My Little Baby

My Little Baby
147. Keributan



"Sarah, ayo bantu saya menghidangkan makanan untuk pelanggan khusus di ruangan private..."ujar seorang wanita yang tak lain adalah kak Utami.


"baik kak..."


Sarah pun berjalan mengekori Utami di belakang nya dengan membawa beberapa makanan enak dan mahal di restoran itu menuju ruangan private, Utami pun mengetuk pintu tersebut dahulu, berlaku sopan terhadap para pelanggan.


TOK TOK TOK


"masuk..."teriak seorang pria hingga membuat Sarah membelalak mendengar suara tersebut, dia sangat mengenal suara Lelaki itu.


"Ka-kak Alex..."lirih Sarah saat masih di depan pintu yang tertutup.


"apa yang kak Alex lakukan di sini, kenapa ia menyewa ruangan khusus segala seperti ini dan bersama siapa dia di dalam sana kenapa semua nya sangat spesial, ". batin Sarah.


"Sarah ayo kita masuk, kita antar makanan nya terlebih dahulu..."ucap kak Utami yang menatap Sarah mematung di belakang nya.


"eeh i-iya kak..."


Sarah dan Utami pun berjalan masuk ke ruangan private tersebut, Sarah enggan menatap, hingga ia lebih memilih menunduk saat ini.


"tuan, nona silakan di nikmati..."ucap Utami saat meletakkan makanan yang ia bawa, hingga giliran Sarah yang meletakkan makanan nya dan ia perlahan menata di atas meja meski tangan nya sedang bergetar hebat saat ini menahan puing puing air mata yang akan segera mengalir.


"ingat yah sayang, saat di Prancis aku ingin tinggal di vila, dan berkeliling ke wisata yang ada di Prancis..."ucap seorang wanita yang berada di ruangan private tersebut.


"sayang, kamu juga senang kan kalau bulan madu nya di Prancis..."tambah wanita itu lagi, hingga Sarah yang sedang menuangkan air kedalam gelas seketika menjatuh kan gelas tersebut hingga pecah di bawah meja, Sarah merasa ada begitu banyak tatapan mengarah kearah nya, ia tak peduli air mata nya tanpa permisi pun mengalir dengan sangat deras, hati nya sakit, jiwa nya terluka, ia sangat kesakitan saat ini, bahkan melebihi luka yang pernah di berikan oleh mama nya Alex, ia mencoba menghapus nya kasar dan menegakkan kepalanya melihat dua pelanggan khusus nya itu, terlihat dua orang insan di depan Sarah membelalakkan mata mereka kaget, Sarah sudah menduga itu, hingga Sarah mencoba tersenyum kearah dua orang tersebut.


"se-selamat di nikmati tuan dan nona, maaf saya tidak sengaja memecahkan gelas di ruangan private anda, saya harap anda memaklumi nya, nanti biar teman saya yang akan membersihkan nya,maaf sebelumnya dan se-somoga bulan madunya lancar tuan nona..."dengan air mata mengalir deras sarah tersenyum getir ia tak menyangka semudah itu Alex mengantikan posisi nya, bahkan mereka belum bercerai hingga saat ini.


"Sarah..."ujar Alex lalu berdiri mengejar Sarah yang sudah berlari kearah pintu.


"Sarah...tunggu ini tidak seperti yang kamu bayangkan Sarah..."ucap Alex meyakinkan, Sarah sudah berlari kearah luar restoran terlihat ada begitu banyak pasang mata yang melirik kearah pasangan suami istri yang berada di ambang kehancuran, hingga tak sedikit di antara mereka sedang membuat siaran langsung adegan drama tersebut.


"tidak ada apa nya Alex bukan kah kita akan menikah beberapa Minggu lagi."ucap Amel yang sudah berdiri di belakang Alex.


"Amel, apa yang kamu lakukan, aku dan Sarah masih sah suami istri dan aku sama kamu hanya terpaksa karena keinginan mama ku..."bantah Alex.


"Alex, Alex dasar pengecut, barusan saja kita membahas masalah bulan madu, kenapa kamu malah membalikkan fakta seperti ini sayang, aku merasa kamu memang lelaki brengsek..." ujar Amel di muka umum ia sengaja ingin mempermalukan Alex saat ini karena ia sangat tahu bagaimana pun Alex tetap tidak akan menikahi nya, dari pada hanya reputasi Amel yang hancur di muka umum lebih baik mereka sama-sama hancur begitu pikir Amel.


"Sarah, jangan mendengar ucapan wanita itu, aku sungguh masih mencintai mu Sarah, bahkan aku selalu mencari keberadaan mu dan bulan, beberapa hari ini, aku harap kamu mempercayai ku Sarah..."Sarah hanya menangis sambil menggelengkan kepalanya ia tak ingin berurusan dengan Alex lagi ia tak ingin mencintai Alex lagi, ia tak ingin bertemu Alex lagi, namun mengapa takdir malah mempertemukan mereka seperti ini.


"Sarah tolong percaya pada ku, aku tidak mencintai Amel, aku hanya menginginkan mu Sarah..."sergah Alex lagi.


"jadi anda yang bernama Alex, suami yang tega melakukan KDRT terhadap istri nya dan malah berduaan dengan wanita lain saat istri dan anak nya sedang menderita."tambah Utami yang tidak kalah diam melihat kesakitan yang di rasakan oleh Sarah.


"seharusnya seorang suami itu menjaga istri nya dari kesakitan, bukan malah memberi rasa sakit terhadap istri, anda enak-enak kan berduaan dengan wanita lain, apa kah anda memikirkan bagaimana keras istri anda mencari nafkah menghidupi anak anda, apa anda membayangkan bagaimana rasa nya di perlakukan buruk di hina , di caci,di maki, di siksa lahir dan batin oleh orang yang kita sayangi, anda bahkan lebih membela orang tua anda saat istri dan anak anda diperlukan buruk oleh mereka, anda bahkan lebih pengecut dari yang saya duga, anda tak lebih dari seorang binatang yang tega memberi rasa sakit terhadap keluarga, bahkan binatang pun tak ingin menyiksa dan menyia-nyiakan anak nya, tapi anda bagaimana...apa kah masih di sebut manusia atau binatang..."ucap Utami lantang hingga membuat teguh yang berada di ruangan nya berlari keluar ketika mendengar ada keributan.


"apa anda belum puas menyakiti teman saya, hingga anda memperlihatkan kemesraan anda dan wanita ini di hadapan istri anda, kalau saya yang menjadi istri anda sudah saya pasti kan anda keluar dalam ruangan private dalam keadaan koma bahkan langsung masuk kubur sekalian, tapi apa anda tidak ada getaran sedikit pun saat melihat istri anda malah tersenyum mendapati suami nya berselingkuh..."


"saya tidak selingkuh,jaga ucapan mu...."ucap Alex tak terima di tuduh Utami.


"kalau bukan Selingkuh lalu ini apa..."teriak Utami lagi


"ini bukan urusan mu, saya bahkan tidak mengenal mu..."tambah Alex lagi.


"kamu jangan asal bicara, saya bisa menuntut mu sekarang juga..."ancam Alex.


"seharusnya saya yang akan menuntut mu Alex..."tambah teguh sambil berjalan mendekati Alex.


"karena keributan yang kamu buat di restoran saya, karena kamu pelanggan saya merasa tidak nyaman, saya ingin kamu pergi dari sini, atau saya panggil kan polisi sekarang juga..."ujar teguh hingga membuat Alex mati kutu dan berjalan pergi meninggalkan restoran milik teguh dan ia berjanji akan. menemui Sarah nanti nya.