My Little Baby

My Little Baby
170. Drama Alex



mereka telah berada di dapur saat ini, mama Riska sengaja meminta asisten rumah tangga nya memasak makanan enak dan banyak, mengingat kedatangan meci saat ini.


"Alex, aku suapin yah sup nya ?"ucap meci sambil meraih mangkok sup di depan Alex.


Alex tersenyum kearah meci hingga meci terus menerus menyuapi Alex hingga tanpa sadar semangkok sup pindah ke dalam perut nya.


Melihat Alex yang seperti menerima kehadiran nya, membuat hati meci berbunga-bunga, ia sangat berharap Alex secepat nya sembuh dari sakit nya, supaya ia dan Alex bisa segera bersatu.


meci sangat menginginkan dan menyukai seorang Alex, namun saat kecil ia tak mengerti apa-apa soal cinta, hingga ia tersadar bahwa ia memang sangat menyukai Alex, Alex lelaki tampan siapa yang tidak ingin bersama lelaki ini, jika suatu saat memiliki keturunan pasti anak nya akan tampan dan cantik seperti paras kedua nya.


"ouh iya, Lex aku dengar-dengar kamu udah menikah yah ?"tanya meci sambil melirik kearah Alex.


"hm iya, dan kita juga telah di karuniai seorang anak..."ujar Alex lagi


"tapi, aku dengar-dengar kamu dan dia sudah berpisah beberapa Minggu yang lalu, terus kapan kamu akan mencerai kan dia ?"tanya wanita itu sesaat setelah makan, mereka masih duduk di depan meja makan sedang mama Riska entah pergi kemana.


"aku masih belum sembuh..."ujar Alex lagi, meski ia malas membahas hubungan pernikahan nya kepada orang lain, apa lagi wanita ini.


"lagi pula aku juga ,harus mengucapkan talak kepada Sarah, sedang kan aku belum pernah bertemu nya sekali pun selama kepergian nya..." ucapan Alex seketika membuat wajah meci terlihat bingung, entah apa yang di pikir kan nya dan apa pula yang di kata kan oleh mama nya, hingga wanita ini sampai mengetahui pasca perpisahan mereka.


"tapi kan, kamu bisa menikahi aku Lex, tanpa harus mencerminkan istri mu terlebih dahulu..." sahut meci dengan santai dan enteng nya.


"nggak bisa begitu dong, nanti kita bisa terjerat hukum, karena menikah tanpa sepengetahuan istri pertama..." jawab Alex hingga membuat meci mengerutkan bibir nya.


"tentu saja aku akan menemui nya dan menceraikan nya, saat aku sembuh dan memiliki uang yang banyak..."ujar Alex lagi


"uang ? untuk apa uang ?"tanya meci lagi.


"iya untuk biaya hidup anak ku lah dan untuk biaya pendidikan nya, aku tak ingin di cap sebagai seorang lelaki yang menelantarkan anak nya, hanya karena menikah lagi kan, maka nya aku harus memiliki uang untuk biaya hidup anak ku..."ujar Alex beralasan.


"kan kamu bisa memberikan setelah kamu bekerja nanti nya ?"tambah meci.


"mana bisa aku bekerja meci, kamu lihat saja kondisi ku seperti ini, aku saja masih memikirkan cara harus mencari uang kemana untuk memenuhi kebutuhan anak ku hingga ia menikah nanti nya..." tutur Alex lagi.


"kamu pakai uang ku saja..."tutur meci hingga membuat Alex terbelalak mendengar nya.


"maksud nya, aku meminjam uang mu saja ? itu uang yang banyak meci, aku mana bisa membayar uang mu dengan kondisi ku seperti ini, lagi pula kamu juga tau kan, perusahaan yang aku kelola,semua uang ku di garap semua ke rekening mama ku..." jawab Alex menjelaskan,Riska memang berkuasa di atas harta kekayaan suami nya.


"aku tidak meminta kamu untuk mengembalikan uang tersebut, sebab menikah dengan mu sudah membuat aku bahagia..."tutur meci lagi.


Alex langsung meraih tubuh meci dan membawa nya kedalam pelukannya.


"terima kasih yah sayang..."ujar Alex dan meci pun membalas pelukan Alex dengan begitu erat, meci sangat bahagia telah mendapatkan Alex saat ini, namun berbeda dengan Alex ia menyunging senyum licik nya.


"tunggu aku Sarah, tunggu papa bulan, sebentar lagi aku akan membawa kalian pergi dari sini...." ujar batin Alex.