
Tanpa membuang waktu lama seminggu kemudian Teguh dan Sarah pun melangsungkan pernikahan, mereka menikah secara sederhana hanya dihadiri oleh teman-teman dan beberapa bawahan Teguh dan anak buah nya.
"kok papa sama mama menikah lagi sih kak ?" tanya pelangi meminta penjelasan kakak nya bulan, namun bulan sama bingung nya dengan pelangi, hingga anak itu tidak menjawab pertanyaan adik nya.
"kenapa mama sama papa nikah lagi ?" tanya pelangi, sebab tidak mendapat jawaban dari bulan, pelangi pun meminta jawaban dari papa dan mama nya langsung.
"tidak Mama sama Papa hanya merayakan ulang tahun pernikahan seperti pelangi dan Kak bulan yang merayakan ulang tahun." jawab Sarah berbohong.
"jadi menikah juga ada ulang tahun nya yah pa, ma ?" tanya pelangi lagi.
"iya dong, bukan hanya usia saja yang harus di ulang tahunin !" sela teguh menjawab pertanyaan pelangi.
Semenjak itu resmilah Sarah menjadi istri teguh, teguh yang selama ini sangat menyayangi dan mencintai Sarah benar-benar merasa sangat bahagia karena akhirnya dia mendapatkan juga cinta Sarah begitu juga sebaliknya, Sarah yang telah disakiti oleh Alex kini merasakan kebahagiaan dan ketentraman hidup karena Teguh sangat mencintai dan menyayanginya bahkan Teguh sangat protektif untuk menjaganya dan juga anak-anaknya.
semakin lama kehidupan Sarah dan keluarga nya semakin lama semakin meningkat, usaha Teguh semakin berkembang dengan pesat Teguh bukan hanya menjadi pengusaha transportasi saja tetapi dia pun membuka usaha lain yaitu jual beli mobil penjualan suku cadang dan sperpark kendaraan.
Hingga membuka beberapa SPBU dan lainnya yang semuanya terkaitan dengan kendaraan bermesin.
Walaupun ayahnya memaksa Teguh untuk membuka restoran dan menggantikan ayahnya di sana restoran milik keluarga nya, namun Teguh menolak ia lebih nyaman bekerja dengan usahanya sendiri daripada harus meneruskan pekerjaan ayahnya.
Beberapa bulan kemudian, Adit pun sadar dari koma nya, ia pun tinggal di kediaman rumah orang tua nya, yang sudah di beli lagi oleh teguh dan Sarah, dan beruntung nya, rumah itu tidak di jual oleh juragan, sehingga Sarah dapat menebus nya, meskipun dengan bunga yang tidak main-main.
Adit harus menerima pil pahit karena istri tercinta nya Novi, telah menikah lagi dan telah memiliki seorang anak dari pernikahan perjodohan orang tua angkat nya itu, namun Adit berusaha untuk mengikhlaskan nya dan semoga Adit bisa mendapatkan jodoh yang lebih baik lagi dari Novi.
BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
Bulan sudah berumur 25 tahun dan dia sudah menjadi seorang jaksa yang hebat di kota itu.
"motivasi ku hanya satu, yaitu menjadi jaksa yang jujur dan bertanggung jawab, sehingga aku dapat membela keadilan tanpa pandang bulu dari segi kekuasaan."
Di karena kan kekuasaan !, keluarga Sarah, tidak pernah mendapatkan keadilan dulunya, sehingga dengan ada nya jaksa seperti bulan, dia tidak akan membiarkan yang berkuasa menindas yang lemah, yang kaya merendahkan yang miskin dan begitu seterusnya.
Sarah sangat bangga kepada anak-anak nya, apa lagi pelangi wanita cantik yang hebat, bahkan sudah beberapa kali dia loncat kelas saat masih di sekolahnya dan sebentar lagi, anak itu akan menyelesaikan kuliahnya dan menyandang gelar kedokteran.
