My Little Baby

My Little Baby
79. Bulan mendadak sekolah



"ini dimana...?"


ujar anak kecil yang terbangun dari tidurnya.


"mama, mama,mama..." teriak gadis kecil itu, hingga membuat Sarah berlari kearah nya


"sayang,kamu sudah bangun yah nak...!"


"mama,ini dimana??"tanya bulan sambil memperhatikan sekeliling nya.


"ini adalah tempat tinggal baru kita,


mulai sekarang kita akan tinggal di sini ya nak."


"mama sedang apa ma...?"tanya nya lagi.


"mama sedang bersih-bersih nak,


mama hanya beresin kamar yang bulan tiduri saja.."


"bulan mau bantu mama yah,?"


"iya sayang,"


mereka pun membersihkan rumah yang akan mereka tempati Beberapa bulan lagi,


bulan sangat antusias membantu mama nya,


bulan memang anak baik dan pintar.


setelah selesai membersihkan rumah, Sarah dan bulan pun berjalan mencari warung makan terdekat,


di sana mereka hanya bisa menikmati nasi goreng dan pecel lele,


seperti makanan kesukaan Sarah.


Sarah dan bulan makan dengan sangat lahap nya hingga terdengar suara kenyang dari mulut mungil bulan.


"enak ma nasi goreng nya, besok kita makan lagi yah ma...?" ucap bulan sambil menghapus kotoran makanan di mulut nya.


"iya sayang, nanti kita kesini lagi yah."


setelah makan mereka pun kembali ke penginapan tempat tinggal mereka,


hingga terlelap dalam mimpi indah masing-masing.


KRING


KRING


KRING


bunyi alarm handphone Sarah,


Sarah pun membangun kan bulan yang sangat terlelap di samping nya.


"bulan, bangun nak,


bulan..."


bulan pun bangun dari tidur nya dan berjalan beriringan dengan Sarah menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka,


"rambut yang indah,


Sama kayak rambut papa..."ujar Sarah yang tanpa sadar membuat bulan membandingkan rambut nya dengan Sarah.


"mama,kok warna nya beda?" ujar nya sambil memegang rabut nya dan mama nya.


"bulan kan anak cantik,


rambut dan mata nya sama kayak papa " ujar Sarah.


"papa?


papa kemana ma, kok nggak ikut kita naik pesawat...?" tanya bulan polos


"papa kan lagi kerja, buat bulan dan mama..."ucap Sarah berbohong.


Hari ini adalah hari pertama untuk Sarah dan bulan,


Sarah yang sebagai guru pengajar dan bulan sebagai seorang siswa terkecil di antara siswa,


sebenarnya Sarah hanya ingin membawa bulan saja saat mengajar, supaya bulan tidak sendirian di rumah, tapi itu merupakan ide yang baik, supaya bulan belajar saat dini.


mereka telah siap dan rapi,


sekolah tempat Sarah mengajar tidak jauh dari rumah, jadi bisa berjalan kaki menuju sekolah tersebut.


"selamat pagi buk guru..." ujar anak-anak yang melihat kedatangan guru cantik mereka.


"selamat pagi anak-anak" ucap Sarah ramah.


Sarah mengambil jurusan PGSD,


jadi ia bisa mengajar anak SD dengan semua mata pelajaran umum.


bulan pun selalu mengekor kemana pun Sarah pergi,


ia tak mau di tinggalkan oleh mama nya itu.


"perkenalkan nama saya rehan, saya yang akan menjadi pembina kamu selama disini" ucap seorang lelaki dewasa itu tegas.


"baik pak" ucap Sarah hormat.


"apa dia anak ku ?" tanya lelaki itu sambil melirik ke arah bulan.


"iya pak, dia putri saya..." lanjut Sarah menjelaskan.


"cantik, sama seperti mama nya..." sambung nya menggoda.


"aah bapak bisa aja" ujar Sarah malu.


Sarah pun mengajar di kelas I dan itu adalah kesempatan emas untuk membuat bulan betah di sana,


bulan pun terpaksa duduk di bangku depan bersama Tia,


gadis cantik berambut hitam dengan lesung pipi di pipi merona nya.


"hello, aku Tia " ujar anak itu memperkenalkan diri.


"aku bulan" lanjut bulan.