Love Struggle

Love Struggle
Chapter 138



🌻Kadang kamu harus mengerti dirimu sendiri baru kamu bisa mengerti orang lain🌻


.


.


.


.


Selesai pemberkatan acara di lanjutkan di hotel XCX milik Chloe yang di hadiahi suaminya saat anniversary mereka beberapa bulan yang lalu.


Malam ini Thomas selalu tersenyum di atas pelaminan tak menyangka statusnya akhirnya menjadi suami dari perempuan yang paling ia cintai dalam hidupnya.


"Sister........hiks hiks hiks hiks.........selamat ya sister eke bahagia banget malam ini" ucap Yorla sambil memeluk Valeria dan menangis.


Beruntung Thomas sedang menemui rekan kerja Wesly Group yang ia kenal jadi tak ada yang menghalangi Valeria saat di peluk oleh Yorla.


"Loe jelek kalau nangis" ejek Valeria sambil terkekeh.


"Iss.......sister" pekik Yorla dengan cemberut.


"Yang di bilang Valeria benar ubur-ubur gagal. Loe itu jelek banget kalau nangis ampe mata loe hitam kayak nenek sihir" cibir Bryan.


"Apa" panik Yorla segera mengambil cermin di dalam tasnya.


Valeria dan Bryan mengulum senyum geli melihat wajah panik Yorla takut jika eyeliner dan maskara berantakan karena ia menangis.


"Ngak kok masih rapi dan cantik" ucap Yorla melihat make upnya masih bagus.


Seketika matanya melotot melihat Bryan yang sudah tertawa melihatnya. Ia baru sadar ternyata dia di bohongi oleh Bryan.


"Brother awas ya you! Eke bakal ulik-ulik wajah you" hardik Yorla membuat para tamu melihat mereka di atas panggung.


"Emang gue perduli! Ubur-ubur gagal kayak loe bisanya apa" sinis Bryan dengan tatapan remeh.


"Jubah you buat penobatan you eke cancel" ucap Yorla dengan tatapan tajam.


"Apa! Jangan macam-macam loe ubur-ubur gagal" hardik Bryan dengan tatapan tajam.


Tinggal 2 minggu lagi penobatannya dan Yorla ingin membatalkan pesanan jubah kebesarannya yang akan di pakai saat penobatan. Itu tidak akan pernah ia biarkan.


"Terserah eke dong! Ini kan haknya eke" ucap Yorla sambil tersenyum menyeringai.


"Loe jangan buat gue hajar loe sekarang ya ubur-ubur gagal" ancam Bryan.


"Uuhh........eke takut" Yorla berlagak ketakutan tapi wajahnya seakan mengejek Bryan.


"Sepertinya Pita butuh teman malam ini" Bryan tersenyum menyeringai melihat wajah Yorla yang sudah pucat mendengar ucapannya.


"Jangan macam-macam brother" ancam Yorla dengan panik.


"Loe tahu gue ngak main-main sama ucapan gue"


"Loe berdua bisa minggir ngak dari situ. Udah pada antri nih kita" teriak Raksa dari arah belakang.


Bryan dan Yorla seketika menatap Raksa yang hari ini datang bersama Rani dan anaknya Mike. Tak lupa keluarga besar Rani pun turut hadir dan ketua tim di Black Shadow juga turut hadir.


"Val selamat menempuh hidup baru dan semoga loe dan Thomas selalu bahagia sampai maut memisahkan" ucap Bryan dengan tulus.


"Makasih Bryan" ucap Valeria sambil tersenyum tipis dan memeluk Bryan sebentar.


"Nak selamat ya buat pernikahanmu dan terima kasih sudah menjadi bagian dari keluarga mama" ucap Ratu Camelia dengan senyum manis.


"Terima kasih ma" balas Valeria dengan tulus.


Ratu Camelia lalu turun dari atas panggung di kawal pengawal kerajaan sedangkan Bryan dan Yorla setia mendampingi Valeria di atas panggung karena keduanya pengganti keluarga Valeria.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


"Master selamat atas pernikahannya dan kita semua di markas mendoakan agar master selalu bahagia" ucap Raksa dengan tulus.


