My Little Baby

My Little Baby
22. Maaf kan kakak sarah



SARAH


[kak, kakak lagi apa...?


apa kakak sehat?


kakak udah makan apa belum...?


jaga kesehatan yah kak,


Sarah sayang sama kakak,


maaf kan Sarah ya kak,


yang selama ini selalu nyusahin kakak,


maaf kan Sarah ya kak,


kak, maaf kan Sarah yang telah berbohong


selama ini sama kakak,


kak,Sarah sudah melahirkan


bayi cantik yang bernama Bulan,


bulan cantik sekali kak,


sarah sayang sama kakak,


I love you kak Adit...


maaf kan Sarah...]


"sayang,


beneran nih kamu nggak mau ketemu sama Sarah?


kasihan Sarah sendirian di sana sayang,


apa lagi Sarah baru selesai melahirkan,


nggak baik wanita yang baru melahirkan depresi dan ia pasti merasa bersalah sekali pada kakak nya, sayang maaf kan lah Sarah,


ayo kita kunjungi Sarah,


kita bicara baik-baik, kita tanyakan siapa yang menghamili Sarah selama ini,"


"aku nggak sanggup nov,


aku nggak sanggup bertemu dengan Sarah saat ini,


hati ku masih hancur nov, dengan Sarah yang seperti itu, aku belum siap bertemu dengan nya lagi..."


"sayang, jangan seperti itu,


Sarah pasti tidak bermaksud melakukan hal seperti itu, aku tau Sarah anak baik-baik dia pasti tau apa yang ia lakukan itu, mungkin saja ia di paksa oleh lelaki itu,


ayo kita temui Sarah, kita tanyakan,siapa sebenarnya ayah dari anak nya itu,


jika kita sudah tau siapa ayah kandung nya itu, sayang bisa menghakimi lelaki itu,


mau di nikah kan dengan Sarah atau mau di penjara kan, aku pasti akan mendukung mu sayang,"


"tapi nov,


aku sangat kecewa sama Sarah, aku sangat menderita karena perbuatan bodoh Sarah itu..."


"sayang, jangan bicara seperti itu,


jangan pernah kamu mengatakan kalau hanya kamu yang menderita, aku yakin, Sarah pasti lebih menderita,


sayang pikir kan saja, Sarah pergi dari rumah ini dan memilih melahirkan secara diam-diam,


itu karena dia takut sama kamu sayang,


itu karena dia merasa bersalah sama kamu,


kalau seandainya dia bahagia telah melakukan hal kotor itu,? kenapa dia tidak meminta kamu sayang buat jadi wali nikah nya dia, kenapa dia memilih menanggung sendiri beban itu,


itu pasti ada hal yang aneh, aku yakin 1000% Sarah adalah korban, lelaki hidung belang yang pergi setelah menghamili nya,,


Sarah anak baik... kalau dia bukan anak baik,


kenapa ia masih mempertahankan anak dalam kandungan nya itu,


kenapa ia tidak langsung gugurkan saja,


itu berarti Sarah masih punya hati, masih punya perasaan,


ayo sayang kita ketempat Sarah, kita jemput Sarah, kasihan Sarah di sana sendirian..."


"hmm, iya...


akan kupikir kan untuk mengunjungi nya besok..."


"kenapa harus nungguin besok,


ayo sekarang aku temani...!"


"se-sekarang ??"


"iya, sekarang...


ayo..."


"tapi...."


"nggak usah pake tapi-tapi,


ayo sayang..." Novi pun menarik paksa pergelangan tangan Adit.


mobil Novi pun melaju dengan kecepatan penuh, melintasi jalanan raya yang ramai dan padat, beberapa kali terkena macet,


saat melintasi jalan tersebut,


badan ku serasa bergetar,


aku masih belum siap bertemu dengan adik ku, aku masih kecewa terhadap adik ku,


untuk membayangkan nya pun membuat aku takut, siapa sebenarnya lelaki yang telah membuat adik ku menderita seperti ini.


rasa nya aku ingin menangis dan berteriak tentang kejam nya hidup yang kami alami,


aku tak ingin bertemu dengan adik ku Sarah namun hati ku berkata lain,


saat aku mengingat nama Sarah, aku seperti merindukan sosok lugu dan polos adik ku itu,


namun pikiran ku seperti tak terima terhadap apa yang telah Sarah perbuat kepada ku,


dia dengan licik nya mempermainkan aku yang sangat menyayangi nya ini,


apa yang harus ku lakukan saat bertemu dia nanti, akan kah aku berteriak memarahi nya,


atau menampar nya seperti waktu itu, aku bingung,


benar kata Novi,


saat aku mengatakan hanya aku yang terluka,


aku seperti lelaki egois yang tidak memperhatikan perasaan adik ku yang menderita selama ini,


Sarah pasti lebih sakit, ketimbang diri ku,


apa lagi aku, yang sempat menamparnya waktu itu, pasti Sarah sangat kecewa kepada ku,


aku yakin,ini semua terjadi bukan kehendak adik ku, tapi ini semua terjadi karena lelaki brengsek itu, yang pergi setelah menghamili adik kandung ku,


seharusnya aku berada di pihak Sarah,


menguat kan Sarah, memberi kekuatan pada Sarah, Sarah pasti sangat menderita,


ia pasti sangat terekam, apa lagi ia yang melakukan operasi Caesar tanpa ada yang menemani nya malam itu,


maaf kan kakak Sarah,


kakak yang salah selama ini, tidak pernah mengerti perasaan kamu,


kakak akan menjemputmu Sarah...