
TOK TOK TOK
terdengar suara ketukan dari arah luar rumah saat pukul 3 dini hari, Adit pun langsung bergegas membuka pintu tersebut, terlihat seorang wanita sedang berdiri mematung di ambang pintu tanpa bersuara dan bergerak sama sekali, meski awalnya Adit merasa ketakutan, takut nya itu semacam makhluk halus yang bergentayangan, namun setelah ia perhatikan dengan seksama, ia pun langsung menghampiri dan memeluk tubuh wanita itu, penampilan nya sangat kacau, dan jauh dari kata normal, ia hanya diam dengan tubuh yang menggigil kedinginan.
"kamu dari mana Novi, jangan bikin aku khawatir seperti ini, aku telah mencari mu seharian ini nov..."ucap Adit dengan air mata yang tak terbendung lagi di pelupuk mata nya, Sarah dan teman-teman nya yang mendengar pun langsung bangun dari tidur nyenyak mereka dan berlari menghampiri Adit yang sedang memeluk seorang wanita, sontak Sarah pun langsung berlari dan bergabung memeluk erat tubuh kakak nya dan wanita tersebut.
"kakak dari mana, kami sudah mencari kakak sedari tadi..."ucap Sarah memeluk tubuh kakak nya dan kakak ipar nya tersebut.
"kak, kakak tidak apa-apa kan ?"tanya Sarah sambil melepas pelukan nya dan melirik kearah Novi yang sedang terdiam tanpa bergeming.
"kak Adit, ayo bawa kak Novi masuk, kak Novi pasti kedinginan..."ujar Sarah dan Adit pun membimbing Novi masuk kedalam rumah.
"kak Novi pasti belum makan kan ? kak,Sarah ambil kan dulu makanan nya yah ?"Sarah pun berdiri dan berjalan menuju dapur namun saat ingin melangkah ayu langsung melarai nya.
"gue aja yang ambil.."ujar ayu dan Sarah pun mengangguk.
"seperti nya,kak Novi kedinginan Sarah, mending Lo ambilin baju ganti atau jaket untuk kak Novi pakai.." ucap yoga yang sedang duduk bersama teguh dengan mengenakan kain sarung milik Adit di tubuh nya, mereka memilih menginap di kediaman Sarah, guna membantu jika terjadi sesuatu dengan keluarga Sarah.
ayu sudah berada di samping Novi, sambil membawa sebuah nampan berisi makanan, Adit pun langsung meraih nya dan menyuapi sedikit demi sedikit kedalam mulut Novi.
"kak ,Sarah pakai kan yah jaket nya ?"ucap Sarah sambil membantu memakai kan ke tubuh Novi.
Sarah sangat penasaran dengan liontin tersebut,tapi ia enggan menanyakan perihal itu saat ini, ia ingin membahas liontin tersebut bersama kakak nya, tunggu waktu yang tepat, entah mengapa firasat Sarah mengatakan, penyebab dari keguguran kakak ipar nya itu ada sangkut pautnya dengan liontin ini, sebab setahu Sarah, Novi tidak pernah mengenakan liontin apapun selama ia mengenal Novi sebagai kekasih kakak nya dan sekarang malah menjadi ipar nya.
"kalian istirahat saja, kalian pasti kecapekan seharian temani kakak "ujar Adit mempersilahkan Sarah dan teman-teman nya tidur.
"iya kak, gue ngantuk banget...uaaaaahhhh"yoga menguap dan membaringkan tubuhnya di atas sofa ruangan tamu di kediaman Adit dan Sarah, begitu pula dengan teguh, mereka terpaksa tidur di ruangan tamu, sebab kamar Sarah waktu masih gadis masih belum di renovasi dan telah berubah menjadi gudangnya saat ini.
"ayu tidur juga yah kak, besok ngajar soal nya, takut telat nanti kesekolah nya..."ujar ayu meminta izin.
"iya sudah kalian istirahat saja, Sarah kamu juga istirahat yah, besok kamu juga kesekolah kan ?"ucap Adit dan di jawab anggukan oleh Sarah.
"iya kak..."