
Air mata mengalir deras di pelupuk mata Sarah, sambil memeluk tubuh bulan yang menangis tersedu-sedu karena ketakutan terhadap perbuatan Alex, Sarah mengelus wajah nya yang terasa sakit dan perih, bahkan darah segar ikut serta bercucuran di sela bibir dan hidung Sarah,
Sarah sudah memutuskan untuk pergi dari rumah ini, dengan mengendong tubuh bulan Sarah berjalan sedikit berlari, hati nya sangat sakit dan hancur oleh perbuatan Alex dan mama nya itu,
Sarah memilih pergi kerumahnya dan menenangkan diri di sana, ia sangat yakin bahwa Adit dan Novi akan selalu siaga membantu nya.
meski sebenarnya pikiran Sarah sedang kalut, bagaimana cara nya ia beralasan jika kakak nya tau bahwa ia adalah korban KDRT oleh suami nya sendiri, dada nya sesak, sebenarnya ia sangat takut bagaimana jika Alex di laporkan ke pihak berwajib oleh keluarga nya nanti, walau bagaimana pun Sarah sangat mencintai Alex, ia takut jika Alex harus mendekam di penjara atas perbuatannya ini.
Di tempat lain terlihat seorang wanita tersenyum puas melihat penderitaan yang dialami oleh menantu nya, ia sangat bahagia karena telah menghasut anak nya itu.
"haha,rasain kamu, siapa suruh kamu pura-pura tuli seperti tadi..."
batin wanita itu sambil tersenyum penuh kemenangan.
"mama tidak apa-apa ma...?"tanya Alex khawatir, ia sangat tidak menyangka bahwa Sarah akan berperilaku seperti itu saat ia tidak ada di rumah.
"ma, Alex sudah pesan makanan untuk mama, nanti juga sampai,mama yang sabar yah ma..."ujar Alex menenangkan mama nya ia kasihan kepada mama nya yang tidak mendapatkan asupan hari ini.
"iya nak, mama kuat kok menunggu makanan nya datang,"ujar wanita itu sambil pura-pura terlihat lelah dan lemah.
"ma, Alex sudah kasih pelajaran sama Sarah, pasti setelah ini dia tidak akan berulah lagi terhadap mama..."ujar Alex sambil menatap iba kearah mama nya.
"iya sayang, terima kasih yah "
"nak, mama ingin kamu bercerai dengan wanita itu, dia bukan wanita yang baik, mama lebih suka Alex sama Amel aja, Amel anak yang baik nak..."
"baik ma, akan Alex pertimbangkan..."ujar Alex.
Sarah sudah sampai di kediaman Adit dan Novi ia terpaku sejenak melihat rumah orang tua nya tersebut, ia masih bingung dan dilema saat ini, apa yang akan kakak nya lakukan jika ia mengetahui bahwa Sarah adalah korban KDRT, ia takut kakak nya akan berbuat nekad nanti nya.
perlahan demi perlahan Sarah berjalan mendekat kearah rumah orang tua nya itu hingga ia melihat Novi yang sedang menjemur pakaian di depan rumah.
"astaga Sarah..."teriak Novi histeris ketika melihat wajah Sarah yang penuh lebam-lebam.
"ka-kak a-aku..."Sarah sudah tidak sanggup lagi ia pun berlari memeluk tubuh Novi dan menumpahkan keluh kesah nya kepada Novi, ia sungguh tidak kuat lagi saat ini, hati dan jiwa nya sungguh terluka karena perbuatan Alex dan keluarga nya.
"Sarah, apa yang terjadi dengan mu, kenapa kamu jadi seperti ini, apa yang telah di lakukan Alex pada mu Sarah ? apa kamu korban KDRT ?"tanya Novi langsung karena ia sungguh tidak tega melihat kondisi Sarah saat ini.
"kak, aku takut kak Adit tau kak." isak histeris Sarah, dalam keadaan seperti ini pun ia masih terus memikirkan suami nya.
" kak Adit mu sedang tidak ada di rumah, kamu tenang yah, kamu ceritakan kepada kakak apa yang sebenarnya terjadi pada kamu dan bulan ?"ucap Novi sambil melirik bulan yang memeluk erat tubuh mama nya.
Sarah pun menceritakan perihal peristiwa yang telah ia alami, mulai dari perlakuan buruk mertua nya dan juga kekerasan yang ia terima dari suami nya, dan itu membuat tangis Novi tumpah seketika karena kasihan dengan Sarah yang selalu menderita.