My Little Baby

My Little Baby
65. Mulai bekerja paruh waktu



"eeh dokter apa kabar...?" Tanya Sarah sambil tersenyum manis kearah Agam.


"baik Sarah,


kalau kamu dan bulan apa kabar..?" tanya Agam sambil menatap kearah bulan.


"kami baik juga kok, hanya tadi bulan sedikit demam tapi sudah di kasih obat sama dokter spesialis anak"


"ouh gitu,


semoga cepat sembuh ya bulan..." lanjut Agam sambil mengelus kepalanya bulan.


"dokter Agam , tumben sekali ada di kota ini,


lagi pindah tugas yah...?" tanya Sarah menyelidik.


"haha nggak Sarah,


saya masih berada di rumah sakit yang lama dan masih tinggal di kontrakan yang berada di sebelah kontrakan mu dulu, saya kesini hanya mampir mengunjungi keluarga saya yang sakit," ujar Agam menjelaskan.


"keluarga dokter ada ya sakit yah...?"


tanya Sarah khawatir.


"iya dia habis kecelakaan malam tadi."


"ouh gitu, sekarang gimana kondisi nya...?"


"dia masih belum siuman, Sarah..."


"aah kasihan sekali,


semoga keluarga dokter baik-baik saja yah..."


"iya Sarah, terima kasih doa nya,


ouh ya saya kembali keruangan nya yah...?


"eeh iya dokter..."jawab Sarah,


dan Agam pun berjalan menuju ke salah satu ruangan operasi di rumah sakit tersebut.


____________________________________________


Sarah telah sampai di sebuah restoran ternama di kota xxx ini,


ia juga sudah menghubungi ayu dan teguh sadari tadi, restoran ini hanya buka dari sore sampai malam, jadi Sarah yang sampai nya siang, hanya diam berdiri di depan restoran yang masih tertutupi,


hingga beberapa menit kemudian, terlihat sebuah mobil sport berhenti di depan restoran dan tak berselang lama keluar lah sahabat nya ayu,teguh dan yoga dari sebalik pintu mobil mewah tersebut.


"Sarah bagaikan keadaan baby bulan,


apa masih sakit...?" tanya ayu khawatir sambil mencoba meletakkan punggung tangan nya di kening bulan.


"udah nggak apa-apa tadi baby bulan hanya demam biasa, Barusan udah gue kasih minum obat kok ..."


"aaah anak Lo cantik banget yah Sarah,


sama kayak mama nya "tambah yoga.


"aah biasa-biasa aja, hehehe"


"iya anak nya Sarah cantik banget,


mirip dengan cowok waktu itu..."


batin teguh.


"iya udah ayo masuk kita bersih-bersih terlebih dahulu," lanjut teguh sambil membuka Ganggang pintu restoran nya.


Sarah pun meletakkan bayi nya di atas bangku panjang di sebelah kasir,


dan kebetulan teguh yang duduk di bangku kasir saat ini, saat Sarah mulai meletakkan ,


baby bulan pun menangis Sangat kencang nya.


UWAAAAA


UWAAAAAA


WAAAAA


HWAAAA


"Bulan kenapa kamu nangis seperti ini nak..."


Sarah pun menimang anak nya, untuk menenangkan nya, sedangkan baby bulan masih saja menangis seperti sediakala.


"Sarah mau gue bantu...?" ucap teguh dan Sarah pun melirik kearah nya hingga memberikan bulan kedalam dekapan nya,


namun baby bulan juga tidak berhenti menangis meski Teguh sudah bersusah payah menimang nya, ayu juga mencoba menenangkan baby bulan, tapi masih tetap tidak bisa tenang, hingga yoga datang dengan membawa sebuah boneka kecil gantungan di mobil nya dan ia pun mengendong baby bulan sambil bermain dengan boneka kecil tersebut hingga membuat baby bulan terdiam.


"aaah syukuran, yoga tolong yah jaga bulan sebentar, gue dan ayu pengen bersih-bersih dahulu,"


"ok..." ucap yoga sambil mengangkat jempol tangan nya.


"aku jadi bikin yang lain ikut repot, mana bulan masih sakit lagi..."


batin Sarah.


"gue sudah cocok nggak buat jadi ayah sambung nya bulan...?"tanya yoga sambil tersenyum kearah teguh.


"nggak, nggak cocok..." jawab teguh sambil membuang muka dari yoga.


"ha-ha-ha,


ambil hati anak nya dulu bro, baru mama nya"ucap yoga.