
Beberapa bulan pun berlalu, Adit masih koma di rumah sakit.
Sedangkan novi sudah kembali ke kediaman orang tua angkat nya, ayu dan yoga juga kembali bekerja seperti mana biasa nya.
Namun Sarah masih syok dengan peristiwa yang terus-menerus menimpa nya.
teguh tak tega membiarkan Sarah seorang diri di rumah orang tua nya bersama bulan, sehingga teguh membawa Sarah dan anak nya ke kontrakan teguh dan menetap di sana sambil sesekali ke rumah sakit mengunjungi Adit yang masih koma.
"sudah lah Sarah, mulai lah hidup baru mu, buka lah lembaran baru, dan berbahagia lah seperti dulu, mengenang masa lalu itu boleh untuk di jadikan pelajaran hidup mendatang, namun bukan untuk di ratapi atau di sesali seperti ini..." tutur bang Rudi sambil menghampiri Sarah yang duduk melamun di depan kamar kontrakan nya, sedang kan teguh memilih tinggal di kamar yang lain.
"Abang doakan, semoga setelah ini kamu mampu bangkit dari keterpurukan, ingat satu hal Sarah, ada anak-anak mu yang sangat membutuhkan mu." jelas bang Rudi lagi.
Sarah hanya mengangguk dan meresapi setiap perkataan yang di ucapkan oleh lelaki ini.
Sarah hanya tidak menyangka, apa yang ia lakukan menerima kembali kehadiran Alex malah membawa bencana dan petaka seperti ini ! kakak nya masih koma selama berbulan-bulan lama nya, bulan menjadi lebih pendiam karena tekanan batin yang di terimanya terus menerus dan Sarah malah hamil lagi dan di fitnah berselingkuh dengan lelaki lain.
Entah bagaimana kedepannya kehidupan Sarah, apa ia mampu menerima lelaki lain untuk mengisi kekosongan hati nya, setelah mendapat kan trauma berat dari Alex yang seperti ini.
"jangan pernah sesali apa yang telah terjadi ! sebab kebahagiaan mu dan anak-anak mu lebih penting ketimbang apapun, berusaha lah pertahanan anak mu bulan dan anak yang ada di dalam kandungan mu, hanya mereka yang akan menjadi sahabat,teman, keluarga yang tidak akan mekhianati mu." tutur Rudi lagi, sedang kan Sarah hanya terdiam mendengar kan nya.
Namun air mata Sarah mengalir deras, dia memang menyesali semua yang terjadi, bahkan ia tak menyangka Alex dengan mudah nya melupakan mereka dan berselingkuh seperti itu.
"buka mata mu Sarah ! jangan tangisi lelaki seperti itu lagi, tunjukkan pada dunia kalau kau kuat menjalani ini semua." tambah Rudi, Sarah langsung memeluk tubuh Rudi, Rudi adalah orang baik yang selalu mensupport Sarah selama tinggal di kontrakan ini.
"terima kasih bang..." Rudi mengelus punggung Sarah, guna menenangkan nya.
Sarah melepaskan pelukannya dan menarik nafas dalam-dalam untuk menghilangkan rasa sesak yang masih menetap di dada nya.
"menjadi janda bukan lah hal yang buruk dan merugikan, selagi kamu bisa menempuh jalan yang terbaik." tambah bang rudi dan berdiri meninggalkan Sarah yang masih mematung di depan kamar kontrakan nya.
"hah, aku hanya tidak menyangka bang..." lirih Sarah, sehingga membuat bang Rudi menghentikan langkahnya.
"haha, Sarah Sarah, kamu memang wanita yang labil, seharusnya kamu bukti kan dan kamu berusa untuk bangkit supaya bisa membuat lelaki itu menyesal, dan buat keluarga mu bahagia dan bangga terhadap mu, buat anak-anak mu bangga memiliki sosok ibu seperti mu ! sehingga anak mu dengan bangga nya menceritakan kebanggaan nya kepada dunia, bahwa dia telah memiliki ibu yang hebat seperti mu dan dengan begitu tidak akan ada orang yang menghina atau merendahkan ibu nya." tambah Rudi lagi, sehingga Sarah mengangguk mengiyakan ucapan lelaki itu.
Rudi adalah seorang duda yang di tinggal mati oleh istri tercinta nya, sebab suatu penyakit yang di deritanya, hal itu membuat Rudi bertekad besar untuk merantau dan mencari uang yang banyak, karena sampai saat ini Rudi masih menyalahkan diri nya atas meninggalnya istri nya, karena kematian istrinya, di karena kan oleh diri nya yang tidak mampu membiayai pengobatan istri nya itu.