sendiri kayak orang ngak waras makanya aku nanya bu"
"Jadi mas mau bilang kalau aku ini orang gila ya" sarkas Putri dengan mata melotot.
"Ibu sendiri yang bilang bukan mas" ucap Raden Arya sambil terkekeh.
"Kamu menyebalkan mas" ketus Putri dengan wajah kesal.
Raden Arya terkekeh dan langsung duduk di samping sang istri sambil memeluknya dengan erat.
"Kenapa senyum-senyum tadi?" tanya Raden Arya sambil mengelus kepala istrinya dengan lembut.
"Barusan Valeria menelpon aku mas" ucap Putri sambil tersenyum manis.
"Jangan bilang selama ini ibu selalu komunikasi dengan Valeria bu?" tanya Raden Arya dengan kaget.
"Iya mas" ucap Putri dengan jujur.
"Mas bingung harus berkata apa tentang rumah tangga putri bungsu kita bu! Phew" ucap Raden Arya sambil membuang napas dengan kasar.
"Maafkan Arinta mas. Bagaimana pun dia itu putri kita dan jika dia salah maka kita sebagai orang tuanya harus menegur dan menasehati mereka" ucap Putri dengan bijak.
"Mas tahu tapi bagaimana dengan Valeria"
"Dia belum bisa memaafkan keduanya sampai detik ini juga mas" ucap Putri dengan wajah sedih mengingat ucapan cucunya setiap kali ia membahas kedua orang tuanya.
"Heemmmm"
"Mas sebentar lagi cucu kita Valeria akan menikah"
"Yang benar kamu bu?" tanya Raden Arya dengan kaget.
"Barusan dia memberitahuku tentang lamaran kekasihnya dan juga meminta restuku sebagai neneknya mas"
"Apa dia ngak memberitahu hal ini kepada orang tua dan kakaknya bu?" tanya Raden Arya dengan bingung.
"Ngak mas"
Phew..............
Putri membuang napasnya dengan kasar memikirkan cara agar cucunya itu bisa kembali bersatu dengan keluarganya seperti dulu lagi.
"Jangan terlalu di pikirkan bu. Ingat jantungmu bu" ucap Raden Arya memperingati istrinya.
"Iya mas"
Raden Arya sebenarnya sedih melihat istrinya yang berjuang dengan penyakit jantungnya selama ini, seperti saat ini kesehatannya menurun kembali sejak kejadian di mansion Kusumo.
Setelah kejadian itu Putri selalu di rawat di rumah sakit seperti saat ini ia harus menjalani pengobatan di rumah sakit.
~ Kingdom Apartment ~
Valeria sedari tadi tersenyum smirk membuat Yorla yang sudah dari pagi di penthouse Valeria menatap kakaknya itu dengan bingung.
"Ares apa yang terjadi dengan sister?" tanya Yorla dengan penasaran.
"Anda bisa bertanya langsung ke nyonya" ucap Ares dengan santai dan datar.
"Ckk! Dasar kanebo kering sialan" ketus Yorla dengan kesal.
Valeria dengar ucapan keduanya tapi tak menggubrisnya karena saat ini di pikirannya hanya terbayang kejadian semalam yang tak akan pernah ia lupakan.
...γ γ γ π π π π γ γ γ...
#Flashback On
"Kamu mau bawa aku kemana?" tanya Valeria dengan suara dingin saat Thomas datang dan menariknya pergi.
"Kamu bakal tahu honey" ucap Thomas sambil tersenyum manis.
Tak berapa lama mobil sport Thomas berhenti di sebuah tempat yang sangat gelap. Thomas lalu turun dan menuntun Valeria berjalan masuk lebih ke dalam lagi.
"Apa kamu takut honey?" tanya Thomas melirik kekasihnya.
"No" ucap Valeria dengan singkat.
"Ckk!"
Thomas berdecak kesal mendengar jawaban pacarnya yang selalu singkat membalas ucapannya dan tak ada romantisnya sedikit pun.
"Kamu siap honey?" tanya Thomas.
"Untuk apa?" tanya balik Valeria.
"Hitung sampai 3 honey"
1
2
3
Tak...........duar.......duar............
Valeria berdecak kagum melihat hamparan bunga baby breath blue kesukaannya di depan sana saat lampu tiba-tiba menyala. Sesaat ia mematung melihat tulisan di langit saat kembang api meledak.
"H.....oney" ucap Valeria dengan gugup sambil melihat ke samping.
Valeria mematung melihat Thomas yang berlutut di depannya sambil menyodorkan cincin apa lagi tulisan WILL YOU MARRY ME di langit membuatnya tak bisa berkata-kata karena kaget.
"Aku bukan orang baik dan tak sempurna honey tapi dalam hati aku yang paling dalam hanya ada namamu. Aku tidak bisa berjanji akan selalu membuatmu tersenyum setiap hari tapi aku akan membuktikan jika diriku pantas untuk mendampingi kamu seumur hidup. Aku ingin kamu menjadi istri dan mommy dari anak-anakku honey" ucap Thomas dengan tulus dan tatapan penuh cinta.
"Will you marry me Valeria Anastasia" tambahnya lagi dengan gugup.
"Kenapa harus aku honey?" tanya Valeria.
"Karena itu adalah kamu dan aku hanya menginginkanmu bukan orang lain honey" tegas Thomas dengan mata tajam.
Valeria mengangguk kepalanya menjawab lamaran Thomas. Dengan cepat Thomas memasang cincin berlian yang ia pesan sebulan yang lalu di jari manis Valeria.
Cup.............
#Flashback Off
"Sister are you okay?" (kakak kamu baik-baik saja) tanya Yorla yang semakin penasaran.
