
Namun benar saja, Riska memang main gila di belakang Alex dengan sopir pribadi nya yang bernama Bram, sehingga mereka di karuniai seorang anak yang bernama Bima.
Bram perlahan mengait semua harta kekayaan Riska, sehingga dia dan keluarganya telah memiliki beberapa petak sawah dan ladang di kampung.
dan tentu nya Aryo mengetahui hal itu, namun Aryo bungkam soal itu, sebab dia masih harus memenuhi wasiat terakhir om Arman untuk mengembalikan hak warisan nya Agam dan keluarga nya.
Riska dan keluarga nya begitu percaya terhadap Aryo, sehingga Aryo mendapatkan pangkat atau jabatan yang tinggi di perusahaan farmasi, namun tentu nya Aryo akan memanfaatkan itu semua untuk mengembalikan milik dan hak nya Agam yang juga merupakan anak kandung keluarga Mahesa.
Perlahan-lahan, Aryo akan merebut nya, meski pun ia terpaksa mengunakan cara kotor karena mengingat perusahaan itu telah bekerja sama dengan perusahaan besar atas pernikahan politik dua anak mereka, Alex dan meci.
Aryo juga telah mengetahui dalam dan penyebab kematian nya om Arman, namun karena mini nya bukti Aryo mengambil langkah lain untuk berusaha memberi pelajaran setimpal untuk orang itu.
Keluarga Agam sudah mulai berjaya saat ini, di karena kan bantuan yang di berikan Aryo yang tidak pernah main-main, Agam bahkan telah memiliki rumah sendiri dan telah mampu membiayai pengobatan Jasmine dari luar negeri dan pengobatan dalam negeri, sehingga mommy Jasmine sudah bisa sembuh dari kanker paru paru nya.
Sedangkan anak nya Khanza hasil pemerkosaan yang disebab kan oleh Riska, juga sudah besar dan berperan menjadi anak yang tampan dan lucu meskipun baru berusia sekitar 2 tahunan.
Dan Khanza juga sudah bekerja di perusahaan milik keluarga Mahesa dengan bantuan nya Aryo, dengan sedikit penyamaran yang ia gunakan.
"kalian sudah kembali dari kediaman Mahesa ?" tanya Aryo Kepada teguh dan yoga.
"sudah kak !" jawab yoga menunduk kan kepala nya, begitu pula dengan teguh mereka sangat kacau saat ini.
"kami gagal memberi tahu kak Alex siapa sebenarnya ibu nya itu, dia seperti nya tutup telinga dan tutup mata tentang ibu nya dan kebusukan orang tua nya !." ujar yoga menatap kakak nya.
"hahaha, dia memang seperti itu, dia kan love you mom." sindir Aryo.
"tapi kalian tenang saja, setelah ini dia akan sadar dan menyesali nya, setelah mendapat ganjaran di jeruji besi !" ucap Aryo dengan tersenyum lirih penuh arti.
"maksud kakak !" tanya teguh dan yoga bersama.
"setelah ini, akan ada korban yang akan hancur ! bahkan benar-benar hancur..." Aryo tersenyum jahat, ia telah menyusun rencana besar bersama beberapa orang yang dia letakan di semua sudut perusahaan, rumah sakit bahkan di dalam rumah keluarga Mahesa itu sendiri.
"Kak apa yang akan kakak lakukan ?" tanya yoga penasaran.
"haha, bukan aku yang akan melakukan nya, tapi seseorang yang akan menghancurkan Riska." tambah lelaki itu lagi.
"kak jangan macam-macam, aku tak ingin kakak menjadi korban atas hal ini !" ucap yoga khawatir.
"ini semua karena ambisi mereka yang tamak, mereka menghancurkan hidup orang banyak, mereka membunuh, dan bahkan mereka menyembunyikan hak waris dari Agam dan mommy nya yang jelas juga merupakan keluarga Mahesa." timpa Aryo geram dengan tangan yang di kepal kan.
"mereka harus merasa kan penderitaan yang dialami oleh mereka semua."