Namun dari pernikahan Sarah dan Teguh Sarah tak lagi dikaruniai seorang anak,
Teguh sudah memeriksa dirinya ke dokter dan oleh dokter dinyatakan sehat dan normal bahkan bisa dikatakan lebih normal, tapi entah mengapa Sarah tak kunjung hamil lagi, dan Sel telur Sarah juga tidak bisa di buahi.
"apa kamu menyesal ?" tanya Sarah sepulang dari dokter SpOG.
"apa yang harus ku sesalkan!" tanya teguh memeluk erat tubuh istri nya.
"kata siapa ?" protes teguh dengan ucapan istri nya.
"bukan kah dokter sudah mengatakan nya, kalau aku tidak bisa lagi mengandung seorang anak !" ujar Sarah menatap mata suami nya.
"tapi kau sudah memberikan aku dua orang putri, bulan dan pelangi." ujar teguh tersenyum bahagia.
"di tubuh mereka memang tidak mengalir darahku, namun mereka memiliki perasaan dan sifat yang sama sepertiku, mereka suka menolong dan sabar itulah sifatku, yang menurun pada mereka, jadi bagaimanapun juga mereka juga anakku karena aku yang merawat dan menjaga mereka semenjak mereka masih kecil, bahkan pelangi juga lahir setelah aku mengatakan bahwa dia adalah anakku." Sarah terharu dengan ucapan suami nya, ia tak menyangka bahwa suami nya akan berkata seperti itu.
"maaf kan aku !" Sarah menunduk merasa bersalah dengan air mata yang seketika lolos dari pelupuk mata nya.
"maaf ? untuk apa ?" teguh mencium wajah istri nya dan memeluk erat tubuh Sarah.
"apa kamu tak ingin beristri lagi ! aku rela jika kamu memang menginginkan nya !" lirih Sarah menatap kearah mata suami nya, yang masih memeluk erat tubuh nya.
"haha, aku tidak akan melakukan itu !" tutur teguh tersenyum lirih.
"kenapa ?" tanya Sarah lagi.
"karena aku tak ingin anak-anakku kecewa, mereka sudah menjadi anak- anakku dan mereka juga menganggap ku sebagai sosok ayah yang tauladan dan sosok suami yang baik dan bertanggung jawab bahkan mereka selalu mengatakan kepadaku, jika kelak mereka menikah, maka mereka akan mencari suami sepertiku, itu sebagai bukti bahwa mereka menjadikan aku sebagai sosok ayah dan suami yang teladan, apa jadinya ? bila ternyata ayah yang menjadi suri tauladan bagi anak-anaknya tiba-tiba punya istri lagi ? bagiku, asalkan aku selalu bersamamu dan anak-anak kita itu sudah cukup dan aku sudah sangat bahagia." ucap teguh dengan penuh ketulusan.
"oh ya kapan pelangi wisuda ? " tambah teguh seketika.
"dua atau tiga bulan lagi kayak nya !" ujar Sarah sambil melepas kan diri dalam pelukan suami nya.
"aku sangat tidak sabar menunggu saat-saat berbahagia itu tiba di mana anakku di wisudakan dan berhak menyandang gelar dokter, dan aku ingin dia meneruskan mengambil kejuruan, dan menurutku lebih baik dia mengambil kejuruan bagian penyakit dalam." ujar teguh mengambil keputusan.
"kenapa memangnya ?" ujar Sarah.
"penyakit dalam merupakan penyakit yang banyak mendatangkan kematian karenanya jika pelangi ahli dalam penyakit dalam dia akan banyak menolong orang dari macam-macam kematian." jelas teguh.
"tapi apa pelangi mau ?" tanya Sarah lagi.
"kayak nya dia juga kepengin mendalami ilmu penyakit dalam, aku sering lihat dia membaca tentang bagian dalam organ manusia." ujar teguh lagi.
"ya kalau itu mau nya pelangi, kita hanya bisa mendukung saja."
"ya"