My Little Baby

My Little Baby
113. khawatir



Sarah pun berlari mengendong bulan pergi dari rumah sakit swasta tersebut, ia sangat yakin bahwa ini pasti akal-akalan dari mertua nya, dengan cara pura-pura sakit, supaya memiliki waktu luang untuk menghasut Alex menceraikan Sarah.


Sarah pun kembali ke kediaman kakak nya, ia merasa kecewa terhadap Alex dan keluarga nya, penyesalan kembali menyusup di benak nya, tidak seharusnya ia memaafkan Alex, ia menyesal telah menerima Alex kembali dalam kehidupan nya, setelah ia mengetahui kebenaran bahwa Alex memiliki wanita lain saat ia tengah berjuang nyawa mengandung dan melahirkan bulan kala itu, ia tak percaya Alex begitu tega mengkhianati nya begitu lama, ia sangat mencintai Alex, hingga ia menutup mata akan semua kesalahan yang telah di lakukan Alex kepada nya.


tidak mau larut dalam penyesalan,


Sarah pun berusaha memasak nasi goreng kesukaan bulan, karena mereka memang belum memakan apapun semenjak sore kemarin,


dan Sarah pun melirik bulan makan dengan begitu lahap nya, hingga tanpa sadar air mata mengalir tanpa seizin tuan nya di pelupuk mata.


Sarah bingung dan dilema saat ini, entah mau di bawa kemana nasib pernikahan mereka, dan bagaimana dengan bulan nanti nya,


apakah ia akan menggelami tekanan batin jika orang tua nya berpisah atau malah sebaliknya, Sarah yang akan menggelami depresi berat jika terus terusan bertahan dalam kebodohan.


"mama, mama kenapa tidak makan ?"tanya bocah itu sambil terus memasukkan makanan kedalam mulutnya.


"mama masih kenyang nak, bulan makan yang lahap yah..." ujar Sarah sambil menghapus air matanya dengan kasar.


"mama menangis yah ma...?"tanya bulan lagi sambil menatap lekat kearah mata coklat mama nya.


"tidak nak, mama hanya kelilipan tadi "sambung nya berbohong.


"ouh," bulan pun menikmati nasi goreng kesukaan nya dengan begitu lahap, tanpa mengetahui apa yang di rasakan mama nya saat ini.


"Alex, mama sedang sakit nak,


kamu tau sendiri kan ?


jika mama sedang banyak pikiran magh mama suka kambuh, kamu jangan bikin mama tanpa sakit nak, kamu tega yah ninggalin mama di sini ?


kalau mama butuh apa-apa bagaimana ?


lagi pula Sarah pasti paham dengan kondisi mama saat ini, ia juga tidak mempermasalahkan kalau kamu tinggal di sini lebih lama, ini bukti nya Sarah saja tidak pernah lagi kesini, kalau terjadi apapun sama Sarah dan bulan pasti Sarah datang mengunjungi kamu di sini, kamu lihat sendiri kan dia tidak pernah datang ?


berarti tidak ada hal serius kan yang terjadi ? tidak ada yang perlu di khawatir kan, lagi pula mereka pasti sangat berbahagia bersama Adit si penjual bakso itu berserta istri nya,


tugas kamu hanya menjadi anak yang baik dan berbakti selama mama sakit, apa kamu paham ?"ujar Riska menegaskan.


Alex akhirnya mengalah dan mengundurkan niat nya untuk menjenguk istri dan anak nya yang tinggal di kediaman Adit, ia merasa ucapan mama ada benarnya juga, Sarah dan bulan pasti berbahagia bersama Adit dan Novi di kediaman mereka,


mereka kan sudah lama tidak bertemu.


pikir alex.