"Buatkan gaun pernikahan untukku bulan depan" ucap Valeria dengan suara dingin.
"Oke sister"
1 detik
2 detik
3 detik
"APA" teriak Yorla dengan kaget setelah mengerti ucapan Valeria.
"Yorla" desis Valeria dengan tatapan tajam.
"Sister you ngak bercandakan? Terus sister nikah sama siapa dan kenapa mendadak begini sister?" tanya Yorla beruntun.
"Thomas" ucap Valeria dengan singkat.
"Woahh...........ini berita besar eke harus beritahu ke brother dan semuanya" teriak Yorla dengan histeris.
Dalam 5 menit kabar pernikahan Valeria sudah menyebar di seluruh anggota Black Shadow bahkan Bryan yang berada di Italia juga tak menyangka kalau Valeria akan menikah.
"Val beneran loe mau nikah?" tanya Bryan yang langsung menghubungi Valeria.
^^^"Hemmm"^^^
"Kapan Val dan kenapa mendadak begini"
^^^"Bulan depan tanggal 10. Semalam Thomas baru ngelamar gue jadi gue baru beritahu kalian"^^^
"Wooahh.......minggu depan gue sama mama ke sana"
^^^"Heemmm"^^^
Valeria mematikan panggilannya sepihak dan segera mengambil tasnya untuk menemui calon suaminya di Wesly Group.
~ Wesly Group ~
Mobil sport Bugatti warna hitam milik Valeria berhenti di depan lobby Wesly Group. Setelah pintunya di buka oleh Ares ia segera turun sambil mengenakan kaca mata hitam.
...γ γ γ π π π π γ γ γ...
Kedatangan Valeria ke perusahaan Wesly Group membuat karyawan bertanya-tanya siapa dia. Apa lagi saat melihat penampilan Valeria mereka berdecak kagum seperti melihat sosok dewi yang turun ke bumi.
Rambut biru aqua milik Valeria membuat penampilannya seperti artis girlband Korea apa lagi kulit putih pucatnya yang identik dengan jenis kulit orang Asia.
"Apa Mr. Parker ada di ruangannya?" tanya Valeria dengan suara dingin.
"Ada miss" ucap resepsionis dengan sopan.
Valeria segera berlalu pergi menuju lift di ikuti oleh Ares dan Rehan di belakangnya. Sampainya di lantai 98 ia keluar dari lift dan disambut oleh 3 orang sekertaris utama.
Aura kekuasaan dari tubuhnya menguar membuat ketiga sekertaris utama menunduk memberi hormat tak bertanya seperti biasa jika ada tamu yang datang.
Albert yang keluar dari ruangannya untuk menemui Xavier mengerutkan keningnya melihat Valeria yang berjalan ke arah ruangan Thomas di paling ujung.
Ceklek...........
"Apa kamu tidak punya sopan santun" hardik Thomas dengan suara dingin.
"Maybe" (mungkin) ucap Valeria dengan santai.
Mendengar suara yang sangat ia kenali Thomas langsung mengangkat kepalanya dan menatap sosok di depannya sambil tersenyum manis.
"Honey" ucap Thomas bergegas menghampiri calon istrinya.
Cup............
Bibirnya mengecup bibir Valeria dengan lembut mengatakan jika ia sangat senang dengan kedatangan Valeria ke perusahaan.
"Eyang pengen bicara sama kamu honey" ucap Valeria dalam pelukan Thomas.
"Who is that honey?" (siapa itu sayang) tanya Thomas dengan bingung.
"Nenek aku honey! Aku sudah menganggapnya keluargaku" bohong Valeria yang tak ingin Thomas mengetahui masa lalunya.
"Baiklah honey" ucap Thomas sambil melepas pelukannya dan menuju ke sofa.
Detik itu juga Thomas berbicara dengan eyang putri beruntung eyang putri tidak memberitahu tentang keluarga Valeria kepada Thomas dan hanya mengatakan beberapa pesan untuk menjaga Valeria.
1 Bulan kemudian
Tak terasa waktu berlalu dengan sangat cepat dan tepat hari ini adalah hari pernikahan Valeria dan Thomas.
~ Victory Chruch ~
Thomas berdiri di depan altar ditemani Albert, Kevin, dan Xavier sebagai pendamping dari pihak laki-laki. Sedari tadi Thomas sangat gugup menanti kehadiran Valeria yang tak kunjung datang.
Ceklek..............
Pintu terbuka menampilkan seorang gadis cantik yang sangat cantik seperti putri kerajaan yang di gandeng Ares sebagai pengantar mempelai perempuan.
Iringan lagu I Belong To You dari Jacob Lee mengiring langkah Valeria menuju altar. Thomas terpesona melihat Valeria yang sangat cantik bahkan Valeria juga sangat terpesona dengan penampilan Thomas hari ini yang sangat tampan di atas sana.
Jantung keduanya berdetak dengan cepat saat mata mereka bertemu. Prosesi demi prosesi berjalan dengan lancar.
"Anda bisa mencium mempelai wanita sebagai tanda kalian sudah sah sebagai suami istri" ucap pendeta.
Cup................
Prok........prok.......prok...........prok........
Riuh tepuk tangan bergema di dalam gereja saat Thomas mencium bibir Valeria tanda keduanya sudah sah secara agama dan hukum sebagai pasangan suami istri.
"I love you my wife"
"I love you too my husband"
Selesai pemberkatan keduanya mendapat begitu banyak ucapan selamat dari semua kerabat mereka.
Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan buat keduanya karena setelah perjuangan cinta mereka selama ini akhirnya mereka bisa bersatu di pelaminan.
βββββ
To be continue...........