My Little Baby

My Little Baby
162. Mencari keberadaan Novi.



sejak tadi adit sudah menyusuri jalan setapak mencari keberadaan Novi istrinya,


namun Novi tetap saja tidak ditemukan, Adit sudah mencari ke kediaman orang tua nya Novi, namun para asisten rumah tangga malah mengatakan semenjak Adit membawa Novi pindah dari rumah nya, Novi tidak pernah sama sekali kembali ke rumah nya tersebut, bahkan Novi tidak pernah menghubungi keluarga, bahkan menanyai kabar kedua orang tua nya.


Adit pun mencoba mencari ke rumah dinas ayahnya, namun tetap saja tidak ada keberadaan Novi, bahkan ayah nya sudah keluar negeri semenjak dua hari terakhir, bersama asisten pribadi nya.


hanya satu tempat yang belum Adit temui yang di sekolah tempat ibu nya Novi mengajar, dengan berat hati ia mencoba kembali keberuntungan nya, berharap Novi ada di sana,


setelah sampai di sekolah ibunya Novi mengajar,namun tetap saja tidak ada Novi dan mereka juga tidak tahu keberadaan Novi.


adit sangat cemas saat ini, di mana pergi nya Novi ?, meskipun tidak menemui titik terang keberadaan Novi, Adit masih saja berkeliling-keliling untuk mencari Novi dengan menanyai setiap orang yang ia temui dengan di bekali oleh sebuah handphone yang memperlihatkan wajah cantik istri nya itu.


Sarah sudah pulang dari mengajar nya dengan di hantarkan oleh ayu dengan mengendarai sepeda motor nya.


"tumben toko kak Adit tutup ?"tanya ayu dan seketika Sarah pun memperhatikan toko kakak nya tersebut.


"tidak, tadi pagi saat gue ke sekolah,toko nya buka kok !"ucap Sarah sambil berlari menuju rumah, seketika perasaan nya menjadi tidak enak, takut terjadi sesuatu terhadap kakak ipar nya itu


"kak...kak Adit...kak Novi....ini Sarah kak...kak...bulan...kamu dengar mama nak..."ucap Sarah sambil menggedor-gedor pintu yang tertutup dari dalam, soal nya tidak ada gembok yang menancap dari luar, tak berselang lama terlihat bocah kecil yang bernama bulan membuka pintu rumah dari dalam, bocah itu pun langsung memeluk erat tubuh mama nya yang sedang di Landa kekhawatiran itu.


"sayang, om Adit sama Tante Novi mana?"tanya Sarah sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Kakak dan kakak ipar nya.


"Tante Novi pergi, om Adit mencari Tante Novi, sudah lama tadi ma...Tante sama om belum pulang juga, sedang kan bulan di minta untuk tutup pintu dan tidak di perbolehkan membuka pintu ketika orang asing mau masuk, dan bulan langsung nonton kartun lagi di laptop mama..."ucap anak itu antusias, tanpa ia tau bahwa mama nya yang mendengar ucapan nya itu sedang di landa kepanikan.


"astaga! jadi kak Novi hilang ?"tanya ayu sambil menutup mulutnya kaget


"Tante Novi pergi, Tante ayu...bukan hilang..."ujar bocah itu lagi, ia tak terima jika ayu mengatakan Novi menghilang.


"yu, kalau Lo mau pulang,pulang aja...gue dan bulan nggak apa-apa kok..."ujar Sarah,ia tahu bahwa ayu juga kelelahan seharian bekerja.


"nggak Sarah, gue temani Lo saja di sini, kalau kak Adit dan kak Novi pulang,baru gue pulang."


Sarah pun mengangguk dan langsung mengajak Novi dan bulan untuk berada di kamar nya saja, sementara ia berjalan menuju dapur untuk mengambil makanan yang bisa di makan untuk mengganjal perut yang sedikit keroncongan.


sudah sehari penuh kepergian Novi, Adit sudah kembali ke kediaman nya, ia sudah menyusuri ke semua tempat,namun tetap tidak ada tanda-tanda keberadaan wanita itu, Adit pun kembali ke rumah nya, berharap ia bisa meminta bantuan pihak kepolisian untuk menyusuri keberadaan novi.


"kak, bagaimana ? kak Novi sudah di temukan?"tanya Sarah, saat ini tengah duduk di ruangan tamu dengan di temani oleh ayu dan bulan, ayu berniat ingin menginap di kediaman Sarah malam ini, ia tak tega meninggalkan keluarga yang penuh kepanikan ini.


"belum, kakak sudah mencari ke semua tempat, tetap tidak ada Novi di mana pun." ucap Adit frustasi.


"kak, yang sabar yah, kita doa kan semoga kak Novi baik-baik saja..."ucap Sarah menenangkan sambil menepuk pelan pundak kakak nya.


"iya, semoga Novi baik-baik saja, kakak khawatir terhadap nya, ia sudah sangat menderita dengan kepergian anak nya, kakak takut jika sesuatu terjadi terhadap nya, kakak tidak akan memaafkan diri kakak sendiri seumur hidup kakak."ujar Adit frustasi.


"kakak sudah pergi ke kediaman orang tua nya,namun tetap tidak ada Novi di sana, kakak juga berharap ada pertolongan dari pihak keluarga nya, namun mereka seperti nya angkat tangan, dan malah akan memenjarakan kakak jika hal tak di inginkan menimpa Novi nanti nya."ucap Adit sambil memegang kening nya dan mengurut-urut pelan.


tanpa setahu Adit dan Sarah, ayu telah menghubungi sahabat mereka yoga dan teguh, hingga tak berselang lama duo anggrek itu pun sampai di kediaman Adit dan Sarah.


"kak Adit, bagaimana dengan kak Novi, apa sudah di temukan...?"tanya teguh langsung sambil memasuki rumah,Adit hanya menggeleng kepala nya,ia sangat bingung saat ini.


"kak, saya dan yoga akan ikut membantu kakak mencari keberadaan kak Novi, kak tenang saja yah, kita doa kan semoga kak Novi baik-baik saja..." ucap teguh sambil menatap lekat kearah Adit.


"iya terima kasih yah..."jawab Adit lagi