
"sayang, kamu kenapa ?" tanya meci saat melihat Alex langsung nyonsor masuk kedalam kamarnya.
"aku capek meci, plis jangan ganggu aku !" Alex pun membaringkan tubuhnya di ranjang kamar meci.
"sayang, besok kamu temani aku kontrol yah di SpOG ?" ujar meci mengelus perut nya di samping Alex.
"aku udah nggak sabar menunggu kehadiran buah hati kita." tambah meci lagi, sambil tersenyum berbahagia.
"hmm iya." jawab Alex singkat sambil menutup wajah nya dengan selimut di kamar tersebut.
****
Setelah beberapa jam pingsan, akhirnya Sarah sadar juga dari pingsan nya tersebut.
Sarah menggeliat dan membuka perlahan kedua matanya.
"dimana aku ? apa aku sudah mati ?" lirih Sarah bingung.
"bulan ? dimana bulan anak ku ?" Sarah melirik kesemua arah, ternyata sahabat nya sudah berdiri di depan tempat nya terbaring.
"kamu ada di kontrakan ku Sarah." tutur teguh, hingga membuat Sarah menengok dengan kening nya yang mengkerut setelah mengetahui siapa yang berbicara kepada nya.
"te-teguh !" tutur Sarah melirik kearah teguh.
"ya" jawab teguh singkat.
"Sarah !" ujar ayu yang berdiri sambil mengendong bulan yang kembali terlelap dalam pelukan nya.
"a-ayu ! kalian Kenapa bisa di sini?" tanya Sarah lagi, sebab ia merasa aneh semua sahabat nya sudah berada di dekat nya.
"kami di hubungi oleh teguh." tutur yoga menyela.
"tapi bagaimana aku bisa ada disini ?" tanya Sarah bingung sebab ia mengingat ia kehilangan kesadaran saat di jalanan.
"bang Rudi yang membawa mu kemari, bang Rudi menemukanmu tergeletak pingsan di trotoar jalan, beruntungnya dia pernah melihat fotomu ya ada pada ponselku dan dia mengenalimu sehingga dia langsung membawamu kemari. apa yang sebenarnya terjadi Sarah ? bagaimana kalian bisa berada di jalan ? dan kenapa sekujur wajahmu penuh dengan lebam-lebam siapa yang melakukan KDRT terhadapmu Sarah ?" tanya Teguh setelah memberitahu bagaimana Sarah bisa berada di rumah kontrakkannya.
Sambil menangis Sarah terpaksa menceritakan kronologi nya hingga dia pingsan di trotoar jalan dan betapa marah, kesal nya sahabat sarah pada Alex setelah mendengar panutan dari Sarah tersebut.
"kurang ajar ! ini sudah sangat Keterlaluan ! ini tidak bisa di biarkan, aku akan menuntutnya!" degus teguh sengit.
"Kak Alex benar-benar keterlaluan." tambah yoga yang tak kalah geram nya.
"ini pasti ulah mama nya, aku sangat yakin akan hal itu ! wanita itu benar-benar licik." tambah ayu kesal.
"iya, aku juga yakin itu pasti ulah wanita ular itu." tambah yoga lagi.
"kita harus memberitahu nya tentang kebenaran ini !" ucap teguh tak Terima, di tuduh menghamili sarah.
"percuma, dia lebih percaya pada ibu nya ketimbang pada ku." Sarah juga yakin, fitnah itu berasal dari Riska ibu nya Alex.
"seperti nya dia tidak akan percaya." ujar Sarah merasa menyerah.
"lalu Lo akan terima begitu saja di perlakuan seperti ini oleh lelaki seperti Alex itu ?" ujar ayu geram, menatap kearah Sarah.
"terus aku harus bagaimana ? menuruti keinginan nya dengan menggugur kan kandungan ku ? yang berarti pula aku harus mengakui tuduhan nya yang tak pernah kulakukan itu ? tidak aku, tidak mau."ujar Sarah menggeleng kepala nya.
"bukan bukan itu maksud gue, anak yang lo kandung itu tidak bersalah tapi bapak nya dan nenek nya yang salah." ujar ayu lagi.
"iya, ayu ada benar nya lelaki itu yang salah, anak mu tidak salah apapun !, besok aku akan berusaha menemui mereka dan menjelaskan semuanya." ujar teguh menyela.
"iya, gue bakal temani Lo besok teguh." tambah yoga.
"tapi apa tak masalah kalian menemui nya, sebab aku takut mereka akan semakin semena-mena memfitnah aku dan teguh." tutur Sarah lagi.
"jika dia manusia seharusnya dia berpikir dengan akalnya, bukan hanya karena hasutan ibunya dia percaya begitu saja ! aku kenal dengan ibunya saja tidak bagaimana mungkin ibunya seenak nya saja menuduh kita yang tidak tidak." ujar Teguh geram.
"sudahlah kamu tak perlu memikirkannya lagi, biar aku dan yoga yang akan mengurus masalahmu besok." tambah teguh lagi.
"hmm iya" lirih Sarah lagi.
"ouh iya, sebaiknya lo periksa kandungan lo besok Sarah, sebab gue takut terjadi hal yang tak diinginkan nanti nya." ujar ayu khawatir.
"tapi..." Sarah bingung ia bahkan tak membawa uang sepersen pun minggat dari rumah Alex.
"kamu tenang saja Sarah, aku masih memiliki tabungan atau simpanan kok, yang cukup untuk dipergunakan selama setahun tanpa harus bekerja terlebih dahulu, bahkan bila memang kak alex tetap tak mau menerima kenyataan yang ada, uang simpanan ku rasanya cukup untuk membiayai semua kebutuhan kamu dan anak-anak mu nantinya."ujar teguh menatap penuh kasih sayang kearah Sarah wanita yang sangat ia cintai itu.
"darimana kamu mendapatkan uang sebanyak itu?" tutur Sarah, sebab Sarah maupun ayu dan yoga juga sama syok nya mendengar ucapan teguh barusan.
"tentunya dengan memeras keringat dong."jawab teguh tersenyum kearah sahabat nya.
" percayalah aku tak pernah mencari uang dengan cara yang haram, aku mencarinya dengan cara yang halal dan kau tahu taksi yang dipakai bang Rudi tadi untuk membawa mu kesini, sudah resmi menjadi milikku bahkan Aku punya beberapa lagi yang dipakai orang lain." jelas teguh hingga teman-teman nya terbelalak kaget.
"wah udah jadi orang sukses Lo." timpa yoga memukul tangan sahabat nya.
"udah berhasil sekarang yah !" tambah ayu lagi tak kalah kaget nya.
"ternyata Lo menghilang untuk menyembunyikan keberhasilan Lo yah !" timpa yoga lagi.
"belum bisa dikatakan berhasil sih, sebab aku masih terus berusaha merintis karil, dan siapa tahu dengan begini kelak aku akan menjadi orang yang sukses nanti nya, mempunyai banyak Armada dan bila perlu jadi bos angkutan." terang teguh lagi.
"hebat... gue punya sahabat sukses seperti Lo ." puji yoga lagi.
"wah kapan-kapan bisa kan ajak kita jalan-jalan." ujar ayu lagi.
"haha, pasti nya." tambah teguh lagi.
"sebenarnya aku sudah sangat lama ingin merintis karir seperti ini, namun bokap selalu menekan ku dan meminta ku untuk melanjutkan usahanya di bidang Resto."tambah teguh lagi dan terlihat teman-teman nya pun mengangguk kearah teguh.