"Sampaikan terima kasih gue kesemuanya" ucap Valeria.


Saat Raksa ingin memeluk Valeria ia langsung di tahan oleh Ares yang berdiri di tengah-tengah mereka.


"Loe kenapa sih Ares. Gue mau peluk master kenapa loe halang sih" ketus Raksa tak terima.


"Arah jam 12" ucap Ares dengan suara dingin.


Glek..............


Raksa menelan salivanya dengan susah saat matanya menatap ke arah yang di beritahu oleh Ares, tatapan mata coklat itu seakan ingin menghujamnya dari bawah sana.


"Master suami loe mengerikan dan posesif" ucap Raksa bergidik ngeri.


"Heemmm"


Valeria menatap suaminya yang sedang menatapnya dengan tatapan tajam. Ia tahu suaminya sedang cemburu di bawah sana dan memaki mereka yang ingin memeluknya barusan.


Loe mengemaskan kalau lagi cemburu, batin Valeria sambil terkekeh.


Semua anak buah inti Valeria sudah mengucapkan selamat kepadanya dan juga keluarga sang suami yaitu Albert, Xavier, dan Kevin.


"Honey kita kemar yuk" ajak Thomas yang melihat istrinya kecapean.


"Tapi masih ada tamu honey"


"Serahin sama mereka honey" tunjuk Thomas ke arah Kevin, Bryan, dan Yorla yang sedang berbincang.


"Heemmm"


Ares memegang gaun pengantin Valeria dari belakang membantu keduanya menuju kamar yang sudah disiapkan oleh Yorla dan Kevin di hotel XCX.


Sampainya di kamar pengantin Valeria segera membersihkan make up di wajah dan juga membuka tatanan rambutnya.


"Honey" ucap Thomas dengan suara serak sambil memeluk tubuh istrinya dari belakang.


Deg.......deg...........deg...........


Jantung Valeria berdetak dengan cepat merasakan hembusan napas suaminya di lehernya, Valeria menahan suaranya saat lehernya di cium dan di ***** Thomas hingga berbekas.


"Kita mandi bersama honey" ucap Thomas dengan napas memburu.


"Ingat petuah suami istri honey" ucap Thomas dengan senyum smirk mengingat ucapan eyang putri 3 hari yang lalu.


Valeria pasrah saja tak bisa membantah setelah Thomas mengucapkan kata yang ultimatum buatnya dan akhirnya keduanya mandi bersama.


Malam itu meski keduanya sangat kelelahan karena acara pernikahan mereka tapi Thomas tak membiarkan istrinya lepas pada malam pertama mereka.


"Arrghhh.......sakit honey" teriak Valeria saat Thomas mengambil pe***annya.


"I love you honey" ucap Thomas dengan tulus merasa bangga karena ia yang pertama untuk istrinya.


Suara de***an keduanya bergema di dalam kamar president suit yang menjadi saksi biksu di malam pertama mereka.


~ Keraton Winata ~


"Selamat buat pernikahanmu Valeria semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan kalian berdua cucuku" ucap Putri dengan tulus melihat foto pernikahan Valeria dan Thomas yang di kirimkan oleh Ares tadi.


Hatinya merasa sangat senang melihat tawa bahagia Valeria yang sudah lama ia tak lihat lagi.


Saatnya kamu bahagia cucuku, batin Putri sambil tersenyum tulus.


"Eyang" panggil Sandra dari belakangnya.


Dengan cepat eyang Putri mematikan hpnya tak ingin cucu dan keluarganya tahu mengenai Valeria sesuai permintaan cucunya.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


"Kamu sudah datang nak?" tanya Putri dengan suara lembut.


"Eyang apa kabar?" tanya Sandra sambil memeluk Putri dengan erat.


"Seperti yang kamu lihat eyang baik-baik saja sayang" ucap Putri sambil mengelus kepala cucunya dengan lembut.


"Baguslah eyang kalau eyang sudah lebih baik"


"Dimana tunangan kamu?" tanya Putri.


