
"Alex, jika kamu tidak ingin menekam di penjara, lebih baik kamu segera menikahi anak saya sekarang juga ! atau kamu siap-siap menunggu kedatangan polisi sebentar lagi." ucap seorang pria yang tak lain adalah Hery, atasan Alex di kantor tempat nya bekerja.
"tapi pak, saya sudah mempunyai istri dan anak..." bantah Alex.
"baik lah kalau kamu menolak, saya akan membawa kasus ini ke kantor polisi, karena kami memiliki bukti Vidio pemerkosaan yang kamu lakukan terhadap anak saya, hingga meci hamil saat ini dan kami juga memiliki seorang saksi, yaitu ibu mu sendiri, dia siap menjadi saksi dan akan membela meci di pengadilan nanti nya..." tutur lelaki itu lagi.
Alex terperanjat kaget, mendengar itu semua.
"mama ? maksud mama apa ?" ujar Alex namun tak lama kemudian mama nya pun telah berdiri di depan Alex, entah sejak kapan wanita itu sudah sampai di kediaman meci,
wanita itu berdiri bersama dengan calon menantu nya Meci, melihat kearah anak nya yang begitu menyedihkan yang bersimpuh di lantai rumah mewah keluarga Meci.
"Alex, keadilan harus di tegak kan nak, mama setuju kalau kamu menikah dengan meci, sebab meci juga sudah mengandung anak kamu saat ini ! cucu mama.." Riska mengelus perut meci yang masih rata itu, sedang kan meci tersenyum senang melihat penderitaan Alex.
"tapi ma, Alex sudah punya Sarah..." ujar Alex lagi, namun ayah nya Meci melirik seorang pria bertubuh kekar untuk menyeret tubuh Alex, hingga lelaki itu pun melaksanakan perintah nya.
"bawa saja dia ke kantor polisi sekarang juga, kepala saya sakit terus-menerus melihat nya yang masih membantah seperti ini..." ujar lelaki itu hingga membuat Alex ketakutan dan melirik iba kearah mama nya dan meci yang berdiri depan nya.
"baik lah, baik saya akan menikahi meci sekarang juga..." Alex terpaksa melakukan itu, dia juga takut kalau berada di dalam sel tahanan.
Malam itu, Alex terpaksa harus menikahi meci dengan di hadiri oleh beberapa orang di sana, dan meci tersenyum puas sebab dia sudah sah menjadi istri Alex.
"acara pernikahan nya akan segera di gelar seminggu lagi, meci ingin acara pernikahan nya sangat mewah dan meriah, sehingga ada begitu banyak teman yang akan ia undang nanti nya." terang ayah meci setelah menikahi anak nya dengan Alex.
"saya setuju dengan itu, sebab saya juga akan mengundang banyak orang di pesta pernikahan mereka..." sambung Riska sangat antusias.
"ya, saya juga menginginkan itu..." tambah Riska.
Setelah pernikahan yang tak diinginkan oleh Alex selesai, Alex tak menyangka harus berada satu kamar dengan meci saat ini, meci mengenakan lingerie seksi untuk menggoda Alex yang sudah sah menjadi suami nya, sedang kan Alex ia tak begitu peduli dengan gaya yang di tunjukkan oleh meci malam ini, sebab ia sibuk dengan pikiran nya sendiri.
"sayang kok kamu gitu sih ? aku sudah bergaya dengan baik loh di depan kamu ? apa kamu tidak tertarik yah sama aku ?" rajuk meci sambil merangkul Alex, sedang kan Alex hanya terdiam, ia masih sok dengan pernikahan yang baru beberapa menit dia lakukan.
"ya sudah deh, lebih baik kita lihat baju pengantin kita aja yah, untuk melepas kecanggungan." meci pun mengambil laptop nya dan memilih beberapa gambar baju pengantin di dalam laptop tersebut.
"kamu mau aku pakai kebaya yang mana Sayang ?" meci menzoom semua gambar kebaya mewah dan sangat girang nya memperlihatkan kepada Alex.
"terserah..." lirih Alex malas, sebab di otak nya hanya ada Sarah dan bulan, Alex bingung bagaimana cara nya dia menjelaskan semua ini kepada Sarah, nanti nya.
"sayang kok kamu gitu sih, aku kan mau nya kamu yang pilih ?" desak meci lagi.
"seterah kamu aja, mau telanjang pun nggak masalah " Alex bermaksud menghina meci namun meci malah tersipu mendengar ucapan Alex.
"iya udah deh sayang..." meci membuka lingerie nya dan memperlihatkan tubuh polos tanpa benang di tubuh nya, meci menari-nari di hadapan Alex, hingga Alex tercengang melihat kelakuan meci yang mendadak itu.
"aku siap kok sayang, melayani kamu jika kamu menginginkan..." bisik meci menggoda Alex, seketika darah Alex mendidih melihat pemandangan erotis di hadapan nya dan tanpa membuang waktu Alex Langsung menarik tubuh meci di dalam pelukan nya.
"selamat menikmati surga kita berdua suami ku..." ujar meci tersenyum puas, karena ini adalah kali kedua nya Alex melakukan itu dengan nya.