My Little Baby

My Little Baby
51. Melakukan tes DNA



"Kak, apa yang harus Sarah lakukan, seperti nya orang tua nya kak Alex sangat membenci Sarah dan juga anak Sarah...?"


Sarah tertunduk lesu, ucapan mama nya Alex selalu terngiang-ngiang di telinga nya.


"kamu yang sabar ya dek, kakak akan selalu ada di samping mu, apa pun yang terjadi nanti nya." Adit mengelus pelang pundak Sarah, untuk menenangkan nya.


_____________________________________________


"aaah, kenapa mama seperti itu sih,


sama Sarah dan Adit,


ma, bayi itu benar anak nya Alex ma,pa, kenapa mama bersikap seperti membenci Sarah begitu...?"


AAAHHHH


Alex menarik kasar rambut nya,tak percaya orang tua nya akan mengatakan hal sesakit itu kepada Sarah.


"sudah lah Alex, nggak usah sok suci begitu, sok mau bertanggung jawab segala, kamu tenang aja, biar mama yang urus segala nya, jika terbukti anak itu bukan anak kamu,


mama tidak akan segan-segan membawa mereka ke ranah hukum, biar di penjara sekalian, tapi jika benar itu anak nya kamu,


mama sama papa Sangat kecewa sama kamu Alex, kamu telah mencoreng nama baik keluarga Mahesa dengan sifat tak bermoral mu itu dan meski bagaimana pun mama juga tidak akan membiarkan perempuan itu merepotkan anak mama,!!!


Alex mematung Memandang mama nya yang berjalan pergi dari hadapan nya.


"aaaah,,,


kenapa jadi seperti ini sih..."


Alex sangat tidak mengerti jalan pikiran keluarga nya ini.


_____________________________________________


Keluarga Alex dan Sarah telah berkumpul di rumah sakit swasta xxx yang di pimpin langsung oleh alex Mahesa selaku penerus utama rumah sakit swasta xxx ini.


mereka pun berkumpul di suatu ruangan,


yang sudah di persiapkan untuk melakukan tas DNA terhadap Alex dan bulan anak nya.


"eehmm, Sarah..." sapa Alex dan Sarah pun melirik kearah nya.


"tes ini bukan berarti kakak tidak percaya kepada mu, tapi ini untuk meyakinkan kita semua..." lanjut Alex setengah berbisik.


"hmm iya, saya paham..." sambung Sarah sambil membuang muka di hadapan Alex.


tes DNA antara Alex dan anak nya pun berjalan dengan lancar, Sarah dan Adit langsung pulang ke rumah mereka, sambil menunggu laporan berikut nya dari pihak rumah sakit, meski Adit sempat cemas,


takut-takut orang tua nya Alex malah memalsukan hasil tes DNA, mengingat mereka adalah pemilik rumah sakit swasta tempat melakukan tes DNA tersebut.


"kak..."panggil Sarah.


"iya dek, ada apa...?"


"kak tolong masukan asi yang sudah Sarah peras kedalam freezer yah..." ucap nya memohon sambil menyusui langsung baby bulan di p*nyudara nya.


"iya dek..." Adit berjalan menuju dapur untuk memasukkan plastik berisi asi kedalam kulkas rumah nya.


"Sarah sangat rajin memeras ASI untuk anak nya, terkadang aku sempat heran dia orang apa sapi yah, sampai penuh satu kulkas asi ekslusif untuk baby bulan"


Sarah membaringkan baby bulan di samping nya, ia menatap lekat mata biru sang anak yang sangat menenangkan seperti laut.


aku tidak tau apa yang harus aku lakukan setelah ini, aku akui perjuangan kak Alex untuk meminta maaf kepada ku dan meminta aku dan baby bulan bersama,


tapi bagaimana dengan mama nya kak Alex,


dia seperti Sangat membenci ku.