"Mas Denis lagi ngobrol sama ayah dan eyang kakung di dalam eyang"


"Ayok kita ke sana" ajak Putri dengan suara lembut.


Sandra memeluk lengan eyang putri dan berjalan menuju ruang keluarga di keraton Winata. Hari ini ia bersama tunangannya Denis Rahardian datang mengunjungi kedua orang tuanya untuk membahas pernikahan mereka.


~ XCX Hotel ~


Valeria mengerjab membuka mata dan langsung disambut cahaya dari luar kamar. Ia melihat ke samping suaminya masih tidur dengan nyenyak sambil memeluk pinggangnya dengan erat.


Wajah Valeria merah padam mengingat kejadian semalam dimana suaminya menggempur habis-habisan hingga 6 jam tanpa henti bahkan keduanya berhenti saat sudah jam 05:00 pagi.


Ternyata laki gue buas juga di ranjang, batin Valeria.


Valeria perlahan-lahan melepas tangan suaminya karena ingin ke kamar mandi. Saat ia bangun tiba-tiba Valeria terjatuh kembali di ranjang karena kakinya sangat lemas apa lagi bagian i**inya berdenyut sakit.


"Honey" ucap Thomas dengan suara serak saat mendengar suara orang jatuh.


Matanya terbuka melihat sang istri yang duduk di ranjang sambil meringis seperti kesakitan.


"Apa masih sakit honey?" tanya Thomas dengan cemas.


"Pe.....rih h.....oney" ucap Valeria dengan terbata-baga.


Grep.............


"Honey apa yang kamu lakukan" pekik Valeria merasa malu saat tubuhnya di gendong suaminya dengan polos.


"Jangan malu honey! Semua di tubuhmu sudah aku lihat semalam bahkan merasakannya" goda Thomas.


Blush...........


Wajah Valeria merah padam mendengar ucapan vulgar suaminya. Melihat wajah sang istri yang merah padam Thomas terkekeh karena suka melihat istrinya yang malu-malu.


Keduanya mandi bersama tanpa mengulang pergulatan semalam karena Thomas tahu milik istrinya pasti masih sakit karena semalam ia kelepasan bermain sedikit kasar.


"Apa yang kamu lakukan honey?" tanya Valeria saat bathrobe miliknya tiba-tiba dibuka Thomas.


"Diam saja honey aku tidak akan meminta hak aku sekarang"


Issshhh..........


Ringis Valeria tiba-tiba merasa dingin di sekitar area privasinya dan ternyata itu adalah ulah suaminya yang sedang memberi salep entah dari mana ia dapat.


"Ini salep yang diberi Kevin kemarin honey! Ternyata ada gunanya juga bocah itu" ucap Thomas menjawab pemikiran istrinya.


"Aku lapar honey"


"Hemmm! Bentar lagi makanan kita diantar honey"


"Heemmm"


Valeria lalu dibantu Thomas memakai dress simpel dan saat makanan mereka sampai ia menggelengkan kepalanya melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 13:00 siang.


Tak jauh dari hotel tempat Valeria dan Thomas menghabiskan malam pertama mereka seorang perempuan sedang menatap berita pernikahan Thomas Parker di dalam cafe.


"Hay beb udah lama nunggunya" ucap Kevin yang baru saja datang.


"Baru 5 menit kok beb" ucap Felicia dengan senyum manis.


"Kamu sangat menggoda beb" bisik Kevin di telinga Felicia.


"Suatu kehormatan jika kamu tergoda oleh aku beb" bisik Felicia dengan suara menggoda.


"Kita pergi sekarang beb" tarik Kevin dengan napas memburu.


Felicia tersenyum smirk melihat Kevin yang sudah tak sabar ingin bermain dengannya.


Tanpa ia sadari ternyata itu adalah rencana licik Felicia mendekati Kevin untuk memuluskan rencananya kepada pasangan yang baru saja menikah semalam.


Sebentar lagi kita bertemu baby, batin Felicia sambil tersenyum menyeringai.


❄❄❄❄❄


To be continue.............