My Little Baby

My Little Baby
83. Mama seorang psikopat



...FLASH BACK...


"Saya tau apa yang anda inginkan,


saya bisa membantu anda, tapi saya ingin ada membayar mahal akan hal itu,


karena ini menyangkut pekerjaan saya, saya tidak ingin di pecat secara cuma-cuma kan, hanya karena masalah ini" ujar seorang wanita cantik yang sedang menikmati wine kesukaan nya.


"baik,saya tidak akan mempermasalahkan tentang hal itu, asalkan kamu bisa menghilangkan beberapa parasit di kehidupan saya"


"haha, itu masalah kecil, saya pasti kan dalam beberapa hari ini satu persatu parasit akan tersingkir kan..."


"hmm bagus lah, kamu memang bisa di andalkan "


"haha tentu saja, senang bisa bekerja sama dengan anda "


"suara siapa itu ?


mama sedang bicara dengan siapa ?


siapa yang mama maksud parasit?"


batin seorang pria yang terbaring di atas ranjang sehari setelah kecelakaan yang ia alami.


"pertama-tama, kamu harus membuat anak ku itu membayar mahal atas rencana yang ia gagal kan,


dan habisi wanita itu, jangan sampai ia membocorkan rahasia besar ku..."


"baiklah akan saya lakukan"


"dan selanjutnya, saya ingin anak saya yang tidak penurut itu merasa kan sesuatu yang tidak akan pernah ia lupakan seumur hidup nya..."


"baik lah"


apa yang mama maksud ?


anak yang mana yang mama maksud ?


aku atau Arsya ...?


______________________________________________


"Alex,Arsya, kalian adalah anak kandung mama, penerus dari keluarga Mahesa, mama harap kalian tidak akan pernah mengecewakan mama" ujar wanita itu.


"tapi ma, Arsya sangat mencintai ayu,


tolong jangan paksa Arsya seperti itu, Arsya tidak bisa ma, maaf kan Arsya ma, Arsya tidak bisa..."


PLAK PLAK PLAK


"bagaimana rasanya, haaah, sakit kan,


begitu lah perasaan mama saat ini, saat di bantah oleh kalian, anak yang mama Banga kan selama ini" ujar wanita itu sambil menampar pipi mulus Arsya.


"maaf kan Arsya ma..."jawab nya sambil tertunduk memegang pipi nya yang terasa panas.


"kenapa sih, kalian ikuti saja permintaan mama, itu juga untuk kebaikan kalian juga..."ujar nya geram.


"bukan kebaikan kita, tapi kebaikan mama..."potong Alex.


PLAK PLAK PLAK


tamparan keras pun mendarat di pipi Alex, Alex hanya diam tanpa melakukan apapun terhadap ibu nya.


"apa kalian lihat ini !


ini adalah contoh buat kalian, apa kalian ingin melihat orang yang kalian cintai seperti ini,


haaah" ujar wanita itu sambil memperlihatkan sebuah video yang mengakibatkan kehamilan yang terjadi oleh Caca saat ini.


"dia adalah Khanza, wanita cantik kesayangan anak mama, Agam.


karena membantah perintah mama, wanita cantik ini yang menjadi korban kebodohan Agam, hahaha


mama juga tidak akan segan-segan berbuat demikian terhadap wanita-wanita itu, jika anak mama tidak berubah menjadi anak yang baik lagi, hahaha" melihat perbuatan mama nya, membuat Alex dan Arsya menjadi geram, mama nya yang selalu mereka sayangi ternyata berhati iblis.


"psikopat, mama psikopat..."teriak Arsya geram.


"apa ?


psikopat ??


apa anak-anak mama tau, apa itu psikopat?


hahhhhh,


hahaha, sini mama ajar kan anak-anak mama apa itu psikopat,


psikopat adalah seseorang yang pernah sabar,diam, mengalah, namun selalu di tindas dan di sakiti, itu yang nama nya psikopat dan apa kalian tau apa yang lebih kejam dari ini,


yaitu di khianati,


seorang wanita yang tulus mencintai seorang pria, namun di khianati dan di bohongi,


kalian kira seperti apa perasaan mama, saat mengetahui papa kalian telah memiliki wanita lain dan telah memiliki anak dari wanita tersebut ?


hancur ! hancur !


hati mama hancur, mama berusaha sekuat hati untuk menerima itu semua karena cinta mama terhadap papa kamu sayang,


tapi mama tetap di khianati,


mama berusaha keras untuk mendapatkan cinta papa kembali, tapi apa yang mama terima, orang tua mama menjadi korban akan hal itu, orang tua mama meninggal karena keegoisan papa,


maka dari itu, mama ingin kalian bahagia bukan hanya karena cinta,


karena hati manusia bisa berubah, dalam beberapa menit saja."ujar nya panjang lebar.


"mama sama saja dengan papa,


tidak ada bedanya, sama-sama iblis" sambung Arsya.


"Haha, maka dari itu anak mama jangan jadi iblis donk hahaha "


Alex hanya diam, ia tak tau harus berbuat apa saat ini, dengan kondisi yang lemah akibat kecelakaan dan juga di diagnosa lumpuh,


membuat dia enggan berdebat dengan mama nya, apa lagi ia yang sempat mendengar obrolan mama nya dengan seorang wanita di luar ruangan nya.