
"waaah makanan nya enak-enak yah,
seandainya gue udah dapat kerjaan dan udah terima gaji nya, gue mau juga traktir kalian semua..." ucap Sarah sambil memandang teman-teman nya makan dengan lahap.
"Lo mau kerja Sarah, terus bagaimana anak Lo...?" tanya teguh.
"hmm gue mau cari pekerjaan paruh waktu yang bisa bawa baby bulan juga, gue nggak mau nyusahin kakak gue lagi, kasihan kak Adit, setiap hari harus cari nafkah untuk gue dan baby bulan." jelas Sarah dengan raut wajah memelas.
"ehmm Lo mau kerja apa saja??"
"gue mau, yang penting kan gue nggak nyusahin kakak gue lagi..."jelas Sarah.
"mau tidak kerja di tempat gue, pekerjaan nya sih cuma jadi pelayan restoran dan gaji nya juga lumayan, Lo bisa ambil perhari atau perbulan, kalau Lo mau..." tawar teguh.
"gue mau banget, tapi apa boleh gue bawa anak gue ke restoran Lo, soal nya baby bulan nggak ada yang jagain kalau gue kerja,"
"hmm gimana yah..." pikir teguh sejenak.
"gue juga mau kerja di resto, lumayan buat tambah-tambah beli skincare, hehe " sambung ayu.
"hmm boleh" jawab teguh,
ayu pun melihat Sarah yang ekspresi nya kelihatan cemas, ia pun memegang pundak Sarah.
"teguh, gue dan Sarah bakal kerja di resto Lo,
tapi kami mohon izinkan kami membawa baby bulan, kami bakal menjaga baby bulan bergantian, apa boleh...?" tanya ayu,
Sarah pun melirik ke arah ayu dan di balas senyuman oleh ayu.
"iya udah boleh, kalian bisa datang sepulang kuliah besok yah..."
"beneran...?" tanya Sarah meyakinkan.
"iya benar..."
"iyeeee, terima kasih ya teguh..." ucap Sarah tanpa sengaja memeluk tubuh teguh,
teguh hanya diam menerima pelukan mendadak dari Sarah.
"gue kenyang dan mager guys,"ucap yoga sambil menutup mata nya, tertidur.
Udin yang duduk di bawah ranjang juga perlahan menutup mata sambil duduk bersandar di dinding ranjang,
"Sarah, kalau Lo mau tidur, tidur aja,
yang lain udah pada tidur tuh..."
"hmm iya, gue mau telpon kakak gue dulu yah..."
"iya..."
Sarah pun berjalan menuju balkon rumah mewah kakak nya yoga, ia pun menghubungi kakak nya dan meminta izin pulang terlambat karena ada tugas yang harus di kerjakan,
apa lagi ayu yang sudah tertidur, Sarah berkata setelah ayu bangun tidur mereka akan langsung pulang, Adit pun mengizinkan nya.
Sarah pun masuk kedalam kamar terlihat semua teman-teman sudah pada tidur termasuk teguh, yang tidur sambil duduk di sebelah Udin, Sarah pun berbaring kan tubuh nya di samping ayu dan terlelap dalam mimpi indah masing-masing.
"HOII BOCAH BANGUNGGGGGG....."
teriak seorang lelaki tampan bertubuh kekar dengan mengunakan stelan jas hitam nya.
"apa-apaan ini, kenapa kalian pada tiduran di sini, atau jangan-jangan kalian semua melakukan hal yang tidak tidak yah di rumah baru kakak, maka nya kalian tertidur kelelahan kan..." ucap lelaki itu menuduh.
"kakak apaan sih, orang masih ngantuk juga,
ini kita lagi bikin tugas kelompok, setelah itu kita makan dan ketiduran." lanjut yoga menjelaskan.
"ouh gitu,kakak kira kalian...ehmm..."
"aah kakak mesum..." sambung yoga.
"enak saja tuduh-tuduh dasar bocah,
bangun kalian semua bersihin kamar yang seperti kapal pecah ini, bikin sakit mata memandang"
"hmm iya kak,"
"setelah itu turun kebawah,ada banyak teman kakak di bawah, sekalian kalian ikut party di bawah, biar tambah rame...hehe..."